fbpx

Sudah Kangen Singapura? Ini Update untuk Bekal Liburanmu Selanjutnya!

  • August 29, 2020
  • Dibaca 4 kali

Seperti yang diketahui, Singapura termasuk salah satu destinasi favorit para wisatawan dari Indonesia. Bahkan pada tahun 2019 lalu, jumlah turis Indonesia yang ke Singapura mencapai lebih dari 3 juta turis. Angka ini terbanyak kedua setelah wisatawan dari Tiongkok dan meningkat tiga persen dari tahun sebelumnya. Kangen Singapura banget? Baca ini untuk bekal liburanmu selanjutnya!

SGB Merchandise

Merlion Singapore (IG:IG: daisybunch)

Meningkatnya jumlah turis ke Indonesia juga didukung oleh banyaknya penerbangan langsung ke Singapura dari kota-kota di Indonesia. Tempat wisata Singapura yang banyak dituju adalah Gardens by the Bay, Sentosa Island, Orchard Road dan lain-lain. Kawasan wisata lain seperti Kampong Glam dan Haji Lane pun mulai banyak digemari. 

Singapore (Photo by Victor He on Unsplash)

Tahun 2020 seperti mimpi buruk. Hampir seluruh negara di dunia harus berperang melawan Coronavirus, termasuk Singapura. Penyebarannya cukup cepat. Angka kasus positif Covid-19 di Singapura terus meningkat. Karenanya, pemerintah memutuskan untuk memberlakukan Circuit Breaker mulai 7 April 2020 yang berakhir setelah hampir dua bulan lamanya. 

Saat Circuit Breaker (karantina sementara), seluruh sekolah, tempat ibadah, perkantoran yang tidak esensial ditutup, termasuk pusat perbelanjaan ditutup. Selain dengan kepentingan sangat mendesak, seperti berobat, warga Singapura tidak diizinkan keluar rumah. 

Setelah berbagai usaha pengendalian pandemi, akhirnya Fase 2 Singapura dimulai pada tanggal 18 Juni 2020. Pada fase ini, banyak perkantoran mulai beroperasi. Hotel dan restoran juga bisa dikunjungi. Warga Singapura juga bisa liburan namun tetap bertanggungjawab sosial di tempat wisata Singapura. 

Kangen Singapura: Garden by the Bay (IG:singyeeyeow)

Warga Singapura sudah mulai keluar rumah. Jogging, menikmati makan di luar, berkunjung ke tempat wisata. Namun ada beberapa hal yang wajib dilakukan agar tetap aman meski beraktifitas di luar rumah. Di antaranya adalah: 

  • Mengenakan masker. Bahkan saat berada di restoran atau kafe. Masker hanya dibuka saat makan. Jika tidak menggunakan masker, hati-hati kena denda hingga $300.
  • Menjaga jarak, paling tidak satu meter dari orang lain.
  • Jika berkumpul, tidak lebih dari lima orang.
  • Ada baiknya selalu siap new normal starter pack (masker cadangan, hand sanitizer, dan lain-lain).
  • Jika tidak ada kepentingan, lebih baik tetap di rumah saja.

Jewel Changi – SGClean (IG:jewelchangiairport)

Tidak bisa dipungkiri, wabah ini menghantam banyak lini bisnis. Dari food and beverage, hingga pariwisata. Warga Singapura pun merasa takut dan tidak aman karena virus memang menyebar dengan mudah. Karenanya, pada Februari 2020, NEA Singapura mengadakan kampanye SGClean diluncurkan untuk meningkatkan standar kebersihan publik di tengah wabah Covid-19 dan menjadikannya new normal.

Kampanye ini bertujuan untuk mengumpulkan para tokoh dan anggota masyarakat untuk mengadopsi kebiasaan pribadi yang baik dan bertanggung jawab sosial, untuk meningkatkan standar higienis dan kebersihan publik di Singapura, juga menjaga kesehatan masyarakat. 

Komponen penting dari kampanye SGClean adalah tanda kualitas SGClean, indikator sanitasi dan kebersihan berbasis tempat. Untuk mendapatkan tanda ini, organisasi harus berkomitmen pada daftar periksa sanitasi dan kebersihan khusus sektor. 

Jika #SGB_Family ingin berlibur bersama keluarga, pilihlah hotel, tempat wisata, juga restoran yang memiliki stiker SGClean sebagai tanda bahwa tempat tersebut sudah lolos uji dan mengikuti standar kebersihan yang diberlakukan. Kangen Singapura pun harus tetap aman dan bertanggungjawab, ya.

SafeEntry (IG:@gov.sg)

Salah satu cara untuk menekan jumlah penyebaran adalah meminimalisir kontak dengan orang lain. Tempat wisata di Singapura menerapkan sistem check-in via SafeEntry untuk masuk ke gerbang utama, maupun setiap atraksi di dalam area wisata. 

SafeEntry merupakan sistem check-in digital di Singapura yang mencatat NRIC?FINS dan nomor handphone pengunjung. Ada tiga cara untuk check-in dengan SafeEntry: 

  1. Scan kode QR: pakai aplikasi SingPass mobile, TraceTogether, atau kamera handphone untuk memindai kode QR yang dimaksud.
  2. Scan ID card: menunjukkan barcode kartu identitas seperti NRIC, kartu Passion, kartu Pioneer Generation, kartu Merdeka Generation, SIM, kartu Transitlink, student pass, work permit, aplikasi SingPass Mobile, TraceTogether. Nantinya akan di-scan oleh petugas.
  3. Pilih dari daftar lokasi terdekat: buka aplikasi SingPass Mobile, pilih lokasi, lalu check-in.

Untuk masuk ke tempat wisata, #SGB_Family diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak, juga menjaga kebersihan dengan sering-sering mencuci tangan. Tempat wisata Singapura yang buka juga hanya memperbolehkan masuk 25% dari pengunjung biasanya. 

Kangen Singapura? Tenang aja, #SGB_Family masih tetap bisa menikmati keindahan beberapa tempat wisata Singapura dan tetap aman. Caranya adalah dengan virtual tour. #SGB_Family akan diajak menjelajah berbagai atraksi keren di Singapura tanpa harus meninggalkan rumah. 

Kangen Singapura: National Gallery Singapore (Photo by Matt Briney on Unsplash)

Sudah kangen sama koleksi National Gallery Singapore? #SGB_Family bisa klik di sini dan jelajah setiap koleksinya dari rumah. Kamu juga bisa kangen-kangenan sama Garden by the Bay di sini. Bisa juga nih jelajah Singapore Zoo dan River Safari di sini.

Rasanya, semua juga #KangenSingapura, nih. Namun, kesehatan adalah yang utama untuk saat ini. Singapura akan selalu menantimu dan #SGB_Family bisa kembali #VisitSingapore saat semua sudah lebih aman. Siap-siap liburan dengan tenang? Saatnya impian menjadi nyata. Yuk, kemana dulu, nih?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×