Subscribe to our Newsletter

Be the first to learn the latest news about SGB!
Join #SGB_Family now!
EMAIL
Secure and Spam free...

Mengulik Sultan Mosque yang Fenomenal

October 6, 2018

Sultan Mosque atau Masjid Sultan  yang terletak di Kampong Glam ini sangat bersejarah dan merupakan titik utama masyarakat Muslim di negara Singapura. Masjid ini menampung jamaah yang cukup banyak, sekitar 5000 orang.

Dikenal dengan nama Masjid Sultan Singapore, masjid ini merupakan masjid terkemuka di Singapura dan merupakan salah satu yang wajib dikunjungi jika Anda datang ke Kampong Glam.

Masjid fenomenal ini dibangun dengan dasar kaca! Masjid ini memiliki kubah berbentuk bawang dan dasar kubahnya dibangun dari ujung botol kaca (berwarna hijau yang disusun terbalik) yang disumbangkan oleh umat muslim. Tidak hanya yang mampu, muslim yang kurang mampu pun juga berkontribusi menyumbang.

Masjid ini sudah ama dibangun, yaitu pada tahun 1824 dan didedikasikan untuk Sultan Hussein Shah sebagai sultan pertama di Singapura. Pun, Sir Stamford Raffles sebagai pendiri Singapura, juga turut andil memberikan SGD 3.000 untuk biaya konstruksi.

Didepan masjid ini terdapat gapura yang sering menjadi spot foto. Sangat instagrammable, karena seakan Sultan Mosque dibingkai oleh gapura tersebut. Anda bisa berdiri di bawah gapura dan dipotret secara keseluruhan dari atas hingga bawah.

Sultan Moque bisa dimasuki oleh semua turis, namun tetap harus menghormati orang yang sedang beribadah. Seperti tempat wisata spiritual lainnya, pakaian juga harus diperhatikan agar tetap menghormati. Juga, tersedia pemandu tur dengan berbagai bahasa.

Masjid ini dijadikan monumen nasional pada tahun 1975. Lebih seru, jika Anda datang pada bulan Ramadan, karena banyak pasar malam digelar dan banyak jajanan yang bisa Anda coba.

Lokasi masjid Sultan di Kampong Glam ini berdekatan dengan Malaysian Center Heritage (istana sultan) dan Mamanda (tempat makam sultan). Adapun makam sultan ini terdapat persis di depan masjid. Tapi tidak sembarang oleh bisa melihat makam.

Karena sudah menjadi salah satu objek wisata, disekitar masjid Sultan terdapat banyak toko yang menjual makanan halal dan souvenir!

3 Muscat Street

Coming here by Bus:
North Bridge Rd : Bus No: 7, 32, 51, 61, 63, 80, 145, 197, 175 & 648
Victoria Street : Bus No: 2, 7, 12, 32, 33, 51, 61, 63, 130, 133, 145, 197 & 175
Beach Road : Bus No: 100, 107, 961 & 980

Coming here by Mass Rapid Transit (MRT):

Dari Bugis MRT Station (About 10 mins walk)
Dari Jalan Besar MRT Station (About 10 mins walk)

Waktu Kunjungan:

Sabtu-Kamis: 10.00 AM to 12.00 PM & 2.00 PM to 4.00 PM
Jumat: 2.30 PM to 4.00 PM

Untuk situs dan gedung bersejarah lainnya, pastikan kamu selalu membaca majalah digital SGB! Kamu hanya perlu klik di sini.

Avatar
About Tania test

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

October 6, 2018

Sultan Mosque atau Masjid Sultan  yang terletak di Kampong Glam ini sangat bersejarah dan merupakan titik utama masyarakat Muslim di negara Singapura. Masjid ini menampung jamaah yang cukup banyak, sekitar 5000 orang.

Dikenal dengan nama Masjid Sultan Singapore, masjid ini merupakan masjid terkemuka di Singapura dan merupakan salah satu yang wajib dikunjungi jika Anda datang ke Kampong Glam.

Masjid fenomenal ini dibangun dengan dasar kaca! Masjid ini memiliki kubah berbentuk bawang dan dasar kubahnya dibangun dari ujung botol kaca (berwarna hijau yang disusun terbalik) yang disumbangkan oleh umat muslim. Tidak hanya yang mampu, muslim yang kurang mampu pun juga berkontribusi menyumbang.

Masjid ini sudah ama dibangun, yaitu pada tahun 1824 dan didedikasikan untuk Sultan Hussein Shah sebagai sultan pertama di Singapura. Pun, Sir Stamford Raffles sebagai pendiri Singapura, juga turut andil memberikan SGD 3.000 untuk biaya konstruksi.

Didepan masjid ini terdapat gapura yang sering menjadi spot foto. Sangat instagrammable, karena seakan Sultan Mosque dibingkai oleh gapura tersebut. Anda bisa berdiri di bawah gapura dan dipotret secara keseluruhan dari atas hingga bawah.

Sultan Moque bisa dimasuki oleh semua turis, namun tetap harus menghormati orang yang sedang beribadah. Seperti tempat wisata spiritual lainnya, pakaian juga harus diperhatikan agar tetap menghormati. Juga, tersedia pemandu tur dengan berbagai bahasa.

Masjid ini dijadikan monumen nasional pada tahun 1975. Lebih seru, jika Anda datang pada bulan Ramadan, karena banyak pasar malam digelar dan banyak jajanan yang bisa Anda coba.

Lokasi masjid Sultan di Kampong Glam ini berdekatan dengan Malaysian Center Heritage (istana sultan) dan Mamanda (tempat makam sultan). Adapun makam sultan ini terdapat persis di depan masjid. Tapi tidak sembarang oleh bisa melihat makam.

Karena sudah menjadi salah satu objek wisata, disekitar masjid Sultan terdapat banyak toko yang menjual makanan halal dan souvenir!

3 Muscat Street

Coming here by Bus:
North Bridge Rd : Bus No: 7, 32, 51, 61, 63, 80, 145, 197, 175 & 648
Victoria Street : Bus No: 2, 7, 12, 32, 33, 51, 61, 63, 130, 133, 145, 197 & 175
Beach Road : Bus No: 100, 107, 961 & 980

Coming here by Mass Rapid Transit (MRT):

Dari Bugis MRT Station (About 10 mins walk)
Dari Jalan Besar MRT Station (About 10 mins walk)

Waktu Kunjungan:

Sabtu-Kamis: 10.00 AM to 12.00 PM & 2.00 PM to 4.00 PM
Jumat: 2.30 PM to 4.00 PM

Untuk situs dan gedung bersejarah lainnya, pastikan kamu selalu membaca majalah digital SGB! Kamu hanya perlu klik di sini.

Avatar
About Tania test

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

Some of Our Partners Include

Changi-Airport
Ez-Link
Garuda-Indonesia
Kraft Wich
klook
error: Ooops, copy-paste are not allowed!

Subscribe to our Newsletter

Be the first to learn the latest news about SGB!
Join #SGB_Family now!
EMAIL
Secure and Spam free...