SingapoReimagine, Cita-cita Baru Negeri Singa

  • April 27, 2021
  • Dibaca 24 kali

Seperti yang diketahui, serangan Covid-19 menyerang hampir seluruh negara yang ada di dunia, termasuk Singapura. Covid-19 ini juga merupakan krisis terbesar dalam bidang pariwisata yang dialami oleh Singapura. Namun, bukan Negeri Singa namanya kalau nggak menemukan cara untuk bertahan, bangkit, dan menjadi lebih kuat. Singapore Tourism Board akhirnya meluncurkan SingapoReimagine yang merupakan warna, cita-cita baru.

SingapoReimagine merupakan bagian dari kisah pariwisata Singapura dalam menghidupkan kembali impian perjalanan wisatawan dengan perspektif yang baru. Dengan ini, harapannya pariwisaya Singapura akan mampu menciptakan standar baru untuk memenuhi kebutuhan turis yang datang berkunjung. Termasuk gaya new normal yang sudah mulai diterapkan di segala aspek di Singapura.

Kolaborasi Singapura – Indonesia

Under the Same Sun (IG :mblocspace)

Inisiatif SingapoReimagine ini juga bisa dirasakan kehadirannya di Indonesia. #SGB_Family bisa main ke MBlocSpace dan menikmati sedikit nuansa Kampong Glam lewat mural karya kolaborasi seniman Indonesia, yaitu Stereoflow dan seniman Singapura, Zero. Mural bertajuk ‘Under the Same Sun’ ini memiliki maksud; meksi saat ini perbatasan Indonesia – Singapura masih tertutup, namun kita bisa melalui kondisi ini bersama dan bersatu di bawah matahari yang sama.

Mural di Mbloc Space (mblocspace)

Kolaboriasi ini merupakan Hall fo Fame grafiti pertama yang ada di Asia Tenggara. Kamu juga bisa langsung memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) yang ada di lokasi. Sambungan dari mural di Indonesia, bisa kamu lihat di Singapura. #SGB_Family yang udah kangen banget sama Singapura, bisa ngobatin rindu sambil berpose di mural ini dulu, ya.

Upaya Singapura Sebagai Langkah Pemulihan

Connect@changi (IG:abiturient_plus)

Keith Tan, Chief Executive STB menyatakan bahwa Covid-19 ini menjadikan Singapura memiliki kesempatan untuk mengatur ulang dan menghidupkan kembali industri dengan cara yang baru. Beberapa langkah yang sudah dilakukan di Singapura di antaranya:

  • Fasilitas perdana Connect@Changi yang diresmikan Februari 2021 lalu. Fasilitas ini memungkinkan wisatawan bisnis resmi dan bernilai ekonomi tinggi untuk masuk Singapura.
  • Robot-robot di restoran untuk mengurangi interaksi antar manusia.
  • Peningkatan standar safety dan healthy

Nggak sedikit juga kebiasaan-kebiasaan yang sudah mulai tergeser dan beradaptasi dengan new normal yang ada. Misalnya saja bekerja dari mana saja, bantuan teknologi di mana-mana untuk memudahkan dan mengurangi interaksi. Kesadaran diri untuk menjaga kesehatan dan kebersihan juga sangat meningkat.

Semoga keadaan membaik dan kembali normal secepatnya. Sehingga perbatasan Singapura – Indonesia juga dibuka. Sudah pada kangen Singapura, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×