Subscribe to our Newsletter

Be the first to learn the latest news about SGB!
Join #SGB_Family now!
EMAIL
Secure and Spam free...

Mari Jelajahi Tiong Bahru!

August 22, 2018

Tiong Bahru, merupakan kawasan perumahan tertua di Singapura. Nuansa masa lalu dipadukan dengan sentuhan modern, Anda akan melihatnya di sini. Kawasan ini sekarang menjadi salah satu kawasan yang terkenal bagi kaum muda di Singapura.

Tiong Bahru memiliki arti “New Cemetery”, atau “Pemakaman Baru”. Dalam bahasa Hokkien, Tiong berarti akhir, sedangkan dalam bahasa Melayu, Bahru berarti Baru. Dulunya, tempat ini digunakan sebagai tanah pemakaman.

Banyak yang bisa Anda kulik di tempat ini. Mulai dari arsitektur yang unik, quirky-boutiques, makanan, café, toko buku dan musik indie, dan sebagainya.

Arsitektur bergaya art deco akan banyak Anda temui, seperti detail garis tegas, bentuk lengkungan, sudut melingkar, tangga spiral, dan jendela kapal yang akan digemari oleh Anda yang suka berfoto. Arsitektur di Tiong Bahru terinspirasi dari gaya 1930-an berjuluk Streamline Moderne.

Selain arsitektur, Anda akan menemukan banyak mural di sudut-sudut dinding di sepanjang kawasan ini. Jangan lewatkan menjelajah café-café dan sederetan toko yang kaya akan budaya di sini. Jika Anda penggemar sejarah, menyukai kuliner, atau bahkan penggila belanja, Anda akan menemukan sesuatu yang baru di sini. Ini adalah panduan untuk Anda saat menjelajahi saat ke kawasan bernuansa art deco tersebut.

Anda yang tertarik akan sejarah, mampirlah ke Qi Tian Gong Temple yang sudah ada sejak tahun 1920-an. Kuil ini dipersembahkan untuk Dewa Monyet Sun Wu Kong. Jangan lewatkan perayaan ulang tahun Dewa selama bulan lunar pertama dan kedelapan yang akan sangat meriah.

44 Eng Hoon Street

Qi Tian Gong Temple

Selanjutnya, mampirlah untuk makan siang di Tiong Bahru Market. Tiong Bahru Market merupakan salah satu pusat jajanan kuliner terbaik di Singapura. Cobalah beberapa hidangan lokal di sini seperti Wanton Mee (mi telur dengan pangsit) atau Chwee Kueh (Kue beras kukus dengan acar lobak). Anda juga bisa mencoba daging panggang ala Kanton yang populer di sini.

30 Seng Poh Road

Sementara itu, tempat ini juga terkenal akan surga café-café hipster yang akan membuat Anda senang menyeruput secangkir kopi. Salah satunya yang populer adalah Tiong Bahru Bakery. Cicipilah menu favorit di toko kue-pastry ini yaitu kougin-amann (kue kering Prancis dari karamel) dan croissant-nya yang terkenal. Selain Tiong Bahru Bakery, masih banyak café lain yang insta-worthy. Siapkan kamera Anda, dan nikmati pastry, cupcakes, dan kopi di Tiong Bahru.

56 Eng Hoon Street

Tiong Bahru Bakery

Anda akan selalu suka tempat ini. Mencari harta karun di antara buku-buku, datanglah kesini. Beberapa toko buku indie lokal terbaik terletak di Tiong Bahru, yang terkenal adalah BooksActually dan Woods in the Books. Dapatkan banyak referensi buku sastra dan puisi lokal di BooksActually. Anda akan terlena pada toko buku indie kecil yang penuh dengan tumpukan literatur lokal, klasik, dan kontemporer ini. BooksActually juga menerbitkan buku-buku di bawah Math Paper Press, dan menjajakan barang vintage serta alat tulis dan pernak-pernik lainnya. Selain BooksActually, ada juga Wood in the Books. Sama-sama toko buku indie, Wood in the Books memanjakan mata Anda dengan buku-buku bergambar. Anak-annak pasti suka menghabiskan waktu disini, begitu juga Anda akan suka berlama-lama disini karena banyak buku dengan tampilan yang lebih visual.

9 Yong Siak Street
3 Yong Siak Street

BooksActually

Anda tidak akan menemukan merek-merek populer di gang-gang lokasi ini. Anda hanya akan menemukan butik indie yang menampilkan mode kurasi dengan konsep ritel yang sangat unik. Selain itu, ada surga untuk Anda yang ingin berburu piringan hitam. Temukan lagu-lagu nostalgia Anda di toko rekaman yang terletak di sini. Curated Records menawarkan Anda lebih dari 1000 judul musik, dan berlama-lama lah di toko ini.

55 Tiong Bahru Road

Itulah beberapa tempat yang bisa Anda kunjungi saat ke sini. Tempat ini memang pilihan tepat untuk menghabiskan hari sambil bernostalgia.

Jangan lewatkan berita dan informasi menarik tentang seputar dengan selalu membaca majalah digital SGB. Kamu hanya perlu klik di sini.

Avatar
About Tania test

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

August 22, 2018

Tiong Bahru, merupakan kawasan perumahan tertua di Singapura. Nuansa masa lalu dipadukan dengan sentuhan modern, Anda akan melihatnya di sini. Kawasan ini sekarang menjadi salah satu kawasan yang terkenal bagi kaum muda di Singapura.

Tiong Bahru memiliki arti “New Cemetery”, atau “Pemakaman Baru”. Dalam bahasa Hokkien, Tiong berarti akhir, sedangkan dalam bahasa Melayu, Bahru berarti Baru. Dulunya, tempat ini digunakan sebagai tanah pemakaman.

Banyak yang bisa Anda kulik di tempat ini. Mulai dari arsitektur yang unik, quirky-boutiques, makanan, café, toko buku dan musik indie, dan sebagainya.

Arsitektur bergaya art deco akan banyak Anda temui, seperti detail garis tegas, bentuk lengkungan, sudut melingkar, tangga spiral, dan jendela kapal yang akan digemari oleh Anda yang suka berfoto. Arsitektur di Tiong Bahru terinspirasi dari gaya 1930-an berjuluk Streamline Moderne.

Selain arsitektur, Anda akan menemukan banyak mural di sudut-sudut dinding di sepanjang kawasan ini. Jangan lewatkan menjelajah café-café dan sederetan toko yang kaya akan budaya di sini. Jika Anda penggemar sejarah, menyukai kuliner, atau bahkan penggila belanja, Anda akan menemukan sesuatu yang baru di sini. Ini adalah panduan untuk Anda saat menjelajahi saat ke kawasan bernuansa art deco tersebut.

Anda yang tertarik akan sejarah, mampirlah ke Qi Tian Gong Temple yang sudah ada sejak tahun 1920-an. Kuil ini dipersembahkan untuk Dewa Monyet Sun Wu Kong. Jangan lewatkan perayaan ulang tahun Dewa selama bulan lunar pertama dan kedelapan yang akan sangat meriah.

44 Eng Hoon Street

Qi Tian Gong Temple

Selanjutnya, mampirlah untuk makan siang di Tiong Bahru Market. Tiong Bahru Market merupakan salah satu pusat jajanan kuliner terbaik di Singapura. Cobalah beberapa hidangan lokal di sini seperti Wanton Mee (mi telur dengan pangsit) atau Chwee Kueh (Kue beras kukus dengan acar lobak). Anda juga bisa mencoba daging panggang ala Kanton yang populer di sini.

30 Seng Poh Road

Sementara itu, tempat ini juga terkenal akan surga café-café hipster yang akan membuat Anda senang menyeruput secangkir kopi. Salah satunya yang populer adalah Tiong Bahru Bakery. Cicipilah menu favorit di toko kue-pastry ini yaitu kougin-amann (kue kering Prancis dari karamel) dan croissant-nya yang terkenal. Selain Tiong Bahru Bakery, masih banyak café lain yang insta-worthy. Siapkan kamera Anda, dan nikmati pastry, cupcakes, dan kopi di Tiong Bahru.

56 Eng Hoon Street

Tiong Bahru Bakery

Anda akan selalu suka tempat ini. Mencari harta karun di antara buku-buku, datanglah kesini. Beberapa toko buku indie lokal terbaik terletak di Tiong Bahru, yang terkenal adalah BooksActually dan Woods in the Books. Dapatkan banyak referensi buku sastra dan puisi lokal di BooksActually. Anda akan terlena pada toko buku indie kecil yang penuh dengan tumpukan literatur lokal, klasik, dan kontemporer ini. BooksActually juga menerbitkan buku-buku di bawah Math Paper Press, dan menjajakan barang vintage serta alat tulis dan pernak-pernik lainnya. Selain BooksActually, ada juga Wood in the Books. Sama-sama toko buku indie, Wood in the Books memanjakan mata Anda dengan buku-buku bergambar. Anak-annak pasti suka menghabiskan waktu disini, begitu juga Anda akan suka berlama-lama disini karena banyak buku dengan tampilan yang lebih visual.

9 Yong Siak Street
3 Yong Siak Street

BooksActually

Anda tidak akan menemukan merek-merek populer di gang-gang lokasi ini. Anda hanya akan menemukan butik indie yang menampilkan mode kurasi dengan konsep ritel yang sangat unik. Selain itu, ada surga untuk Anda yang ingin berburu piringan hitam. Temukan lagu-lagu nostalgia Anda di toko rekaman yang terletak di sini. Curated Records menawarkan Anda lebih dari 1000 judul musik, dan berlama-lama lah di toko ini.

55 Tiong Bahru Road

Itulah beberapa tempat yang bisa Anda kunjungi saat ke sini. Tempat ini memang pilihan tepat untuk menghabiskan hari sambil bernostalgia.

Jangan lewatkan berita dan informasi menarik tentang seputar dengan selalu membaca majalah digital SGB. Kamu hanya perlu klik di sini.

Avatar
About Tania test

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

Some of Our Partners Include

Changi-Airport
Ez-Link
Garuda-Indonesia
Kraft Wich
klook
error: Ooops, copy-paste are not allowed!

Subscribe to our Newsletter

Be the first to learn the latest news about SGB!
Join #SGB_Family now!
EMAIL
Secure and Spam free...