fbpx

Aturan Makan Pakai Sumpit di Jepang, Jangan Tusuk Makanan, Nggak Sopan!

  • November 6, 2020
  • Dibaca 65 kali
Ilustrasi orang makan ramen menggunakan sumpit. Photo by Volkan Kacmaz on Unsplash

Udah bukan hal asing lagi kalau orang Jepang menggunakan sumpit ketika makan. Mungkin #SGB_Family juga biasa memakai sumpit misalnya sewaktu makan mie atau mungkin dimsum. Saat makan pakai sumpit di Jepang, nggak bisa sembarangan, loh. Ada sejumlah aturan khusus yang sebaiknya diikuti. Apa aja sih aturan makan pakai sumpit di Jepang? Simak ulasan yang menyadur tsunagujapan.com dan livejapan.com

Ilustrasi orang makan pakai sumpit. Photo by Trung Bui on Unsplash
Ilustrasi orang makan pakai sumpit. Photo by Trung Bui on Unsplash

Pernah nggak sih ketika memegang benda menyerupai tongkat, terus kita berlagak seperti memainkan drum? Nah, jangan pernah lakukan hal yang sama dengan sumpit. Memegang sumpit seperti stik drum yaitu digenggam dan mengetuk ke alat makan disebut tataki-bashi. Tindakan ini nggak sopan! 

Alasannya, bunyi suara ketukan itu nggak enak didengar. Selain itu, melakukan tataki-bashi juga dianggap kekanakan. Bahkan ada suatu kepercayaan kuno. Kalau memperlakukan sumpit layaknya stik drum, bisa menarik perhatian roh jahat.

Ilustrasi orang makan pakai sumpit. Photo by Elif Tekkaya on Pexels
Ilustrasi orang makan pakai sumpit. Photo by Elif Tekkaya on Pexels

Mungkin kita pikir kalau mau memberi makanan ke teman lebih cepat menggunakan sumpit, langsung diberikan ke sumpit orang lain. Istilahnya watashi-bashi. Stop! Jangan lakukan karena tabu. Sebab cara ini dilakukan ketika upacara penyerahan tulang dengan sumpit di Jepang setelah kremasi orang yang keluarga atau orang yang dicinta. Pengin berbagi makanan? Cukup geser piring berisi makanan itu ke dekat teman.

Ilustrasi sumpit kayu sekali pakai. Photo by Adrien Bruneau on Unsplash
Ilustrasi sumpit kayu sekali pakai. Photo by Adrien Bruneau on Unsplash

Saat makan menggunakan sumpit kayu sekali pakai, seringkali kita menggosok sumpit setelah dibelah. Tujuannya biar tekstur sumpit lebih halus. Tapi ternyata, kalau melakukan hal ini di Jepang bakal dianggap kurang sopan. Soalnya mengartikan bahwa restoran tempat kita makan menyediakan sumpit berkualitas rendah. Mungkin aja bisa menyinggung sang chef. Jadi, setelah membelah sumpit, kalau ada kayu halus yang mencuat cukup bersihkan pakai tangan.

Ilustrasi menancapkan sumpit ke dalam nasi. Photo by tsunagujapancom
Ilustrasi menancapkan sumpit ke dalam nasi. Photo by tsunagujapan.com

Menancapkan sumpit di dalam nasi jadi tabu yang sepertinya diketahui cukup banyak orang termasuk orang asing di Jepang. Menurut budaya Jepang, menancapkan sumpit secara vertikal ke dalam nasi hanya boleh dilakukan selama ritual pemakaman. Tentu, hindari melakukan tindakan ini sewaktu makan biasa. Kalau mau meletakkan sumpit, bisa pakai tatakan khusus sumpit.

Ilustrasi menyilangkan sumpit. Photo by tsunagujapancom
Ilustrasi menyilangkan sumpit. Photo by tsunagujapan.com

Masih berhubungan dengan cara meletakkan sumpit, jangan taruh dalam bentuk silang atau X. Di China, sumpit tanda X diasosiasikan dengan kematian. Sementara di Jepang, cara ini dianggap nggak sopan. Misalnya nggak punya tatakan sumpit, letakkan aja di samping mangkuk atau piring dengan posisi lurus.

Ilustrasi aneka sushi dengan sumpit di sampingnya. Photo by Pixabay on Pexels
Ilustrasi aneka sushi dengan sumpit di sampingnya. Photo by Pixabay on Pexels

Sering dengar orang Jepang mengatakan itadakimasu sebelum makan? Mereka melakukannya sembari menempelkan kedua tangan. Nah, jangan pernah bilang itadakimasu sambil pegang sumpit. Soalnya dianggap kurang sopan untuk menunjukkan ujung sumpit kepada orang lain. Orang Jepang juga mengucapkan gochisousama setelah makan.

Ilustrasi orang mengambil makanan pakai sumpit. Photo by Elif Tekkaya on Pexels
Ilustrasi orang mengambil makanan pakai sumpit. Photo by Elif Tekkaya on Pexels

Sedang makan pakai sumpit terus mau ambil makanan dalam mangkuk yang jaraknya jauh. Jangan sampai terpikir untuk menariknya menggunakan sumpit. Tindakan ini namanya yose-bashi yang tentunya nggak sopan. Selain itu, cara ini bakal menimbulkan suara mangkuk bergeser dan bikin cairan seperti sup tumpah. Cukup geser alat makan pakai tangan, ya.

Ilustrasi makanan dan sumpit. Photo by Flat Hito on Pexels
Ilustrasi makanan dan sumpit. Photo by Flat Hito on Pexels

Menggunakan sumpit untuk menunjuk orang atau sumpit dianggap nggak sopan dan kelas rendahan di Jepang. Termasuk juga ketika menunjuk makanan sambil bilang enak. Kalau mau mengatakan hal itu, letakkan sumpit dan tunjuk aja pakai tangan. Memegang sumpit saat mengobrol juga dianggap nggak sopan.

Ilustrasi orang membaca buku sambil makan menggunakan sumpit. Photo by The Creative Exchange on Unsplash
Ilustrasi membaca buku sambil makan menggunakan sumpit. Photo by The Creative Exchange on Unsplash

Memakai sumpit memang nggak gampang. Tapi jangan sampai memegang sumpit di telapak tangan seperti menggenggam. Atau, menggenggam sumpit menggunakan kedua tangan. Soalnya tindakan ini memberi kesan bahwa #SGB_Family menggunakan sumpit sebagai senjata. Hal ini bisa bikin orang Jepang waspada saat makan bareng #SGB_Family.

Ilustrasi orang makan ramen menggunakan sumpit. Photo by Volkan Kacmaz on Unsplash
Ilustrasi orang makan ramen menggunakan sumpit. Photo by Volkan Kacmaz on Unsplash

Menusuk makanan menggunakan sumpit dianggap kurang sopan di Jepang. Mungkin beberapa orang mau mengecek kematangan atau keempukan makanan dengan cara ini. Tapi menusuk makanan pakai sumpit juga semacam memberikan pesan kalau #SGB_Family nggak percaya pada kemampuan chef memasak.

Ternyata banyak juga aturan makan pakai sumpit di Jepang. Tapi nggak perlu khawatir, baca aja dulu dan coba terapkan. Misalnya nggak sengaja atau lupa, segera minta maaf dan jangan ulangi. #SGB_Family bisa juga coba bertanya langsung kepada orang Jepang terkait aturan ini. Kunjungi Instagram @tokyoguidebook untuk informasi tentang spot wisata dan kuliner menarik di Tokyo dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial