Short Term Visit Singapura, Begini Cara Urusnya!

  • December 22, 2020
  • Dibaca 224 kali

Singapura kembali memberi kabar baik. #SGB_Family sudah tahu atau belum nih? Beberapa kategori khusus sudah diizinkan berkunjung dengan menggunakan short term visit Singapura, lho. Siapa saja yang termasuk di dalam kategori tersebut dan bagaimana persyaratannya, cek keterangannya di artikel ini, ya. Sudah siap berkunjung?

Ilustrasi Jewel Changi Airport.Photo by Marvin Chandiary on Pexels
Ilustrasi Jewel Changi Airport.Photo by Marvin Chandiary on Pexels

Dilansir dari travel.kompas, Negeri Singa sudah membuka beberapa jalur spesial. Salah satunya dengan menggunakan short term visit Singapura atau yang disebut dengan izin masuk jangka pendek. Izin ini bisa digunakan hanya oleh kategori khusus.

Siapa saja? #SGB_Family yang bukan warga negara Singapura, namun memiliki keluarga di Negeri Singa, bisa mengajukan izin ini. Kalau keluarga di Singapura merupakan pemegang Singapore Permanent Residence, juga bisa masuk ke kategori ini.

Marina Barrage. Spot Foto Prewedding di Singapura
Marina Barrage. Spot Foto Prewedding di Singapura

Siapa lagi sih yang bisa mengajukan izin short term visit Singapura? Yaitu calon pasangan dari warga negara Singapura atau Singapore PR atau penghuni permanen di Singapura.

Kategori lainnya adalah PR, juga #SGB_Family yang juga memiliki ICA-LTVP IPA yang berniat untuk melengkapi syarat formalitas untuk fasilitas jangka panjang. Alasan-alasan khusus masih tidak diperbolehkan, misalnya ada keluarga di Singapura yang meninggal dunia.

Paspor dan dokumen lain (unsplash)

#SGB_Family berencana mengajukan short term visit Singapura? Inilah langkah-langkah yang harus dilakukan:

  • Buka situs resmi pemerintah singapura di sini.
  • Ikuti panduan lengkap, juga isi formulir dengan benar.
  • Siapkan paspor dan pas foto calon pengunjung.
  • Siapkan alasan kunjungan ke Singapura
  • Visa akan berlaku selama 30 hari dan bisa mengajukan perpanjangan.
  • Tidak ada batasan minimal umur dalam pengajuan ini.
  • Pengajuan paling tidak 30 hari sebelum waktu kedatangan yang diharapkan. Pihak imigrasi tidak akan menerima aplikasi jika yang diajukan lebih dari 30 hari.

Kunjungan Singapura (unsplash)

Perlu diketahui, nggak semua pengajuan short term visit akan langsung disetujui. Menurut pengalaman salah satu traveler, ia akan mendapatkan notifikasi “In Principal Approval” yang artinya sedang dilakukan pengecekan oleh pihak imigrasi. Jika ingin dilanjutkan, maka wajib membayar biaya lewat link pembayaran. Biaya ini akan digunakan untuk karantina selama 14 hari dan tes PCR sebelum karantina berakhir.

Biaya yang perlu disiapkan adalah 2000 Dollar Singapura atau 21,2 juta rupiah. Masih ditambah dengan biaya PCR tes sebelum karantina sebesar 1.9 juta rupiah. Biaya karantina sudah termasuk makan tiga kali sehari, transportasi dari Bandara Changi ke hotel, dan menginap di hotel bintang 4 atau 5 selama 14 hari.

Test Covid (unsplash)

Jika pengajuan izin berkunjung singkat ke Singapura disetujui, maka #SGB_Family akan menerima email dengan link untuk memasukkan disembarkation card. Langkah ini diselesaikan paling tidak dalam tiga hari.

Kartu ini merupakan kartu putih yang bisa diisi ketika ada pengunjung atau wisatawan yang ingin memasuki Singapura. Bisa juga disebut dengan kartu kedatangan. Perlu diperhatikan, calon turis perlu melakukan PCR maksimal 72 jam sebelum keberangkatan. Juga, semua dokumen yang diperlukan dicetak untuk keperluan check in di Changi.

Itulah update singkat mengenai syarat dan langkah-langkah mengurus short term visit Singapura. Bagi #SGB_Family yang ingin menjenguk keluarga di Negeri Singa, bisa mencoba mengajukan izin ini. Siapkan dokumen, biaya, dan pastinya badan yang sehat, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×