fbpx

Benarkah Fase 3 Singapura Akan Segera Diberlakukan? Ini Kata Lawrence Wong!

  • September 24, 2020
  • Dibaca 540 kali

Langkah-langkah pembatasan yang dilakukan Singapura selama ini telah berhasil menekan angka penyebaran virus Covid-19 tetap rendah. Oleh karena itu, Singapura berencana akan kembali membuka dan mengizinkan beberapa kegiatan publik kembali. Apakah ini artinya Fase 3 Singapura akan segera diberlakukan? Baca terus untuk keterangan lebih lanjut, ya.

Pernikahan akan diizinkan (IG:@onethreeonefour_sg)

Berkaca dari penanganan yang diambil oleh negara-negara lainnya, kuncinya adalah tidak membuka pembatasan kegiatan dengan tergesa-gesa dan tetap harus waspada dengan mengutamakan keselamatan publik. Hal ini dilakukan demi mencegah munculnya klaster kasus Covid-19 yang lebih luas. 

Pada Fase 2 Singapura, upacara pernikahan boleh diselenggarakan hanya dengan maksimal 50 orang termasuk pasangan yang menikah tersebut. Karena pembatasan ini, banyak orang harus menunda pernikahan mereka selama pandemi. Namun mengingat pandemi ini nampaknya belum akan segera berhasil, maka menunda pernikahan dirasa tidak efektif dan tentu tidak diinginkan oleh banyak orang. 

Kabar baiknya, mulai 3 Oktober mendatang, pemerintah Singapura mengizinkan resepsi dan upacara pernikahan dengan jumlah tamu sebanyak 100 orang termasuk pasangan dan keluarganya. Meski demikian, peraturan social distancing masih harus diterapkan sehingga resepsi harus dibagi menjadi dua zona dengan masing-masing zona sebanyak 50 orang.

Mulai November, pemerintah juga mengizinkan penyelenggaraan resepsi pernikahan oleh wedding organizer terdaftar di ruang umum HDB seperti dek atau gedung serba guna yang dikelola oleh dewan kota. Apakah ini terdengar seperti Fase 3 Singapura akan diberlakukan?

Masjid Sultan (IG:@teena_wang )

Menteri Kesehatan Gan Kim Yong juga menyebutkan kebutuhan spiritual masyarakat Singapura, terutama pada masa sulit ini. Dengan mempertimbangkan kebutuhan ini serta dengan tetap melakukan praktik physical distancing, maka tempat peribadatan kembali dibuka mulai 3 Oktober mendatang untuk 100 orang umat dalam setiap sesi ibadah. Setiap orang yang beribadah di tempat peribadatan wajib mentaati peraturan protokol kesehatan yang berlaku. 

Menteri Budaya, Komunitas dan Pemuda (MCCY) juga sedang mempertimbangkan batas jumlah umat yang beribadah hingga sebanyak 250 orang. Meski demikian ibadah dilaksanakan dalam 5 zona dengan masing-masing zona terdiri dari 50 orang serta tetap melaksanakan protokol physical distancing secara ketat.

Ilustrasi Tes Swab Covid-19. Photo by @unitednations on Unsplash
Ilustrasi Tes Swab Covid-19. Photo by @unitednations on Unsplash

Sebelum Fase 3 Singapura benar-benar diberlakukan, Menteri Kesehatan Singapura mengungkapkan pentingnya tetap menjaga kasus Covid-19 agar tetap rendah. Terutama setelah pengangkatan berbagai pembatasan kegiatan nantinya. Metode yang diajukan adalah dengan melakukan deteksi dan isolasi sedini mungkin.

Seiring dengan dibukanya kembali bisnis dan berbagai kegiatan sosial di Singapura, pihak pemerintah Singapura telah melakukan tes Covid-19 secara lebih ekstensif. Selain melakukan tes rutin pada sektor konstruksi, perairan, dan proses, dilakukan pula tes sukarela kepada pengemudi taksi dan kendaraan online serta melakukan tes permulaan di toko-toko, pusat pasar jajanan dan cafe, hingga beberapa kelompok personel pengantar makanan.

Dalam dua minggu, lebih dari 10.000 pengemudi taksi dan kendaraan online serta sekitar 750 pemilik toko telah diuji untuk Covid-19 dan semuanya mendapatkan hasil negatif. Ini merupakan kabar baik dan menunjukkan keefektifan langkah pencegahan yang dilakukan Singapura. Selanjutnya tes akan semakin diperluas ke kelompok pemilik toko di daerah lain serta beberapa kelompok lainnya termasuk mahasiswa dan hostel.

Hingga saat ini, kondisi Singapura terkait Covid-19 tetap stabil dengan angka kasus yang rendah. Meski demikian, Menteri Kesehatan Gan Kim Yong meminta masyarakat untuk tetap waspada dan tidak membiarkan virus menyebar dengan mudah. 

Dilansir dari mothership.sg, rencana menuju Fase 3 Singapura diharapkan siap dalam waktu beberapa minggu. Menteri Pendidikan, Lawrence Wong menyatakan bahwa kemajuan ini memungkinkan pemerintah akan segera mengizinkan lebih banyak orang yang berkunjung dan makan di restoran. Bisa jadi boleh lebih dari lima orang.

Wong juga menyampaikan, “Langkah-langkah pembukaan yang progresif ini adalah bagian dari peta jalan menuju Fase 3 dan, seperti yang telah saya katakan sebelumnya, kami akan bekerja melalui jalur potensial menuju Fase 3 dan kami akan membagikannya dengan semua orang ketika kami siap … mungkin dalam sebuah waktu beberapa minggu. “

Seperti yang diketahui, kini kasus baru yang ditemukan di Singapura sudah jauh berkurang. Jika kondisi ini terus dipertahankan, bukan tidak memungkin untuk Fase 3 Singapura dimulai secepatnya. Siapa nih yang udah kangen banget sama Merlion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial