fbpx

Cara Membuat Visa Berobat di Singapura, Catat Ya!

  • August 31, 2020
  • Dibaca 404 kali
Ilustrasi seseorang sedang duduk di bandara. Photo by Anna Shvets on Pexels

Singapura merupakan tujuan medical tourism. Warga Indonesia pun tak sedikit yang berobat di Negeri Singa. Short-term visit pass adalah surat izin berkunjung yang harus dibuat kalau ingin ke Singapura dalam jangka waktu pendek untuk berwisata, berobat, maupun social visit lainnya seperti mengunjungi suami/istri atau anak. Gimana cara membuat visa untuk berobat di Singapura? Yuk, simak artikel berikut ini.

SGB Merchandise

Visa Berobat di Singapura
Ilustrasi Immigration and Checkpoints Authority (ICA) di Changi Airport. Instagram @mhasingapore

Berkunjung ke Singapura sebagai traveler, dibutuhkan visa turis atau visa kunjungan bagi beberapa negara yang daftarnya dapat dilihat di sini. Tapi di entry point Singapura, #SGB_Family harus melewati ICA (Immigration and Checkpoints Authority). ICA akan memutuskan apakah #SGB_Family berhak masuk ke Singapura atau tidak. 


Kalau diizinkan, pengunjung akan mendapatkan short-term visit pass alias surat izin kunjungan jangka pendek. Bisa disimpulkan, visa turis bukanlah jaminan pengunjung bisa masuk ke Singapura, seperti disadur dari visaguide.world. Memasuki entry point Singapura, siapkan dokumen berikut sebagai syarat mendapatkan short-term visit pass:

  • Visa kunjungan ke Singapura
  • Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan sebelum masa berlaku habis
  • Biaya yang cukup selama tinggal di Singapura. Tidak disebutkan totalnya, tetapi rata-rata $100 per hari. Kartu kredit jadi bukti untuk syarat satu ini.
  • Tiket pulang
  • Kartu disembarkasi/embarkasi (DE)
  • Formulir aplikasi visa

Dokumen di atas akan diterima oleh ICA untuk direview apakah pemohon bisa masuk Singapura atau tidak.

Ilustrasi cara mengisi DE card Singapura. Instagram @masa141419
Ilustrasi cara mengisi DE card Singapura. Instagram @masa141419

Sebelum masuk ke Singapura, #SGB_Family harus mengisi arrival card yang menggantikan kartu disembarkasi/embarkasi (DE). Setelah itu, kalau diperlukan mengajukan visa masuk maka dapat dilakukan via situs resmi ICA atau secara langsung di Singapore overseas mission (kantor kedutaan atau konsulat jenderal) terdekat. 

Berdasarkan mfa.gov.sg, terdapat 3 Singapore overseas mission di Indonesia yaitu Kantor Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia di Jakarta serta Kantor Konsulat Jenderal Singapura untuk Indonesia di Batam dan Medan. Kemudian berikut proses pengajuan visa sampai terbitnya short-term visit pass:

  • Kalau mendapatkan e-Visa Singapura, bisa segera dicetak dan dapat izin masuk ke Singapura.
  • Di entry point Singapura, petugas ICA akan memeriksa kelayakan persyaratan. Mereka bisa menerima atau menolak masuk.
  • Begitu diizinkan, ICA akan memberikan short-term visit pass yang berisi jumlah izin tinggal biasanya antara 14-30 hari.

Ilustrasi paspor. Photo by Convertkit on Unsplash
Ilustrasi paspor. Photo by Convertkit on Unsplash

Berobat ke Singapura, #SGB_Family perlu menyiapkan beberapa hal. Di antaranya surat rujukan dari rumah sakit atau dokter di Indonesia yang berisi kondisi kesehatan terkini, riwayat penyakit, obat yang biasa dikonsumsi, dan informasi terkait kesehatan pasien lainnya. Bawa juga hasil rontgen, USG, MRI, dan tes darah. Sehingga ketika tiba di Singapura, dokter tak perlu mengulang tes yang sama.

Selain itu, siapkan dokumen pribadi seperti paspor dan tiket perjalanan. Tips berobat di Singapura yang tak kalah penting adalah memilih rumah sakit dan dokter yang sesuai kebutuhan, serta menentukan tempat tinggal bagi pendamping.

Visa Berobat di Singapura
Ilustrasi seseorang sedang duduk di bandara. Photo by Anna Shvets on Pexels

Tak menutup kemungkinan dibutuhkan waktu berobat lebih dari 30 hari di Singapura, sedangkan izin tinggal short-term visit pass maksimal 30 hari. Menurut ica.gov.sg, #SGB_Family dapat mengajukan perpanjangan izin tinggal dengan syarat sebagai berikut:

  • Berencana tinggal tidak lebih dari 89 hari setelah tanggal masuk ke Singapura
  • Masa berlaku short-term visit pass minimal masih satu hari kerja, tidak termasuk akhir pekan dan libur nasional
  • Tidak kembali ke Singapura dalam jangka waktu 5 hari setelah short-term visit pass perpanjangan berakhir
  • Sponsor warga lokal (WN atau PR Singapura) untuk warga dari negara tertentu, daftarnya dapat dilihat di sini

Selain itu, siapkan juga dokumen berikut sebelum mengisi izin perpanjangan melalui e-Services di situs ICA:

  • Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan
  • Fotokopi halaman data diri paspor
  • Visit pass yang masih berlaku
  • Kartu disembarkasi/embarkasi (DE)
  • Kartu kredit atau kartu debit untuk nantinya membayar biaya perpanjangan sebesar $40
  • Mengisi formulir “Form V75” yang ditandatangani oleh dokter Singapura yang juga berisi detail kondisi kesehatan dan waktu perpanjangan yang dibutuhkan.

Seperti itulah cara membuat visa untuk berobat di Singapura, mulai dari proses membuat visa sampai diterbitkannya short-term visit pass. #SGB_Family pernah mempunyai pengalaman terkait visa berobat di Singapura?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial