fbpx

Traveling Singapura – Indonesia Segera Dibuka, Kapan dan Apa Syarat-syaratnya?

  • October 12, 2020
  • Dibaca 189 kali

Dibukanya perbatasan Singapura merupakan berita yang ditunggu-tunggu. Banyak #SGB_Family yang sudah kangen untuk menikmati tempat wisata Singapura bareng orang kesayangan. Akhirnya kabar bagus mengenai pintu untuk traveling Singapura – Indonesia segera dibuka ada titik terang. Kini sudah ada tanggal dan syarat-syaratnya. Apakah kamu salah satu yang menantiberita bahagia ini? Cek keterangan lebih lengkapnya, ya.

Malaysia (unsplash)

Wacana dibukanya gerbang untuk traveling Singapura – Indonesia sudah mulai dibahas sejak Agustus 2020 kemarin. Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi sudah melakukan kunjungan kehormatan pada Perdana Menteri Singapura mengenai hal ini. Pada pertemuan ini juga dibahas tentang pembukaan jalur hijau Singapura – Indonesia.

Untuk sementara, negara-negara yangs udah mengantongi izin untuk berkunjung ke Singapura adalah Brunei Darussalam dan New Zealand. Termasuk Australia, China, Taiwan, Vietnam, dan Malaysia dengan wajib menjalani masa karantina selama 7 hari.

Ilustrasi Terminal di Bandara Changi. Instagram @changiairport
Ilustrasi Terminal di Bandara Changi. Instagram @changiairport

Dilansir dari channelnewsasia.com, Singapura – Indonesia telah sepakat untuk mendirikan jalur hijau (RGL) untuk bisnis penting dan perjalanan resmi antara kedua negara.

Rencananya, pendaftaran untuk perjalanan ini akan dibuka pada 26 Oktober 2020 dan bisa langsung dimulai segera setelahnya. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) pada Senin, 12 Oktober 2020.

Bandara Changi (unsplash)

MFA menyatakan bahwa keputusan ini diambil mengingat hubungan yang sangat baik dan lama antara Singapura dan Indonesia. Warga negara Indonesia serta warga negara Singapura yang penduduknya memenuhi syarat untuk melewati jalur hijau bisa melakukan perjalanan.

Perjalanan penting bisa dilakukan sambil menjaga kesehatan dan keselamatan publik di kedua negara. Keputusan ini juga bisa memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan dalam mengatasi tantang bersama yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19.

Ilustrasi Tes Swab Covid-19. Photo by @unitednations on Unsplash
Ilustrasi Tes Swab Covid-19. Photo by @unitednations on Unsplash

Wisatawan yang mau melakukan traveling Singapura – Indonesia harus memathui pencegahan Covid-19 dan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang disetujui oleh kedua negara, termasuk test swab. Berikut adalah syarat-syaratnya:

  • Wisatawan harus menjalani test PCR pertama pada 72 jam sebelum keberangkatan dan tes kedua setelah tiba di bandara atau pelabuhan feri. Biaya tes akan ditanggung oleh wisatawan.
  • Wisatawan harus mengunduh dan mendaftarkan diri di aplikasi TraceTogether dan SafeEntry selama berada di Singapura. Atau aplikasi e-Hac dan Peduli Lindungi selama di Indonesia.
  • Wisatawan memiliki sponsor dari lembaga pemerintah atau badan usaha dan mengajukan visa online.
  • Wisatawan dari Indonesia harus memiliki sponsor dari lembaga atau perusahaan di Singapura dan meminta tiket SafeTravel.
  • Titik masuk untuk traveling Singapura – Indonesia adalah Pelabuhan Feri Tanah Merah dan Bandara Changi.

Ilustrasi Changi Airport Singapore. Photo by Sreehari Devadas on Unsplash
Ilustrasi Changi Airport Singapore. Photo by Sreehari Devadas on Unsplash

Menteri Transportasi Singapura, Ong Ye King menyatakan akan mengejar lebih banyak jalur hijau dan menegosiasikan buble travel uara dengan negara-negara yang memiliki tingkat infeksi Covid-19 rendah, termasuk rencana menghidupkan kembali Changi Air Hub. Bahkan disampaikan juga bahwa di Bandara Changi telah didirikan fasilitas yang bisa menampung hingga 10.000 penumpang setiap harinya.

Disampaikan juga, dalam beberapa bulan ke depan ada rencana untuk mendirikan laboratorium penguji Covid-19 khusus di bandara yang bertujuan khusus untuk mendukung pemulihan penerbangan.

Tes Covid-19 (unsplash)

Hingga berita ini ditulis, Indonesia melaporkan ada lebih dari 4000 kasus baru dan 79 kematian baru pada hari Minggu, 11 Oktober 2020 kemarin. Kini, total ada 333.449 kasus positif Covid-19 di Indonesia dengan lebih dari 11.000 kematian.

Sedang di Singapura, pada hari Minggu ada 10 kasus baru yang menjadikan total 57.876 kasus positif Covid-19. Virus ini telah mengakibatkan 27 kematian di Singapura.

#SGB_Family yang udah nggak sabar pengin traveling Singapura – Indonesia, berita ini bisa menjadi nafas segar. Semoga keadaan tetap terkendali sehingga perbatasan dibuka untuk umum dan kita semua bisa kembali liburan dengan aman. Setuju, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial