fbpx

Panduan Memakai Japan Rail Pass buat Turis Asing, Lebih Murah

  • October 4, 2020
  • Dibaca 181 kali
Panduan Memakai Japan Rail Pass

Jadi transportasi utama di Jepang, tentunya bakal lebih mudah dan nyaman kalau #SGB_Family berkeliling menggunakan kereta saat di Jepang. Jepang sudah menyediakan Japan Rail Pass (JR Pass) buat turis asing yang ingin berlibur dan menjelajah Jepang. Dengan memakai JR Pass, berlibur makin dimudahkan dan bisa lebih hemat biaya. Seperti apa sih panduan memakai JR Pass buat turis asing? Simak ulasan yang dilansir dari japan-rail-pass.com dan japan-guide.com di bawah ini ya!

Panduan Memakai Japan Rail Pass
Ilustrasi wisatawan dan kereta Jepang. Instagram @incyvincyspider

JR Pass adalah tiket kereta khusus untuk wisatawan yang lebih hemat biaya dibandingkan kalau membeli tiket individu. Dengan memakai JR Pass #SGB_Family bisa melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta jarak jauh.

JR Pass hanya bisa digunakan oleh turis asing yang memiliki visa pengunjung sementara, bertujuan untuk berwisata, dan tinggal kurang dari 90 hari. Tiket ini tidak boleh digunakan oleh pengunjung yang ke Jepang bertujuan atau punya izin selain berwisata.

Ada pilihan waktu JR Pass yang bisa didapatkan, yaitu selama 7 hari, 14 hari, dan 21 hari. Penggunaan JR Pass dihitung berdasarkan hari, bukan 24 jam. Jadi, kalau #SGB_Family mendapatkan JR Pass di hari pertama pada pukul 6am, maka masa aktif JR Pass akan habis di hari ke-7 tengah malam, bukan pukul 6am.

Ilustrasi suasana kereta Jepang. Instagram @michael.pixels
Ilustrasi suasana kereta Jepang. Instagram @michael.pixels

Ada dua tipe JR Pass, yaitu JR Pass Ordinary dan JP Pass Green 1st Class (Green Pass). Green Pass memungkinkan wisatawan untuk melakukan perjalanan menggunakan gerbong hijau atau gerbong ramah lingkungan yang merupakan gerbong kelas satu dengan ruang yang lebih leluasa. Selain tersedia handuk panas (oshibori), ada juga minuman yang bisa didapatkan gratis di beberapa rute dan harga terjangkau di rute lainnya.

Gerbong hijau tersedia di semua Shinkansen kecuali Nozomi dan Mizuho, kereta limited express, dan beberapa kereta lokal. Gerbong ini bisa sangat menguntungkan para wisatawan terutama saat bulan sibuk, yaitu Mei, Agustus, dan September. Karena gerbong hijau sendiri biasanya nggak terlalu sibuk dan ada ruang yang lebih luas. Sehingga, ada kesempatan lebih besar untuk mendapatkan tempat duduk saat memesan.

Panduan Memakai Japan Rail Pass
Ilustrasi kereta di Jepang. Instagram @1_2_3_daaa

Peta JR Pass bisa diakses di secara online baik di desktop maupun ponsel. JR Pass bisa diakses untuk semua JR Lines dengan garis berwarna hijau dan Shinkansen dengan garis berwarna biru. Nggak hanya rute JR Pass, juga terdapat mendapatkan informasi stasiun, tarif estimasi perjalanan, sampai menandai stasiun di dalam peta. Terdapat rute untuk kota besar di Jepang, seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka.

Tarif untuk memakai JR Pass, digolongkan menjadi tarif Ordinary dan Green, sesuai dengan gerbong yang akan digunakan. Anak-anak yaitu berumur 6-11 tahun punya tarif berbeda dengan dewasa yaitu berumur 12 tahun ke atas.

Tarif ordinary:

  • 7 hari: 33.610 yen
  • 14 hari: 52.960 yen
  • 21 hari: 66.200 yen

Tarif ordinary:

  • 7 hari: 16.800 yen
  • 14 hari: 26.480 yen
  • 21 hari: 33.100 yen

Tarif green:

  • 7 hari: 44.810 yen
  • 14 hari: 72.310 yen
  • 21 hari: 91.670 yen

Tarif green:

  • 7 hari: 22.400 yen
  • 14 hari: 36.150 yen
  • 21 hari: 45.830 yen

Tarif yang tertera adalah tarif untuk pembelian online di website resmi.

Panduan Memakai Japan Rail Pass
Ilustrasi Japan Rail Pass. Instagram @coulter.travel

Tiket JR Pass bisa dibeli secara online, di kantor penjualan/agen perjalanan di luar Jepang maupun saat di Jepang.

Beli online

Pembelian Pass bisa dilakukan di website yang telah disediakan mulai dari 4am-11.30pm waktu setempat. Nama, email, dan nomor paspor calon pengguna pass akan dibutuhkan dan pembayaran hanya bisa dilakukan dengan kartu kredit. Di website yang sama, bisa pesan kursi untuk Shinkansen dan kereta limited express.

Setelah tiba di Jepang, ambil JR Pass di kantor loket tiket dengan menunjukkan paspor dan orang yang akan berwisata dengan #SGB_Family. JR Pass harus diambil sebelum tanggal aktivasi atau selama waktu yang berlaku.

Beli di kantor penjualan atau agen perjalanan di luar Jepang

#SGB_Family akan mendapatkan Exchange Order setelah membeli di luar Jepang. Exchange Order ini tidak bisa digunakan untuk menggantikan JR Pass, tapi harus ditukar terlebih dulu dengan JR Pass dengan menunjukkan paspor setelah sampai di Jepang. Penukaran bisa dilakukan di kantor penukaran JR Pass.

Setelah mendapatkan Exchange Order, tipe Pass tidak bisa diubah. Jika kehilangan atau JR Pass dicuri, maka tidak bisa melakukan penukaran. Waktu penukaran adalah antara 3 bulan setelah tanggal Exchange Order dibeli.

Beli di kantor tiket Jepang

Pembelian bisa dilakukan di kantor tiket Jepang pada pukul 4.30am-11.30pm waktu setempat dengan menunjukkan paspor. #SGB_Family akan langsung mendapatkan JR Pass. Tarif bisa berbeda dengan pembelian online atau di kantor penjualan/agen perjalanan di luar Jepang.

Ilustrasi orang di kereta Jepang. Photo by Liam Burnett-Blue on Unsplash
Ilustrasi orang di kereta Jepang. Photo by Liam Burnett-Blue on Unsplash

#SGB_Family bisa memakai JR Pass untuk memesan kursi kereta. Setelah mengantongi JR Pass, bisa memesan kursi dengan pergi ke Travel Service Center, Midori-no-maduguchi (kantor tiket), atau kantor penjualan/agen perjalanan. Tunjukkan JR Pass dan akan mendapatkan kursi yang sudah dipesan. Jam operasional kantor tiket dan mesin tiket pemesanan kursi adalah 4am-11.30pm. Kalau membeli JR Pass melalui online, bisa juga memesan kursi di website yang sama.

Cara memesan kursi di mesin tiket pemesanan kursi: Pindai kode QR JR Pass ke mesin atau bisa memasukkan nomor reservasi yang tertulis di JR Pass kemudian masukkan nomor paspor. Tentukan perjalanan, tanggal, waktu, dan kelengkapan lain yang dibutuhkan. Jangan lupa untuk memilih kereta dan fasilitas yang diinginkan. Periksa dan pastikan data yang dimasukkan sudah benar kemudian ambil tiketnya.

Ilustrasi etika naik JR Pass. Photo by Jezael Melgoza on Unsplash
Ilustrasi etika naik JR Pass. Photo by Jezael Melgoza on Unsplash

Ada beberapa etika umum ketika berada di kereta di Jepang. Seperti, tidak boleh makan di kereta jarak pendek, menelepon di area tempat duduk apalagi berbicara dengan suara keras, merokok, membuang sampah sembarangan, sampai memenuhi kereta dengan barang pribadi.

Tersedia kursi khusus orang tua, perempuan hamil, penumpang dengan anak kecil, dan penyandang disabilitas di setiap kereta. #SGB_Family bisa duduk di kursi itu kalau nggak ramai, tapi harus langsung mempersilahkan kalau ada orang yang membutuhkan. Begitu pula untuk laki-laki yang tidak boleh naik kereta gerbong khusus perempuan. Jangan sampai salah ya!

Perlu diingat bahwa jangan biarkan orang lain memakai JR Pass #SGB_Family, karena JR Pass hanya diperuntukkan untuk 1 orang dengan nama tertera di JR Pass. Staf kereta bisa mempertanyakan paspor untuk mengonfirmasi kepemilikan JR Pass. Selain itu, #SGB_Family bisa membuka halaman ini untuk mengetahui aturan kalau akan membawa barang bawaan berukuran besar maksimal 160 cm x 250 cm saat naik Shinkansen Tokaido, Sanyo, atau Kyushu.

Memakai Japan Rail Pass bisa memudahkan turis asing yang ingin berkeliling Jepang dalam jangka waktu tertentu. Mengunjungi destinasi wisata atau pergi ke tempat kuliner terkenal bukan lagi mimpi yang sulit diraih. #SGB_Family bisa intip informasi lainnya dengan mengunjungi Instagram @tokyoguidebook Jadi, udah siap berlibur dan keliling Jepang?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial