fbpx

Bangkok Rencanakan Karantina yang Lebih Pendek, Berapa Lama?

  • September 29, 2020
  • Dibaca 248 kali

Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus Covid-19, salah satunya adalah dengan melakukan karantina 14 hari bagi pendatang yang masuk ke suatu negara. Berita terbaru, Bangkok rencanakan karantina yang lebih pendek. Wah, kira-kira berapa lama dan apa saja syaratnya?

Wat Pho (IG:travelintimenow)

Dilansir dari bangkokpost.com, Bangkok rencanakan karantina ini menjadi tujuh hari saja. Kebijakan baru ini rencananya akan diberlakukan mulai November mendatang jika kedatangan wisatawan gelombang pertama pada bulan Oktober dinyatakan bebas dari infeksi virus Corona.

Setelah rapat kabinet pada Selasa, pemerintah Thailand mengumumkan masalah visa wisatawan khusus (STV) secara lebih terperinci. Visa khusus ini digunakan untuk pengunjung yang berniat melakukan liburan jangka panjang dan masuk ke Thailand mulai 1 Oktober mendatang. Ini akan menjadi kedatangan internasional pertama setelah enam bulan. 

Menteri Pariwisata Thailand telah berupaya akan mengizinkan kedatangan wisatawan internasional ke Thailand pada Oktober mendatang dengan Bangkok sebagai tujuan utama. Oleh karena itu, para operator sektor pariwisata diharapkan untuk segera bersiap dengan rencana pemasarannya. Wah, keadaan membaik sehingga Thailand tanpa turis hingga 2021 tidak benar terjadi. Ini kabar baik, ya.

Misalnya, para operator tur dapat menawarkan paket liburan jangka panjang dengan visa wisatawan khusus (STV). Sementara itu para wisatawan yang berminat bisa segera menghubungi kantor Otoritas Pariwisata Thailand setempat untuk mendapatkan informasi tentang rencana perjalanan menggunakan layanan operator tour Thailand. 

Koh Chang (IG:@patoss)

Jumlah wisatawan asing masih dibatasi dengan dua kelompok pertama sejumlah 300 orang asing. Jika kedua kelompok tersebut dapat menyelesaikan masa karantina selama 14 hari hingga tanggal 15 dan 21 Oktober mendatang tanpa adanya kasus positif, maka kementerian berencana untuk meningkatkan batas jumlah wisatawan per minggunya mulai 1 November mendatang. 

Pembatasan jumlah wisatawan ini dilakukan agar dapat menyesuaikan dengan kapasitas tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan Masyarakat yang menyediakan tes swab. Misalnya, Kantor Kesehatan Masyarakat Provinsi Phuket dapat menyediakan layanan tes swab hingga sebanyak seribu tes per hari. 

Pihak Kementerian juga telah bicara dengan rumah sakit swasta untuk menyediakan personel kesehatan demi mendukung proses tes virus di bandara atau tes alternatif di fasilitas karantina milik negara. Apabila rencana pariwisata ini dapat berjalan lancar, maka kementerian Bangkok rencanakan karantina menjadi tujuh hari saja mulai pertengahan November mendatang.

Ilustrasi Tes Swab Covid-19. Photo by @unitednations on Unsplash
Ilustrasi Tes Swab Covid-19. Photo by @unitednations on Unsplash

Meski Bangkok rencanakan karantina lebih pendek, ada hal lain yang harus diperhatikan. Wisatawan yang akan berkunjung adalah menyediakan semua dokumen yang diperlukan terkait rencana liburan mereka ke kantor konsulat Thailand, termasuk pembayaran untuk fasilitas karantina, akomodasi pasca karantina, tiket pesawat, sertifikat bebas Covid-19 dan asuransi perjalanan dan kesehatan. 

Setelah Menteri Luar Negeri menyetujui semua dokumen, maka pihak kementerian akan mengeluarkan sertifikat kelayakan atau certificate of eligibility (COE) dan STV kepada wisatawan tersebut. Dengan dua dokumen tersebut, barulah wisatawan asing bisa berkunjung ke Thailand.

Bangkok, Thailand (IG:@thetravelinspirer)

Para wisatawan harus melengkapi dua tes swab, satu tes strip, dan satu tes PCR. Jika terdapat lima kasus positif dari 300 wisatawan, maka rencana menyambut wisatawan asing akan tetap berjalan. Meski demikian, pemerintah akan tetap membuat rencana alternatif lainnya untuk mengatasi situasi tersebut. 

Sementara itu, pemerintah Thailand juga diharapkan segera memberikan bantuan kepada para operator pariwisata agar mereka dapat segera bangkit kembali dari krisis panjang ini dan menjadi lebih kuat. Dewan Pariwisata Thailand memperkirakan bahwa jika pariwisata global kembali normal, makan kedatangan internasional ke Thailand akan mencapai 60 juta sehingga dapat menyumbang sebanyak 25% Produk Domestik Bruto pada tahun 2023.

Itulah berita singkat tentang Thailand. Kabar baik jika Bangkok rencanakan karantina yang lebih pendek, bukan? Semoga keadaan benar-benar membaik dan #SGB_Family bisa liburan ke mana saja dengan rasa yang aman. Setuju, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial