GET OUR FREE EBOOK

and be the first to learn about what is happening In Singapore + contests and glveaways!

Join SGB Community now!
FIRST NAME
COUNTRY OF RESIDENCE
EMAIL
Secure and Spam free...

Mengulas Fakta Dibalik Patung Merlion

July 28, 2018

Patung Merlion, merupakan simbol Negara Singapura. Patung ini biasanya menjadi spot foto wajib bagi turis yang melancong ke negara ini. Patung Merlion berbentuk kepala singa dengan paduan badan seperti ikan yang berada di atas ombak. Tujuannya dibangun patung ini tentu untuk menyambut para pengunjung yang datang ke Singapura.

Awalnya, Patung Merlion di rancang oleh Fraser Brunner, seorang ahli Ikitiologi (ahli ikan) asal Inggris, untuk Badan Pariwisata Singapura di tahun 1963. Lalu logo tersebut resmi menjadi logo Badan Pariwisata Singapura pada 1964. Kemudian, logo tersebut dijadikan lambang negara Singapura sejak tahun 1997. Patung Merlion sendiri dibangun oleh seniman asal Singapura, Lim Nang Seng. Faktanya, Singapura merdeka pada tahun 1965. Dengan kata lain, Patung Merlion lebih tua 1 tahun dari pada Singapura. Menarik ya?

Ternyata, ada sejarah panjang di balik Patung Merlion yang mungkin Anda belum tahu. Kepala singa pada Patung Merlion melambangkan sosok singa yang pernah ditemui oleh Pendiri kerajaan Singapura, Sang Nila Utama. Sang Nila Utama menjumpai sosok singa tersebut saat berburu di sebuah pulau dalam perjalanannya ke Malaka. Pulau tersebut dikenal sebagai pelabuhan Temasek. Kisah Ini juga tertulis dalam Sejarah Melayu.

Ikan dalam patung Merlion melambangkan kota kuno Temasek. Temasek ini adalah nama Singapura sebelum Pangeran Sang Nila Utama mengubahnya menjadi “Singapura” yang dalam bahasa Sansekerta berarti Kota Singa. Singapura pun dulu diketahui sebagai perkampungan nelayan.

Makna lain juga disimpan di sisi lain Patung Merlion. Gigi yang terdapat di Patung Merlion bukan hanya pajangan. Gigi di Patung Merlion memiliki makna, yaitu untuk satu gigi Marlion, melambangkan satu etnis di Singapura.

Fakta yang lebih mengejutkan, Patung Merlion ternyata tidak hanya ada satu di Singapura. Ada beberapa Patung Merlion replika di beberapa pelosok di Singapura. Anda bisa melihat Patung Merlion lainnya di Sentosa Island, Gunung Faber, dan Tourism Court di Orchard Spring Lane.

Patung Merlion di Sentosa Island adalah yang terbesar.

Jika yang Anda tahu Patung Merlion berada di Merlion Park, 120 meter dari Singapore River, tentu benar. Namun sebelumnya, Patung Merlion berada di Singapore River, seberang Elizabeth Walk hingga di relokasi ke tempat seperti sekarang ini.

Sudahkah Anda berfoto dengan latar Patung Merlion?

Avatar
About Grace

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

July 28, 2018

Patung Merlion, merupakan simbol Negara Singapura. Patung ini biasanya menjadi spot foto wajib bagi turis yang melancong ke negara ini. Patung Merlion berbentuk kepala singa dengan paduan badan seperti ikan yang berada di atas ombak. Tujuannya dibangun patung ini tentu untuk menyambut para pengunjung yang datang ke Singapura.

Awalnya, Patung Merlion di rancang oleh Fraser Brunner, seorang ahli Ikitiologi (ahli ikan) asal Inggris, untuk Badan Pariwisata Singapura di tahun 1963. Lalu logo tersebut resmi menjadi logo Badan Pariwisata Singapura pada 1964. Kemudian, logo tersebut dijadikan lambang negara Singapura sejak tahun 1997. Patung Merlion sendiri dibangun oleh seniman asal Singapura, Lim Nang Seng. Faktanya, Singapura merdeka pada tahun 1965. Dengan kata lain, Patung Merlion lebih tua 1 tahun dari pada Singapura. Menarik ya?

Ternyata, ada sejarah panjang di balik Patung Merlion yang mungkin Anda belum tahu. Kepala singa pada Patung Merlion melambangkan sosok singa yang pernah ditemui oleh Pendiri kerajaan Singapura, Sang Nila Utama. Sang Nila Utama menjumpai sosok singa tersebut saat berburu di sebuah pulau dalam perjalanannya ke Malaka. Pulau tersebut dikenal sebagai pelabuhan Temasek. Kisah Ini juga tertulis dalam Sejarah Melayu.

Ikan dalam patung Merlion melambangkan kota kuno Temasek. Temasek ini adalah nama Singapura sebelum Pangeran Sang Nila Utama mengubahnya menjadi “Singapura” yang dalam bahasa Sansekerta berarti Kota Singa. Singapura pun dulu diketahui sebagai perkampungan nelayan.

Makna lain juga disimpan di sisi lain Patung Merlion. Gigi yang terdapat di Patung Merlion bukan hanya pajangan. Gigi di Patung Merlion memiliki makna, yaitu untuk satu gigi Marlion, melambangkan satu etnis di Singapura.

Fakta yang lebih mengejutkan, Patung Merlion ternyata tidak hanya ada satu di Singapura. Ada beberapa Patung Merlion replika di beberapa pelosok di Singapura. Anda bisa melihat Patung Merlion lainnya di Sentosa Island, Gunung Faber, dan Tourism Court di Orchard Spring Lane.

Patung Merlion di Sentosa Island adalah yang terbesar.

Jika yang Anda tahu Patung Merlion berada di Merlion Park, 120 meter dari Singapore River, tentu benar. Namun sebelumnya, Patung Merlion berada di Singapore River, seberang Elizabeth Walk hingga di relokasi ke tempat seperti sekarang ini.

Sudahkah Anda berfoto dengan latar Patung Merlion?

Avatar
About Grace

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

Some of Our Partners Include

Changi-Airport
Ez-Link
Garuda-Indonesia
Kraft Wich
klook

GET OUR FREE EBOOK

and be the first to learn about what is happening In Singapore + contests and glveaways!

Join SGB Community now!
FIRST NAME
COUNTRY OF RESIDENCE
EMAIL
Secure and Spam free...