fbpx

Singapura Buka 7 Tour Jalan Kaki, Ini Update Lainnya dari Negeri Singa!

  • October 7, 2020
  • Dibaca 66 kali

Seiring dengan segera dimulainya kembali Fase 3 Singapura, pemerintah akan membuka kembali beberapa layanan publik termasuk wisata. Sebanyak tujuh tour jalan kaki oleh My Community akan dibuka kembali mulai Oktober 2020 setelah sempat dihentikan selama beberapa waktu demi mencegah penyebaran Covid-19. Seperti apa keterangan lebih lengkap tentang Singapura buka tour dan update lainnya? Baca terus artikel ini, ya.

Persiapan Fase 3 Singapura

Mount Faber (IG;kathryne_yy)

Dilansir dari mothership.sg, berbagai tour diatur berdasarkan lokasi dan akan membawa para tamu menjelajahi Pelabuhan Keppel, Gunung Faber dan Sentosa, Redhill, Telok Blangah, Desa Holland, Tanglin Hait, dan Tiong Bahru. 

My Community sudah melayani tur budaya sejak tahun 2007 dan hingga kini telah memandu lebih dari 1000 tour dan melayani lebih dari 30 ribu tamu. Namun sebagai permulaan diangkatnya pembatasan kegiatan publik ini, tur jalan kaki ini rencananya hanya akan dibuka untuk warga lokal.

Tur Gratis Menjelajahi Sejarah Singapura

Tiong Bahru (IG:@febbyrastanty)

Tur dari My Community ini gratis dan bertujuan mengajak para tamu untuk menjelajahi dan belajar berbagai aspek sejarah Singapura. Tujuan tur seperti Gunung Faber dan Sentosa misalnya, akan membawa peserta ke waduk yang sudah ditinggalkan dan terlupakan. 

Waduk yang unik ini sudah berdiri sejak tahun 1905 dan berada di tengah rimbunan hutan Gunung Faber yang lebat. Waduk ini dulunya digunakan sebagai kolam renang dan tempat bersantai. Hingga kini sisa-sisa papan diving dan area berenang bahkan masih bisa ditemukan di sana.

Telok Blangan (IG:@blackivory⠀)

Tidak hanya itu saja, di sepanjang jalur jogging menuju stasiun kereta gantung Gunung Faber, para tamu akan menemukan tiga makam besar yang berada di antara pekuburan yang sudah lama ditinggalkan. Makam ini menunjukkan kisah masa lalu daerah ini yang dulunya merupakan sebuah desa yang bernama Kampung Marang.

Konon desa ini berdiri sekitar pertengahan tahun 1800 hingga 1980 dan dihuni oleh sekitar 100 orang penduduk. Makam ini menjadi awal yang baik bagi peserta tur untuk mempelajari awal perkembangan Singapura dan menelusuri kembali desa-desa di Singapura yang telah terlupakan. 

Protokol Kesehatan Tetap Dilakukan

Tetap mematuhi protokol (unsplash)

Meski Singapura buka tur kembali, namun tindakan pencegahan Covid-19 masih tetap dilakukan. Semua peserta wajib memakai masker dan diwajibkan datang 10 menit sebelum jadwal keberangkatan untuk dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, Selain itu, mereka juga harus melengkapi formulir registrasi bebas kontak dengan menggunakan QR code.

Peserta tur hanya dibatasi sebanyak 10 orang per keberangkatan. Tidak hanya itu saja, mereka juga harus berjalan dalam dua sub-kelompok yang masing-masing terdiri dari 5 orang. Masing-masing kelompok juga harus menjaga jarak 1 meter sepanjang waktu. Selain itu, para peserta juga dilarang berkumpul antar kelompok tur.

Update Lainnya dari Maskapai Singapura

Maskapai Singapura Buka resto pesawat (mothership.sg)

Selain Singapura buka tour untuk wisata jalan kaki, ada update lainnya dari Negeri Singa. Masih dilansir dari mothership.sg, maskapai Singapura mengumumkan layanan terbarunya yaitu SIA@Home pada 29 September lalu. Lewat layanan ini, pelanggan bisa mencicipi menu kelas satu maskapai Singapura tanpa perlu naik pesawat dan bisa dinikmati di rumah saja. Bisa jadi pelipur lara nih kalau lagi kangen traveling.

Layanan ini rencananya sudah tersedia pada 5 Oktober 2020 kemarin. Hidangan 10 course  ini dibanderol dengan harga S$498 untuk dua orang. Menu yang ditawarkan antara lain SIA Wine and Dine’s Singapore hingga menu Tokyo Kyo-Kaiseki yang dirancang oleh koki dengan penghargaan Michelin, Yoshihiro Murata.

Menu 10-course yang dirancang oleh chef sekaligus pemilik “Kikunoi” di Kyoto dan Tokyo ini juga disajikan dengan sebotol saki dan wine. Pelanggan juga bisa mendapatkan menu sate khas SIA. Selain menu kelas satu ini, ada juga beberapa pilihan menu lain dengan harga yang lebih bersahabat yang akan ditunjukkan saat pemesanan.

Nah, itulah beberapa update dari Negeri Singa. Kira-kira kapan Fase 3 dimulai dan Singapura buka untuk wisatawan, termasuk dari Indonesia. Apa nih yang paling dikangenin dari Singapura?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial