Subscribe to our Newsletter

Be the first to learn the latest news about SGB!
Join #SGB_Family now!
EMAIL
Secure and Spam free...

Medali Emas Pertama Singapura di Asian Games 2018

August 24, 2018

Juara Olimpiade, Joseph Schooling memenangkan medali emas pertama untuk Singapura di Asian Games 2018 pada cabang olahraga renang putra 100m gaya kupu-kupu pada Rabu malam 22 Agustus 2018.

Sebelumnya, atlet renang berusia 23 tahun itu memenangkan cabang olahraga renang putra 100m gaya kupu-kupu pada Olimpiade tahun 2014 di Incheon, Korea Selatan. Joseph Schooling kemudian memenangkan medali emas pertama di Olimpiade Singapura, mengalahkan perenang legenda, Michael Phelps di final tahun 2016.

Di Asian Games 2018, Ia mencatat waktu 51.04 detik untuk menyentuh dinding lebih dulu di depan pesaing terdekatnya di pusat akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta.

Li Zhuhao dari China yang menyabet perak, tercatat 51,46 detik. Sementara Yuki Kobori dari Jepang menyabet perunggu dengan rekor 51,77 detik. Teman Schooling di Tim Nasional Singapura, Quah Zheng Wen ada di urutan keempat setelah mencatat waktu 52,54 detik.

Kepada media, Schooling mengatakan bahwa ia merasa gugup di awal lomba. Waktu reaksinya lebih lambat dari saingannya, Li Zhuhao, yang berlomba di sampingnya.

“Tentu saja saya gugup, saya mendapat beberapa kegugupan, itu bagus – itu berarti saya tidak menerima apa pun begitu saja. Saya senang (dengan itu),” kata Schooling.

Waktu finishnya untuk perlombaan kali ini 0,65 detik lebih lambat dari waktu finishnya dicapai di Rio de Janeiro pada 2016. Waktu finishnya saat di Rio de Janeiro adalah yang terbaik dalam catatan waktu Schooling. Namun, Schooling menyatakan bahwa untuk balapan ini, yang paling penting adalah mengalahkan pesaingnya.

“Yang bisa Anda lakukan adalah memberikan yang terbaik dan saya senang hasilnya keluar seperti yang saya inginkan,” tuturnya.

Foto: REUTERS/Jeremy Lee

Ingin tahu kabar, berita, informasi menarik seputar Singapura? Baca majalah digital SGB! Kamu hanya perlu klik di sini. 

Avatar
About Tania test

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

August 24, 2018

Juara Olimpiade, Joseph Schooling memenangkan medali emas pertama untuk Singapura di Asian Games 2018 pada cabang olahraga renang putra 100m gaya kupu-kupu pada Rabu malam 22 Agustus 2018.

Sebelumnya, atlet renang berusia 23 tahun itu memenangkan cabang olahraga renang putra 100m gaya kupu-kupu pada Olimpiade tahun 2014 di Incheon, Korea Selatan. Joseph Schooling kemudian memenangkan medali emas pertama di Olimpiade Singapura, mengalahkan perenang legenda, Michael Phelps di final tahun 2016.

Di Asian Games 2018, Ia mencatat waktu 51.04 detik untuk menyentuh dinding lebih dulu di depan pesaing terdekatnya di pusat akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta.

Li Zhuhao dari China yang menyabet perak, tercatat 51,46 detik. Sementara Yuki Kobori dari Jepang menyabet perunggu dengan rekor 51,77 detik. Teman Schooling di Tim Nasional Singapura, Quah Zheng Wen ada di urutan keempat setelah mencatat waktu 52,54 detik.

Kepada media, Schooling mengatakan bahwa ia merasa gugup di awal lomba. Waktu reaksinya lebih lambat dari saingannya, Li Zhuhao, yang berlomba di sampingnya.

“Tentu saja saya gugup, saya mendapat beberapa kegugupan, itu bagus – itu berarti saya tidak menerima apa pun begitu saja. Saya senang (dengan itu),” kata Schooling.

Waktu finishnya untuk perlombaan kali ini 0,65 detik lebih lambat dari waktu finishnya dicapai di Rio de Janeiro pada 2016. Waktu finishnya saat di Rio de Janeiro adalah yang terbaik dalam catatan waktu Schooling. Namun, Schooling menyatakan bahwa untuk balapan ini, yang paling penting adalah mengalahkan pesaingnya.

“Yang bisa Anda lakukan adalah memberikan yang terbaik dan saya senang hasilnya keluar seperti yang saya inginkan,” tuturnya.

Foto: REUTERS/Jeremy Lee

Ingin tahu kabar, berita, informasi menarik seputar Singapura? Baca majalah digital SGB! Kamu hanya perlu klik di sini. 

Avatar
About Tania test

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

Some of Our Partners Include

Changi-Airport
Ez-Link
Garuda-Indonesia
Kraft Wich
klook
error: Ooops, copy-paste are not allowed!

Subscribe to our Newsletter

Be the first to learn the latest news about SGB!
Join #SGB_Family now!
EMAIL
Secure and Spam free...