fbpx

Cara Belanja Bebas Pajak di Jepang, Belanja Minimal Rp700.000-an

  • October 12, 2020
  • Dibaca 331 kali
Ilustrasi toko bebas pajak di Jepang. Photo by Jezael Melgoza on Unsplash

Belanja di Jepang, #SGB_Family bisa menghemat biaya, loh. Caranya cukup mudah, belanja di toko bebas pajak yang tersebar di penjuru Jepang misalnya Tokyo. Sebelum belanja, ketahui dulu aturan belanja dan lokasi toko bebas pajak di Jepang. Soalnya kalau sampai salah langkah, nggak jadi belanja hemat. Yuk kepoin cara belanja bebas pajak di Jepang yang dilansir dari matcha-jp.com dan livejapan.com berikut.

Ilustrasi turis asing di Jepang. Photo by Bobby Hendry on Unsplash
Ilustrasi turis asing di Jepang. Photo by Bobby Hendry on Unsplash

Ternyata nggak semua orang dapat belanja bebas pajak, loh. Jadi #SGB_Family harus pastikan dulu termasuk dalam kriteria orang yang boleh belanja bebas pajak di Jepang. Kriteria orang yang boleh belanja tax-free adalah turis asing atau siapapun yang datang ke Jepang sebagai non-residen dan tinggal kurang dari 6 bulan. Bahkan orang Jepang yang tinggal di luar negeri dan berkunjung ke Jepang kurang dari 6 bulan pun bisa belanja bebas pajak.

#SGB_Family nggak bisa belanja bebas pajak kalau tanggal masuk Jepang nggak dicap di paspor, biasanya mereka pakai gerbang otomatis di bandara. Orang yang tinggal lebih dari 6 bulan dan atau kerja di Jepang juga nggak bisa belanja bebas pajak.

Ilustrasi shopping district di Jepang. Photo by Jezael Melgoza on Unsplash
Ilustrasi shopping district di Jepang. Photo by Jezael Melgoza on Unsplash

Sistem belanja bebas pajak di Jepang dibagi menjadi dua, duty free dan tax free. Beda duty free dan tax free terletak pada jenis pajak yang dibebaskan. Kalau duty free artinya bebas pajak dari pemerintah, sedangkan tax free bebas pajak konsumsi. Rata-rata produk di Jepang dikenai pajak konsumsi 8% atau 10%. Jadi kalau belanja tax-free, #SGB_Family nggak dikenakan pajak sebesar 8% atau 10%. 

Toko tax free terletak di beragam lokasi di Jepang. Biasanya tokonya bertanda Tax Free. Sebelum belanja, perhatikan dulu produk mana yang dikenakan bebas pajak. Bisa tanya kru di tempat belanja atau melihat label produk. Belanja di tax free shop, #SGB_Family harus menjalankan sejumlah langkah mulai dari menunjukkan paspor sampai mengisi formulir tertentu.

Toko duty free rata-rata berada di bandara. #SGB_Family nggak perlu melakukan prosedur apapun ketika belanja di duty free shop. Cukup belanja, terus bayar belanjaan di kasir. Biaya yang dibayarkan udah otomatis berkurang tanpa pajak. Tapi biasanya harga di duty free tetap lebih mahal daripada toko biasa. Belanja di duty free shop bandara cocok buat #SGB_Family yang nggak sempat beli oleh-oleh.

Ilustrasi Narita International Airport. Photo bya Korkiat Novmcharoen on Unsplash
Ilustrasi Narita International Airport. Photo bya Korkiat Novmcharoen on Unsplash

Syarat belanja bebas pajak adalah minimal pengeluaran 5.000 yen atau sekitar Rp700.000 sekali belanja pada hari yang sama. Biaya 5.000 yen itu belum termasuk pajak. Bebas pajak berlaku hanya untuk barang yang dibeli di Jepang dan digunakan untuk keperluan pribadi, bukan dijual kembali. Produk bebas pajak dibagi dua, produk umum dan produk konsumsi.

Produk umum termasuk baju, gadget, sepatu, perhiasan, dan benda yang nggak bisa dimakan. Syarat belanja bebas pajak untuk produk umum minimum 5.000 yen pada hari yang sama di toko yang sama. Boleh memakai barang yang dibeli selama di Jepang. Kemudian, rencana meninggalkan Jepang dalam kurun waktu 6 bulan.

Produk konsumsi adalah makanan, minuman, obat, dan segala yang dikonsumsi tubuh. Syaratnya harus belanja minimum 5.000 yen dan maksimal 500.000 yen. Jumlah tersebut berlaku untuk belanja di toko yang sama di hari yang sama pula. Selama di Jepang, produk konsumsi bebas pajak nggak boleh dipakai. Untuk produk umum dikenakan bebas pajak apabila meninggalkan Jepang dalam kurun waktu 30 hari.

Bebas pajak berlaku kalau dalam satu nota tercantum semua produk konsumsi atau umum aja. Nggak berlaku bebas pajak kalau dalam satu nota, campur produk umum dan konsumsi. Coba aja pisah nota atau pisah waktu pembelian kalau pengin belanja produk umum dan produk konsumsi. Pastikan barang belanjaan bebas pajak ditunjukkan ketika meninggalkan Jepang. Kalau sampai nggak tersedia, #SGB_Family harus membayar pajak konsumsi tambahan di bandara.

Ilustrasi toko bebas pajak di Jepang. Photo by Jezael Melgoza on Unsplash
Ilustrasi toko bebas pajak di Jepang. Photo by Jezael Melgoza on Unsplash

Terdapat dua cara membayar barang belanjaan bebas pajak. Pertama, di kasir menunjukkan paspor dan membayar sejumlah uang yang udah dikurangi pajak. Kedua, bayar secara penuh (termasuk pajak) di kasir. Barulah menuju ke konter tax free di toko tersebut pada hari yang sama. Buat yang berencana berkunjung ke Jepang, cari tahu toko bebas pajak melalui situs ini.

Langkah belanja bebas pajak di Jepang seperti berikut ini:

  • Tunjukkan paspor asli, bukan fotokopi.
  • Isi formulir surat pernyataan pembeli. Berisi pernyataan pembeli membawa keluar barang bebas pajak dari Jepang, nggak mengonsumsi produk konsumsi, dan membayar pajak konsumsi kalau barang nggak ada saat keluar Jepang.
  • Mendapatkan nota pembelian plus stempel. Nota akan ditempel di paspor.
  • Nota pembelian diambil petugas custom di bandara.
  • Membawa barang bebas pajak pulang ke rumah.

Siap-siap aplikasikan cara belanja bebas pajak di Jepang ini. #SGB_Family ada pengalaman belanja bebas pajak? Buat yang pengin tahu terkait spot wisata di Tokyo, kunjungi Instagram @tokyoguidebook.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial