Changi Airport Ditutup, Dilarang Makan di Restoran, Sampai kapan?

  • May 15, 2021
  • Dibaca 139 kali

Sedih rasanya karena pandemi belum juga berakhir. Singapura kembali memberlakukan pengetatan peraturan karena belakangan kasus positif Covid-19 kembali meningkat. Jumlah kelompok kembali diperkecil, aturan baru restoran, bahkan Changi Airport ditutup guna mengendalikan penyebaran virus yang jauh lebih luas. Aturan baru ini sampai kapan ya? Baca artikel ini sampai habis, ya.

Changi Airport Ditutup (IG:alfred.huang)

Dilansir dari straitstimes.com, diberitakan bahwa Terminal Bandara Changi ditutup mulai 13 Mei 2021 kemarin. Meski begitu, perjalanan udara masih bisa dilaksanankan. Seluruh gedung terminal penumpang ditutup. Nggak ketinggalan Jewel Changi, tidak bisa dikunjungi untuk sementara.

Disampaikan juga bahwa staf dan wisatawan masih dapat mengakses gedung terminal. Hanya penumpang dengan tiket pesawat dan staff bandara penting yang bisa masuk Changi Airport. Bandara juga telah menutup basement 2 di Terminal 3 sejak 10 Mei kemarin. Langkah ini dilakukan karena banyaknya kasus positif yang ditemukan di bandara.

Tidak diizinkan makan di luar (IG:blackivory)

Peraturan baru lainnya akan diberlakukan mulai besok, 16 Mei 2021. Dalam postingan facebooknya, Perdana Menteri Lee Hsien Loong menyatakan bahwa cluster baru dan kasus komunitas yang tidak berhubungan selama dua minggu terakhir sangat mengkhawatirkan. Pemerintah pun sedang menguji lebih intensif dan melakukan yang terbaik untuk memagari penularan.

Selain Changi Airport ditutup, langkah lainnya adalah mengurangi jumlah kelompok yang diizinkan hanya dua orang maksimal. Peraturan lain adalah dilarang makan di restoran/kafe/hawker centre. Pelaku bisnis F&B hanya diperbolehkan takeway dan delivery.

Nggak cuma peraturan baru untuk pelaku bisnis F&B, gym atau kelas olahraga juga tidak lagi diizinkan untuk beroperasi. Aturan baru untuk kembali #workfromhome atau bekerja dari rumah juga kembali diberlakukan. Para pemberi kerja harus memastikan bahwa staf dapat bekerja dari rumah.

Layanan pribadi, seperti perawatan wajah yang memerlukan pelepasan masker juga dilarang. Para rumah tangga kini hanya diizinkan untuk menerima tamu maksimal dua per harinya. Masing-masing juga diwajibkan membatasi pertemuan sosial, yaitu maksimal dua hari. Peraturan baru ini akan diberlakukan mulai besok, 16 Mei hingga 13 Juni 2021. Wah mirip dengan Circuit Breaker lagi, ya.

Aturan staycation (IG:angelrupertparas)

Peraturan baru tentang wisata dan staycation juga sudah diterbitkan. Badan Pariwisata Singapura (STB) telah mengumumkan bahwa langkah-langkah ketat untuk bisnis pariwisata akan diberlakukan mulai 16 Mei hingga 13 Juni 2021.

Tempat wisata atau atraksi dan kapal pesiar, kapasitasnya akan dikurangi hingga 25%. Begitupun dengan pertunjukan di dalam atau di luar ruangan dengan pengujian pra -acara untuk 100 peserta. Namun juga hanya 50 peserta, tes tidak diperlukan. Hal serupa juga diberlakukan untuk rapat, konvensi, pameran, dan kegiatan lainnya.

#SGB_Family masih bisa staycation untuk refreshing. Namun, maksimal dua tamu yang diizinkan berada di satu kamar. Kecuali jika semua tamu berasal dari rumah yang sama. Tur diizinkan dengan membagi anggota maksimal dua orang per grup dalam setiap tur.

Masih dilansir dari straitstimes.com, orang tidak tidak dapat memasukik tempat pra-sekolah. Hanya murid yang bisa masuk. Sedang, karyawisata jelas dibatalkan atau ditunda. Staff dan anak-anak akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan suhu sebanyak tiga kali dalam sehari.

Staff dan murid wajib menggunakan masker. Mereka yang hanya menggunakan pelindung wajah tanpa masker, tidak akan diizinkan masuk. Pra-sekolah juga menunda kegiatan kelompok besar dan kegiatan di luar sekolah.

Itulah update terbaru tentang kebijakan Singapura. Selain bandara ditutup untuk pengunjung, ada banyak peraturan baru. Pastikan #SGB_Family menaatinya, ya. Kalau kangen banget sama Singapura, bisa lho ikutan Virtual Tour SGB. Stay safe, semuanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×