Subscribe to our Newsletter

Be the first to learn the latest news about SGB!
Join #SGB_Family now!
EMAIL
Secure and Spam free...

Ajak si Kecil ke Festival Pasir Sandsation di Sentosa!

September 11, 2018

Lebih dari 10 hari, Captain America terbentuk di pinggir pantai – bersama dengan Iron Man, Hulk dan Thor.  Pematung pasir dari seluruh dunia membawa superhero Marvel untuk hidup di pinggir Siloso Beach, Sentosa Island. Datanglah ke Sandsation, sebuah festival pasir terbesar di Asia Tenggara.

Para pematung dipilih langsung oleh seniman pasir lokal JOOheng Tan, yang merupakan pematung pasir yang memimpin untuk edisi Marvel Sentosa Sandsation.

Misalnya, pematung pasir Amerika, Kirk Rademaker adalah salah satu dari dua seniman yang dipilih untuk membangun Asgard, karena latar belakangnya dalam konstruksi dan ketertarikannya pada arsitektur dan bangunan modern, Tan mengatakan kepada Channel NewsAsia.

Sekitar 5,5 meter, Asgard adalah patung tertinggi di festival pasir ini. Rademarker asal California bekerja bersama dengan pemahat pasir Meksiko, Calixto Molina.

Semua patung lainnya setidaknya setinggi tiga meter – dan perencanaan yang cermat akan menciptakan patung tersebut dari awal.

Dilansir dari Channel NewsAsia, pasir dipadatkan oleh mesin ke dalam kotak pasir kayu besar, dan disiram dengan air laut untuk memadatkan pasir lebih lagi. Ini membuat pasir padat dan siap untuk dipatung.

Pematung harus mulai dari bagian paling atas struktur, dan papan kayu dilepas lapis per lapis. Sekitar 2.000 ton pasir digunakan – semuanya diambil dari sebuah bank pasir di Sentosa.

Dibandingkan dengan pantai-pantai lain di Singapura, pasir di Sentosa adalah yang paling tepat untuk memahat karena butirannya yang lebih halus. Tan menjelaskan bahwa pasir kasar kurang tepat untuk mematung karena tidak tahan bertahan bersama untuk jangka waktu yang lama dibandingkan dengan pasir yang lebih halus.

Tan mengatakan bahwa cuaca di Singapura menyebabkan patung pasir mengering lebih cepat, jadi mereka harus disemprot dengan campuran yang larut dalam air dari waktu ke waktu untuk menciptakan lapisan pelindung di atasnya.

Sentosa Sandsation: MARVEL Edition berlangsung dari 1 hingga 16 September di Siloso Beach. Masuk ke Sentosa gratis untuk semua penduduk Singapura selama periode ini. Bawalah keluarga Anda, terutama si Kecil! Karena banyak arena seru bertema MARVEL, seperti  Hulk Smash dan Freeze Frame. Jangan lewatkan bioskop outdoor di Sentosa: Film by the Beach pada 15-16 September yang dimulai pukul 19.45.

Untuk menuju pantai dari Beach Station, jalanlah sepanjang 750 meter menyusuri Pantai Siloso atau naik bus shuttle GRATIS! Masuk gratis ke Sentosa Express untuk Penduduk Lokal. Untuk pengguna kartu Ez-link, cukup tempel dan masuk ke dalam gerbang.

Untuk informasi atraksi menarik lainnya di Singapura, pastikan kamu membaca majalah digital SGB! Kamu hanya perlu klik di sini.

Avatar
About Tania test

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

September 11, 2018

Lebih dari 10 hari, Captain America terbentuk di pinggir pantai – bersama dengan Iron Man, Hulk dan Thor.  Pematung pasir dari seluruh dunia membawa superhero Marvel untuk hidup di pinggir Siloso Beach, Sentosa Island. Datanglah ke Sandsation, sebuah festival pasir terbesar di Asia Tenggara.

Para pematung dipilih langsung oleh seniman pasir lokal JOOheng Tan, yang merupakan pematung pasir yang memimpin untuk edisi Marvel Sentosa Sandsation.

Misalnya, pematung pasir Amerika, Kirk Rademaker adalah salah satu dari dua seniman yang dipilih untuk membangun Asgard, karena latar belakangnya dalam konstruksi dan ketertarikannya pada arsitektur dan bangunan modern, Tan mengatakan kepada Channel NewsAsia.

Sekitar 5,5 meter, Asgard adalah patung tertinggi di festival pasir ini. Rademarker asal California bekerja bersama dengan pemahat pasir Meksiko, Calixto Molina.

Semua patung lainnya setidaknya setinggi tiga meter – dan perencanaan yang cermat akan menciptakan patung tersebut dari awal.

Dilansir dari Channel NewsAsia, pasir dipadatkan oleh mesin ke dalam kotak pasir kayu besar, dan disiram dengan air laut untuk memadatkan pasir lebih lagi. Ini membuat pasir padat dan siap untuk dipatung.

Pematung harus mulai dari bagian paling atas struktur, dan papan kayu dilepas lapis per lapis. Sekitar 2.000 ton pasir digunakan – semuanya diambil dari sebuah bank pasir di Sentosa.

Dibandingkan dengan pantai-pantai lain di Singapura, pasir di Sentosa adalah yang paling tepat untuk memahat karena butirannya yang lebih halus. Tan menjelaskan bahwa pasir kasar kurang tepat untuk mematung karena tidak tahan bertahan bersama untuk jangka waktu yang lama dibandingkan dengan pasir yang lebih halus.

Tan mengatakan bahwa cuaca di Singapura menyebabkan patung pasir mengering lebih cepat, jadi mereka harus disemprot dengan campuran yang larut dalam air dari waktu ke waktu untuk menciptakan lapisan pelindung di atasnya.

Sentosa Sandsation: MARVEL Edition berlangsung dari 1 hingga 16 September di Siloso Beach. Masuk ke Sentosa gratis untuk semua penduduk Singapura selama periode ini. Bawalah keluarga Anda, terutama si Kecil! Karena banyak arena seru bertema MARVEL, seperti  Hulk Smash dan Freeze Frame. Jangan lewatkan bioskop outdoor di Sentosa: Film by the Beach pada 15-16 September yang dimulai pukul 19.45.

Untuk menuju pantai dari Beach Station, jalanlah sepanjang 750 meter menyusuri Pantai Siloso atau naik bus shuttle GRATIS! Masuk gratis ke Sentosa Express untuk Penduduk Lokal. Untuk pengguna kartu Ez-link, cukup tempel dan masuk ke dalam gerbang.

Untuk informasi atraksi menarik lainnya di Singapura, pastikan kamu membaca majalah digital SGB! Kamu hanya perlu klik di sini.

Avatar
About Tania test

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

Some of Our Partners Include

Changi-Airport
Ez-Link
Garuda-Indonesia
Kraft Wich
klook
error: Ooops, copy-paste are not allowed!

Subscribe to our Newsletter

Be the first to learn the latest news about SGB!
Join #SGB_Family now!
EMAIL
Secure and Spam free...