fbpx

5 Pertunjukan Seni di Singapura, dari Opera China sampai Musik Melayu

  • September 16, 2020
  • Dibaca 10 kali
Pertunjukan ballet oleh STD. Instagram @msbern via @singaporedancetheatre

Menjadi melting pot, Singapura dengan latar belakang China, India, dan Melayu mampu menyajikan semua budaya tersebut. Terlihat pada tempat wisata budaya, makanan, dan tentu saja pertunjukan seni. Pencinta art performance, tentu tak ingin melewatkan jenis pertunjukan seni di Singapura mulai dari opera China sampai musik Melayu. Simak ulasan berikut untuk informasi selengkapnya.

Teater Opera China di Singapura. Facebook Chinese Theatre Circle
Teater Opera China di Singapura. Facebook Chinese Theatre Circle

Dahulu pertunjukan opera China biasanya dilakukan di area Chinatown seperti Lai Chun Yuen di Smith Street serta Heng Wai Sun and Heng Seng Peng di Wayang Street atau sekarang dikenal dengan Eu Tong Sen Street. Namun, Lai Chun Yuen sekarang telah menjadi Hotel 1887. Sementara teater Heng Wai Sun and Heng Seng Peng dulu berada di People’s Park Complex.

Tak perlu khawatir, #SGB_Family masih dapat menyaksikan opera China di Singapura. Lokasinya di Chinese Theatre Circle atau CTC di 5 Smith Street. CTC adalah organisasi teater lokal yang melakukan pertunjukan tradisional ini, tepatnya Chinese Opera Tea House dan Sights & Sounds Of Chinese Opera. Biasanya tersedia juga subtitle Bahasa Inggris untuk menjangkau penonton lebih luas lagi.

Chinese Opera Tea House menyediakan Karaoke Singing Concert yang available Selasa-Sabtu pukul 12pm-5pm, Minggu 2pm-6pm. Sementara Sight & Sounds of Chinese Opera tiap Jumat dan Sabtu dengan 2 sesi. Pukul 7pm-9pm dengan harga $40 per orang, termasuk makan malam, teh China spesial, dan dessert. Kemudian pukul 8pm-9pm $25 per orang, termasuk teh China, snack, dan dessert. Informasi lebih update dapat lihat di situs ini.

Chinese Theatre Circle
5 Smith St, Singapore 058919
Outram Park
https://www.esplanade.com

Tari India oleh Apsaras Arts Academy. Facebook Apsaras Arts
Tari India oleh Apsaras Arts Academy. Facebook Apsaras Arts

Terdapat beragam jenis tari India, tapi yang di Singapura adalah bharatanatyam, kathakali, kathak, manipuri, kuchipudi, dan odissi. Menurut roots.sg, tari tersebut melibatkan gerak tubuh, eskpresi, langkah, dan postur tertentu yang berdasar pada tradisi daerah di India. Beberapa tarian bahkan dapat ditemukan di teks suci Hindu atau Natya Shastra.

Tari India mulai dikenal di Singapura sejak awal abad ke-20 baik dalam bentuk teater dan kesenian lainnya. Kini, pertunjukan itu umumnya ditampilkan di festival, pentas produksi, dan diajarkan pada sekolah dan kelompok seni. 

Organisasi seni India di Singapura adalah Singapore Indian Fine Arts, Nrityalaya Aesthetics Society, Apsaras Arts Academy, dan Temple of Fine Arts. Mereka mengajar dan mempromosikan bentuk tarian India di Singapura. Tak jarang pula mengadakan showcase tari India yang dapat ditonton umum, salah satunya Apsaras Arts Academy.

Selain itu, tari India juga biasa ditampilkan di Esplanade. Pertunjukan terbaru bertajuk Dance India Showcase 2020: Natya Lahari yang tersedia online sampai 11 Oktober 2020 pukul 7pm. Tak dipungut biaya alias gratis, #SGB_Family bisa tonton di sini.

