fbpx

UPDATE MALAYSIA: Kasus Covid-19 Meningkat, Siapa Saja yang Boleh Berkunjung?

  • October 19, 2020
  • Dibaca 377 kali

Secara umum, perbatasan Malaysia masih tutup untuk wisata umum, namun, beberapa kategori pengunjung medis diizinkan memasuki Malaysia sejak Juli 2020. Kemudian mulai bulan September lalu, beberapa pemegang visa jangka panjang juga sudah bisa melewati perbatasan Malaysia. Ada apa lagi di berita update Malaysia kali ini? Baca terus artikel ini, ya.

Malaysia (IG:malaysiaguidebook)

Sejauh ini, Malaysia masih berada di bawah perintah kebijakan MCO (Movement Control Order atau Perintah Pengendalian Pergerakan) sejak Maret lalu yang membatasi semua pengunjung masuk ke negaranya. Sayangnya, pembatasan tersebut rupanya belum mampu menekan angka penyebaran kasus Covid-19. Lalu bagaimana update Malaysia tentang Covid-19?

Dilansir dari mothership.sg, Sabtu 18 Oktober lalu, Malaysia melaporkan sebanyak 871 kasus baru Covid-19 dan 7 orang pasien meninggal. Ini merupakan angka tertinggi, sebelumnya kasus harian ditemukan sebanyak 869 orang. Kini total kasus di Malaysia sudah mencapai 20.498 dengan total kematian mencapai 187 jiwa.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah menyebutkan bahwa 702 dari kasus baru tersebut terjadi di Sabah, 72 di Selangor, 45 di Penang, dan 10 di Perak. Sedangkan sisanya terjadi di Kuala Lumpur, Kedah, dan Labuan.

Meskipun terjadi peningkatan angka kasus baru, sebanyak 701 pasien sejauh ini berhasil sembuh dan keluar dari rumah sakit. Artinya, total jumlah kesembuhan adalah sebanyak 13.262, atau sebanyak 64%. Ini merupakan angka kesembuhan harian tertinggi sejauh ini. Sementara itu, sebanyak 86 orang masih dirawat di unit perawatan intensif dan 28 diantaranya membutuhkan dukungan ventilator.

Putra Mosque (IG:@wanfei_lee)

Update Malaysia lainnya adalah pemberlakuan lockdown tertarget pada Oktober 2020, menyusul adanya lonjakan kasus ini. Kebijakan CMO juga dilakukan di Kuala Lumpur, Selangor, dan Putrajaya demi mencegah perluasan penyebaran virus. 

Hingga saat ini, Malaysia tidak terima turis, kecuali warga negara Malaysia, residen permanen, pemilik visa kerja, serta pemilik izin MM2H. Tidak hanya itu saja, pemeriksaan kesehatan harus dilakukan sebelum keberangkatan dan setelah tiba di Malaysia disusul dengan 14 hari karantina di fasilitas yang ditunjuk, atau bahkan rumah sakit jika terbukti menunjukkan gejala.

Wisatawan medis yang diizinkan memasuki Malaysia hanyalah yang datang dari negara-negara zona hijau seperti Brunei, Singapura, Korea Selatan, Jepang, Australia, dan Selandia Baru. Sedangkan perjalanan antar negara bagian di Malaysia hanya diizinkan jika memiliki surat persetujuan tertulis dari kepolisian. Izin ini bisa didapatkan dengan mendaftar sebelumnya melalui aplikasi Gerak Malaysia. Sementara Sarawak dan Sabah ditutup untuk non-residen atau membutuhkan izin untuk dapat masuk ke kota tersebut.

the Top of Penang (IG: @sinpei)

Update Malaysia lainnya dilansir dari straitstimes.com, Dr Noor Hisham menyebutkan bahwa tingkat infeksi atau R-naught menurun dari 2,2 menjadi 1,5 sejak dimulainya infeksi gelombang ketiga di Malaysia empat minggu lalu. R, atau angka reproduksi, adalah tingkat infeksi dan memperkirakan jumlah orang yang dapat terinfeksi oleh satu orang yang positif Covid-19.

Pada 20 September lalu, nilai R0 adalah 2,2, namun dalam 4 minggu turun menjadi antara 1,3 dan 1,5. Diperkirakan bahwa kasus harian akan tetap meningkat namun tidak akan terjadi peningkatan drastis.

Dr Noor Hisham menyebutkan bahwa gelombang ketiga ini akan lebih menantang dari sebelumnya. Ia juga memperingatkan bahwa meskipun nilai R0 tetap berada di angka 2,2, jumlah infeksi masih bisa mencapai 1.000 kasus per hari. Jika tidak mengambil langkah apapun, kasus akan terus meningkat kemungkinan antara 1.000 hingga 3.000 kasus per hari. Itulah mengapa pengendalian penyebaran sangat penting dilakukan agar tingkat infeksi di masyarakat dapat dikurangi.

Update Malaysia (IG:@amirhamiezan )

Itulah beberapa update Malaysia yang berhasil SGB kumpulkan. Kalau #SGB_Family berencana berkunjung ke Negeri ini, sabar dulu, ya. Pastikan keadaan sudah membaik dan perbatasan pun dibuka untuk traveler. Setuju, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial