Subscribe to our Newsletter

Be the first to learn the latest news about SGB!
Join #SGB_Family now!
EMAIL
Secure and Spam free...

Singapura Diperkirakan Lebih Sering Hujan pada Paruh Pertama September

September 4, 2018

Hujan diperkirakan akan sering turun dalam dua minggu ke depan, Meteorological Service Singapore (MSS) mengatakan kepada media pada Jumat 31 Agustus, 2018. MSS menyatakan, dalam dua minggu ke depan, hujan badai diperkirakan akan terjadi hampir pada pagi dan sore menjelang enam hingga delapan hari di Singapura.

Selain itu, perjalanan sumatra squalls could dapat membawa hujan badai yang luas disertai dengan angin kencang di pagi hari untuk satu atau dua hari, tambahnya.

Curah hujan selama dua minggu ke depan cenderung mendekati rata-rata untuk banyak wilayah di Singapura. Sementara suhu harian diperkirakan berkisar antara 25 derajat Celcius dan 33 derajat Celcius selama hampir setiap hari. Pada beberapa hari tanpa hujan, diramalkan kondisi akan lebih hangat dengan suhu maksimum sekitar 34 derajat Celcius.

Kondisi hangat yang dialami pada paruh pertama Agustus kemarin mereda di paruh keduanya dengan kembalinya hujan, kata MSS. Suhu minimum harian pada Agustus 2018 berkisar antara 23 derajat Celcius dan 27,1 derajat Celcius. ” Well-below normal rainfall” tercatat di Singapura pada bulan Agustus, MSS menambahkan.

Jangan lupa sedia payung saat Anda berpergian di Singapura pada bulan ini, ya.

Jangan lupa juga membaca majalah digital SGB setiap kali kamu akan liburan ke Singapura! Pasalnya, banyak berita dan informasi menarik yang sayang banget untuk dilewatkan. Kamu hanya perlu klik di sini.

Avatar
About Tania test

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

September 4, 2018

Hujan diperkirakan akan sering turun dalam dua minggu ke depan, Meteorological Service Singapore (MSS) mengatakan kepada media pada Jumat 31 Agustus, 2018. MSS menyatakan, dalam dua minggu ke depan, hujan badai diperkirakan akan terjadi hampir pada pagi dan sore menjelang enam hingga delapan hari di Singapura.

Selain itu, perjalanan sumatra squalls could dapat membawa hujan badai yang luas disertai dengan angin kencang di pagi hari untuk satu atau dua hari, tambahnya.

Curah hujan selama dua minggu ke depan cenderung mendekati rata-rata untuk banyak wilayah di Singapura. Sementara suhu harian diperkirakan berkisar antara 25 derajat Celcius dan 33 derajat Celcius selama hampir setiap hari. Pada beberapa hari tanpa hujan, diramalkan kondisi akan lebih hangat dengan suhu maksimum sekitar 34 derajat Celcius.

Kondisi hangat yang dialami pada paruh pertama Agustus kemarin mereda di paruh keduanya dengan kembalinya hujan, kata MSS. Suhu minimum harian pada Agustus 2018 berkisar antara 23 derajat Celcius dan 27,1 derajat Celcius. ” Well-below normal rainfall” tercatat di Singapura pada bulan Agustus, MSS menambahkan.

Jangan lupa sedia payung saat Anda berpergian di Singapura pada bulan ini, ya.

Jangan lupa juga membaca majalah digital SGB setiap kali kamu akan liburan ke Singapura! Pasalnya, banyak berita dan informasi menarik yang sayang banget untuk dilewatkan. Kamu hanya perlu klik di sini.

Avatar
About Tania test

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

Some of Our Partners Include

Changi-Airport
Ez-Link
Garuda-Indonesia
Kraft Wich
klook
error: Ooops, copy-paste are not allowed!

Subscribe to our Newsletter

Be the first to learn the latest news about SGB!
Join #SGB_Family now!
EMAIL
Secure and Spam free...