Pertunjukan ballet oleh STD. Instagram @msbern via @singaporedancetheatre
Pertunjukan ballet oleh STD. Instagram @msbern via @singaporedancetheatre

Bukan hanya pengaruh China, India, dan Melayu terdapat pula pertunjukan seni pengaruh dari dunia western yaitu ballet. Berawal pada 1987 oleh Goh Soo Khim dan Anthony Then yang mendirikan Singapore Dance Theatre (SDT). Awalnya SDT sebagai grup balet di bawah National Dance Company pada 1984, seperti dikutip dari eresources.nlb.gov.sg

Pertunjukan ballet dapat #SGB_Family nikmati di Singapore Dance Theatre yang berlokasi di area Bugis+. Jadwalnya dapat dilihat di situs resmi Singapore Dance Theatre. Tempat ini juga mengajarkan kelas ballet yang dapat diikuti mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

Pertunjukan balet terdekat kerja sama SDT dan Esplanade bertajuk From Here On 2020 yang dilaksanakan 23 September 2020. Sesi pertama pukul 3pm dan sesi kedua 7.30pm dengan maksimal kapasitas 50 orang, kedua sesi diselenggarakan di Esplanade. Harga tiket berkonsep donasi. Informasi selengkapnya cek di sini.

Ilustrasi pertunjukan wayang boneka. Instagram @studiolengx
Ilustrasi pertunjukan wayang boneka. Instagram @studiolengx

Menurut roots.sg, wayang boneka atau dikenal juga sebagai teater boneka biasanya punya dialog dengan dialek Tionghoa yang begitu kental. Bergantung pada daerah asal, dalang, maupun penontonnya. Pertunjukan seni ini diperkenalkan oleh imigran Tionghoa di Singapura.

Sebenarnya, wayang boneka ini ditujukan untuk dewa. Boneka merupakan objek yang digunakan dalam upacara pemakaman sejak zaman Dinasti Zhou. Biasanya dalang wayang diundang untuk melakukan pertunjukan di kuil sebagai bentuk hiburan bagi dewa karena dewa telah memberikan berkah dan perlindungan.

Namun, dewasa ini pertunjukan wayang boneka tak selamanya religius. Terkadang dipentaskan untuk menjaga kesenian tetap langgeng dan nyambung dengan penonton yang lebih luas dari beragam latar belakang budaya. Terdapat banyak jenis wayang boneka salah satunya Henghua string puppetry. Sin Hoe Ping adalah kelompok wayang boneka yang cukup populer di Singapura.

Ilustrasi pertunjukan seni musik Melayu. Instagram @stanley_chee
Ilustrasi pertunjukan seni musik Melayu. Instagram @stanley_chee

Melayu tradisional adalah genre musik dengan beragam jenis di antaranya asli (tradisional), ronggeng, inang dan joget (biasanya diiringi tarian banyak orang), dondang sayang (nyanyian kasih sayang), keroncong, zapin (musik yang diiringi tarian zapin) dan ghazal (biasanya bertema romansa yang dinyanyikan dalam syair puitis). 

Mengutip roots.sg, ciri khas musik tradisional Melayu adalah cengkok dan grenek-grenek atau tanda getar dalam komposisi musiknya. Musik Melayu telah dipengaruhi berbagai budaya seperti musik Hindustan, Arab, Tionghoa, Jawa, dan Portugis. Melebur ke dalam musik Melayu itu sendiri.

Pemain musik Melayu di Singapura biasanya menyatukan genre, karena konteks dan komunitas tertentu untuk konsumsi musik tradisional di negara ini. Pertunjukan musik Melayu atau orkestra musik Melayu dapat #SGB_Family saksikan di Esplanade.

Untuk saat ini ada Aslirama – A Cross-Cultural Melting Pot of Malay Music dan Orkestra Melayu Singapura Keroncong Ensemble yang dilaksanakan online sampai 7 Oktober 2020 pukul 12pm. Tonton melalui link ini untuk Aslirama dan Orkestra Melayu Singapura Keroncong Ensemble di sini.

Esplanade - Theatres on the Bay
1 Esplanade Dr, Singapore 038981
Esplanade
https://www.esplanade.com

Bukan hanya musik Melayu, pertunjukan seni lain di Singapura pun dapat #SGB_Family saksikan di Esplanade termasuk tari India, ballet, dan opera China. Situs resmi Esplanade selalu mengupdate jadwal pertunjukan yang diselenggarakan, termasuk jadwal dan tiket. Udah pernah nonton pertunjukan seni apa di Singapura?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×