fbpx

Biaya Tinggal 1 Bulan di Bangkok Thailand, Cobain WFH di Sini?

  • November 15, 2020
  • Dibaca 75 kali
Ilustrasi kuil di Thailand. Photo by Pixabay on Pexels

Thailand terkenal sebagai surganya backpacker karena biaya hidup terjangkau. Misalnya aja di Bangkok. Ibu kota suatu negara biasanya mempunyai tingkat biaya hidup tinggi, tapi berbeda dengan Bangkok yang ramah kantong. Tentunya kalau berada di pusat kota, biaya bakal lebih mahal. Coba bergeser dari pusat kota, #SGB_Family bakal menemukan distrik yang biaya hidupnya lebih murah. Berapa kisaran biaya tinggal 1 bulan di Bangkok?

Ilustrasi apartemen di Bangkok. Instagram @skyplacesrinakarin
Ilustrasi apartemen di Bangkok. Instagram @skyplacesrinakarin

Bangkok menawarkan berbagai penginapan, harga murah banget sampai super fancy. Tinggal 1 bulan di Bangkok, #SGB_Family bisa menginap di apartemen atau rumah warga yang memang disewakan untuk turis. Rata-rata apartemen di Bangkok lengkap dengan perabot, jadi tinggal menempati. Tarif bulanan biasanya belum termasuk biaya air dan listrik.

Biaya sewa apartemen di Bangkok tergantung dari lokasi dan jumlah kamar. Kalau berada dekat dengan stasiun BTS atau MRT, tentu lebih mahal daripada yang lokasinya agak jauh. Begitu juga yang berlokasi di pusat kota, bakal lebih mahal daripada yang agak pinggiran. Disarankan menyewa apartemen dekat dengan stasiun BTS atau MRT untuk memudahkan mobilitas. 

Apartemen studio NV Mansion. Facebook NV Mansioan
Apartemen studio NV Mansion. Facebook NV Mansion

Untuk mencari apartemen bulanan, bisa memanfaatkan situs pencari contohnya renthub.in.th dan thaiapartment.com. Misalnya di renthub.in.th, coba cari yang bertanda ‘Update’ dan atau ‘Verified Listing’. Pilih yang harganya nggak lebih dari 4.000 baht per bulan. Ada NV Mansion dan We House di Distrik Bangkok Noi, dekat dengan stasiun MRT Fai Chai. Cukup jalan kaki sekitar 10 menit.

Tarif NV Mansion 3.500 baht per bulan belum termasuk listrik dan air, harus bayar di awal dan deposit untuk 2 bulan. Tipenya studio satu kamar dengan fasilitas wi-fi, laundry, kamar AC, security key card, kipas angin, dan air panas. Sementara We House bentuknya seperti rumah kos di Indonesia. Harga sewanya 3.500-4.000 baht per bulan, harus bayar di awal. Tarif listrik 6 baht per unit dan air 18 baht per unit. Fasilitasnya wi-fi, perabot dalam kamar, dan kamar berAC.

NV Mansion
3.500 baht per bulan
1/11-1/16 Suriya Phon Thep Alley, Ban Chang Lo, Bangkok Noi, Bangkok 10700, Thailand
Fai Chai MRT Station
renthub.in.th/en/nv-mansion

Ilustrasi BTS Skytrain Bangkok. Instagram @zoomoutsight
Ilustrasi BTS Skytrain Bangkok. Instagram @zoomoutsight

BTS Skytrain, MRT, dan bus adalah 3 transportasi umum dengan tarif murah dan menjangkau penjuru Bangkok. BTS adalah skytrain yang melewati Bangkok dari utara ke tenggara, sedangkan MRT kereta bawah tanah di sepanjang jalur utama di Bangkok.

Buatlah Rabbit Card, kartu transportasi untuk BTS Skytrain Bangkok harganya 200 baht udah termasuk saldo awal 100 baht. Selanjutnya, bisa top-up minimal 100 baht. Menghemat biaya tinggal 1 bulan di Bangkok, sekalian aja ambil paket 30-day trips dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Stasiun BTS Skytrain Bangkok. Instagram @vuzdy
Stasiun BTS Skytrain Bangkok. Instagram @vuzdy

Paket 30-day trips hanya berlaku untuk perjalanan antara 25 stasiun dalam jalur Sukumvit dan Silom. Lihat di sini untuk daftar stasiun. Kartu berlaku selama 30 hari sejak tanggal penggunaan pertama. Selain itu, harus digunakan dalam waktu 45 hari sejak tanggal terbit. Setelah itu, paket yang tersisa dalam kartu akan hangus otomatis. Serunya, kartu ini bisa dipakai untuk jarak perjalanan nggak terbatas di 2 jalur BTS Skytrain.

#SGB_Family bisa memilih jumlah trip yang diinginkan, tentu harganya akan berbeda. Menurut bts.co.th, berikut daftar harga Rabbit Card Adult 30-day trips:

  • 15 trips 465 baht, rata-rata 31 baht/trip
  • 25 trips 725 baht, rata-rata 29 baht/trip
  • 40 trips 1.080 baht, rata-rata 27 baht/trip
  • 50 trips 1.300 baht, rata-rata 26 baht/trip
Token untuk naik MRT Bangkok Metro. Instagram @phuong.1501
Token untuk naik MRT Bangkok Metro. Instagram @phuong.1501

Naik MRT di Bangkok, #SGB_Family harus menggunakan token berbentuk bulat untuk sekali jalan. Kalau mau lebih mudah, bisa membeli MRT Plus atau Mangmoom Card. Keduanya bisa dipakai untuk naik MRT. Berdasarkan bangkokmrt.com, harga MRT Plus 180 baht dengan rincian saldo awal 100 baht, deposit 50 baht, dan biaya beli 30 baht. Mangmoom Card bisa didapatkan dengan harga 150 baht, saldo awal 100 baht dan deposit 50 baht.

Beragam pilihan makanan di Saman Islam. Instagram @athea_syafiqa
Beragam pilihan makanan di Saman Islam. Instagram @athea_syafiqa

Nggak perlu bingung mencari tempat kuliner halal di Bangkok, udah cukup banyak tersedia. Jangan khawatir, banyak di antaranya yang merupakan masakan khas Thailand. Jadi, bukan cuma makanan dari Timur Tengah maupun Melayu. Misalnya aja Saman Islam yang begitu terkenal, lokasinya di Pasar Chatuchak. Beberapa sajiannya adalah pad thai, tom yum, dam nasi kepiting. Harga makanan di sini sekitar 150 baht.

Ilustrasi makanan khas Thailand. Photo by Jerome Jome on Unsplash
Ilustrasi makanan khas Thailand. Photo by Jerome Jome on Unsplash

Pratunam Market, salah satu pasar grosir di Bangkok juga menyediakan makanan halal, salah satunya Tomyam Paa Nga. Pilihan isinya ada seafood, ikan, udang, ayam, dan cumi. Harga satu porsi tom yum sekitar 100 baht. Makanan Thailand halal selanjutnya ada som tam atau salad pepaya di Halal Som Tum. Warung ini berlokasi di 301/15 Phetchaburi 7 Alley. Tapi, tempat makan ini cuma buka Sabtu-Minggu pukul 9am-2.30pm.

Tom yum di Tomyam Paa Nga. Instagram @tweexis
Tom yum di Tomyam Paa Nga. Instagram @tweexis

Rata-rata harga makanan berat di Bangkok antara 100 baht-200 baht. Nggak susah mendapatkan makanan murah, cukup melipir ke pasar bakal langsung menemukannya. Jadi, kalau dihitung biaya makan 1 bulan di Bangkok sekitar 12.000 baht sampai 18.000 baht. Kalau menghabiskan sampai 200 baht sekali makan untuk santapan 2-3 kali sehari.

Tomyam Paa Nga - Pratunam Market
Sekitar 100 baht
Ratchaprarop 1 Alley, Thanon Phaya Thai, Ratchathewi, Bangkok 10400, Thailand
7am-10pm
Ratchaprarop

Ilustrasi kuil di Thailand. Photo by Pixabay on Pexels
Ilustrasi kuil di Thailand. Photo by Pixabay on Pexels

Terdapat 3 cara untuk mendapatkan koneksi internet di Bangkok; SIM card lokal, area wi-fi, dan modem wi-fi portabel. Kalau sedang berada di penginapan, bisa memanfaatkan wi-fi. Menyewa modem wi-fi portabel cocok buat #SGB_Family yang butuh kuota unlimited dan sering bepergian selama di Bangkok. 

Cara pesan dan bayar modem wi-fi portabel secara online, situs agen perjalanan biasanya menyediakannya. Harganya sekitar 250 baht per hari. Setelah pesan, bisa ambil di Bandara Suvarnabhumi atau Dong Muang. Saat ambil, siapkan paspor dan uang untuk deposito sekitar 2.000 baht. Jika modem dikembalikan dalam keadaan nggak rusak, deposito dapat diambil. Jaga baik-baik modem kalau nggak mau mengganti uang sejumlah 8.000 baht.

Ilustrasi suasana jalanan di Bangkok, Thailand. Photo by Suzukii Xingfu on Pexels
Ilustrasi suasana jalanan di Bangkok, Thailand. Photo by Suzukii Xingfu on Pexels

Sementara buat #SGB_Family yang pengin lebih hemat untuk internet, bisa beli SIM card misalnya AIS, China Unicom, dan ISP Orange. Jenis paket dan harganya macam-macam. Misalnya AIS, harga mulai dari 160 baht untuk paket data 5GB sampai 600 baht untuk 30GB. Sebelum beli SIM card, pastikan untuk memperhatikan detail paket.

Kalau dihitung secara kasar, biaya tinggal 1 bulan di Bangkok minimal 17.000 baht atau Rp8.000.000. Modal segitu udah termasuk apartemen, makan, transportasi, dan paket internet. Gimana menurut #SGB_Family WFH 1 bulan di Bangkok dengan biaya tersebut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial