GET OUR FREE EBOOK

and be the first to learn about what is happening In Singapore + contests and glveaways!

Join SGB Community now!
FIRST NAME
COUNTRY OF RESIDENCE
EMAIL
Secure and Spam free...

6 Hal yang Bisa Kita Lakukan Saat ke Mount Faber Singapura

Saat ke Singapura mengajak anak, jangan lupa untuk mampir ke Mount Faber. Mount Faber adalah salah satu tempat indah di Singapura yang patut di kunjungi.

Banyak yang teman-teman SGB Family yang bertanya kepada SGB tentang apa saja yang bisa kita lakukan saat ke Mount Faber Singapura dan bagaimana cara menuju ke lokasi tersebut. Tenang saja, kami memiliki informasi yang Anda butuhkan lho.






Dahulu Mount Faber diberi nama Telok Blangah Hill. Tetapi, nama itu diganti menjadi Mount Faber pada bulan Juli 1845. Ini dikarenakan untuk menghormati Kapten Charles Edward Faber. Ia adalah pria dari Madras Engineers yang membangun jalan sempit yang berliku untuk mendirikan pemancar sinyal.

Lalu pada tahun 2005, stasiun kereta gantung di puncak dari Mount Faber berubah menjadi tempat wisata yang di kenal sebagai Faber Peak. Di Faber Peak, Anda bisa melihat panorama indah di Singapura.

Melihat Baby Merlion

Lihatlah ‘baby’ Merlion di atas Mount Faber tepatnya di Faber Point. Ini bukan bayi Merlion sungguhan. Dinamakan bayi adalah karena ukuran Merlion ini lebih kecil daripada Merlion yang ada di Merlion Park.

‘Baby’ Merlion ini tingginya 3 meter dan merupakan salah satu dari lima Merlions yang ada di Singapura yang sudah disahkan oleh Singapore Tourism Board. Penasaran dengan keempat Merlion yang lainnya?

Membunyikan Loceng

Di atas Mount Faber, ada juga lonceng yang bernama Bell of Happiness. Anda dan anak-anak bisa membunyikan lonceng ini dan mengambil foto bersama.

Sebenarnya lonceng ini adalah hadiah untuk Pulau Sentosa pada tahun 1992. Tetapi, pada tahun 2012, lonceng ini di berikan ke Faber Park.

Ada kepercayaan dari para pengunjung dan beberapa pasangan yang sudah menikah, apabila dua orang atau lebih membunyikan lonceng ini, kalian akan diberkati dengan keharmonisan, kebahagiaan, dan kedamaian. Apakah Anda percaya ini?

credit: Pinterest

Tulis Harapan di Wishing Bells

Wishing Bells ini memliki konsep yang sama dengan love-locks seperti di Namsan Tower Korea. Jadi Anda tidak usah jauh-jauh ke Korea untuk mencobanya ya.

credit: onlywilliam.blogspot.com

Tempat ini tidak jauh dengan Bell of Happiness. Anda akan melihat pagar dengan banyak gembok-gembok yang sangat banyak.

Untuk membeli gembok ini, Anda bisa membelinya di toko saat Anda masuk tempat masuk cable car. Setelah itu, Anda tulis harapan Anda dan kunci di Wishing Bells. Kegiatan ini juga bisa dilakukan anak-anak Anda.

Jalan-Jalan di Henderson Waves

Saat berada di Mount Faber, jangan lupa untuk mampir di Henderson Waves yang terkenal itu. Sangat bagus pula bila Anda dan anak-anak datang waktu matahari hampir terbenam. Pemandangannya pasti sangat bagus!

Henderson Waves memiliki panjang 274 meter. Jembatan ini adalah jembatan tertinggi yang menguhubungkan Mount Faber ke Telok Blangah Hill Park.

Melihat Pemandangan Singapura

Yuk lihat indahnya Singapura dari Faber Point. Pastikan saat Anda dan anak-anak kesini langitnya cerah yak arena kalian akan melihat pemandangan yang indah.

Dari tempat ini, Anda bisa melihat Keppel Harbour yang berada di pulau privat. Anda juga bisa melihat pemandangan kota Singapura yang sangat rapi ini. Saat pemandangan cerah, Anda juga bisa melihat kepulauan Riau di Indonesia dan Peninsula Malaysia loh!

Belajar Sejarah Dari Mural

Dibawah platform Faber Point, Anda bisa mendapati tembok dengan gambar-gambar yang menunjukan cerita mengenai Singapura. Anda akan bisa melihat Singapura pada jaman dahulu kala yang dahulu masih bernama Temasek dan berevolusi menjadi Singapura pada hari ini.

Tempat ini cocok bagi anak-anak agar mereka bisa belajar sejarah Singapura dari gambaran-gambaran ini hanya dengan berjalan kaki sebentar.

Avatar
About Gracia Purnomo

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

Saat ke Singapura mengajak anak, jangan lupa untuk mampir ke Mount Faber. Mount Faber adalah salah satu tempat indah di Singapura yang patut di kunjungi.

Banyak yang teman-teman SGB Family yang bertanya kepada SGB tentang apa saja yang bisa kita lakukan saat ke Mount Faber Singapura dan bagaimana cara menuju ke lokasi tersebut. Tenang saja, kami memiliki informasi yang Anda butuhkan lho.






Dahulu Mount Faber diberi nama Telok Blangah Hill. Tetapi, nama itu diganti menjadi Mount Faber pada bulan Juli 1845. Ini dikarenakan untuk menghormati Kapten Charles Edward Faber. Ia adalah pria dari Madras Engineers yang membangun jalan sempit yang berliku untuk mendirikan pemancar sinyal.

Lalu pada tahun 2005, stasiun kereta gantung di puncak dari Mount Faber berubah menjadi tempat wisata yang di kenal sebagai Faber Peak. Di Faber Peak, Anda bisa melihat panorama indah di Singapura.

Melihat Baby Merlion

Lihatlah ‘baby’ Merlion di atas Mount Faber tepatnya di Faber Point. Ini bukan bayi Merlion sungguhan. Dinamakan bayi adalah karena ukuran Merlion ini lebih kecil daripada Merlion yang ada di Merlion Park.

‘Baby’ Merlion ini tingginya 3 meter dan merupakan salah satu dari lima Merlions yang ada di Singapura yang sudah disahkan oleh Singapore Tourism Board. Penasaran dengan keempat Merlion yang lainnya?

Membunyikan Loceng

Di atas Mount Faber, ada juga lonceng yang bernama Bell of Happiness. Anda dan anak-anak bisa membunyikan lonceng ini dan mengambil foto bersama.

Sebenarnya lonceng ini adalah hadiah untuk Pulau Sentosa pada tahun 1992. Tetapi, pada tahun 2012, lonceng ini di berikan ke Faber Park.

Ada kepercayaan dari para pengunjung dan beberapa pasangan yang sudah menikah, apabila dua orang atau lebih membunyikan lonceng ini, kalian akan diberkati dengan keharmonisan, kebahagiaan, dan kedamaian. Apakah Anda percaya ini?

credit: Pinterest

Tulis Harapan di Wishing Bells

Wishing Bells ini memliki konsep yang sama dengan love-locks seperti di Namsan Tower Korea. Jadi Anda tidak usah jauh-jauh ke Korea untuk mencobanya ya.

credit: onlywilliam.blogspot.com

Tempat ini tidak jauh dengan Bell of Happiness. Anda akan melihat pagar dengan banyak gembok-gembok yang sangat banyak.

Untuk membeli gembok ini, Anda bisa membelinya di toko saat Anda masuk tempat masuk cable car. Setelah itu, Anda tulis harapan Anda dan kunci di Wishing Bells. Kegiatan ini juga bisa dilakukan anak-anak Anda.

Jalan-Jalan di Henderson Waves

Saat berada di Mount Faber, jangan lupa untuk mampir di Henderson Waves yang terkenal itu. Sangat bagus pula bila Anda dan anak-anak datang waktu matahari hampir terbenam. Pemandangannya pasti sangat bagus!

Henderson Waves memiliki panjang 274 meter. Jembatan ini adalah jembatan tertinggi yang menguhubungkan Mount Faber ke Telok Blangah Hill Park.

Melihat Pemandangan Singapura

Yuk lihat indahnya Singapura dari Faber Point. Pastikan saat Anda dan anak-anak kesini langitnya cerah yak arena kalian akan melihat pemandangan yang indah.

Dari tempat ini, Anda bisa melihat Keppel Harbour yang berada di pulau privat. Anda juga bisa melihat pemandangan kota Singapura yang sangat rapi ini. Saat pemandangan cerah, Anda juga bisa melihat kepulauan Riau di Indonesia dan Peninsula Malaysia loh!

Belajar Sejarah Dari Mural

Dibawah platform Faber Point, Anda bisa mendapati tembok dengan gambar-gambar yang menunjukan cerita mengenai Singapura. Anda akan bisa melihat Singapura pada jaman dahulu kala yang dahulu masih bernama Temasek dan berevolusi menjadi Singapura pada hari ini.

Tempat ini cocok bagi anak-anak agar mereka bisa belajar sejarah Singapura dari gambaran-gambaran ini hanya dengan berjalan kaki sebentar.

Avatar
About Gracia Purnomo

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

Some of Our Partners Include

Changi-Airport
Ez-Link
Garuda-Indonesia
Kraft Wich
klook

GET OUR FREE EBOOK

and be the first to learn about what is happening In Singapore + contests and glveaways!

Join SGB Community now!
FIRST NAME
COUNTRY OF RESIDENCE
EMAIL
Secure and Spam free...