fbpx

Pakai Sepeda di Singapura? Pahami Aturan dan Cara Sewanya

  • August 28, 2020
  • Dibaca 9 kali

Sepeda menjadi salah satu alternatif kendaraan ramah lingkungan dan cenderung murah di kantong. Namun, sebelum memutuskan untuk pakai sepeda untuk keliling Singapura, ada baiknya ketahui dulu aturan pemakaiannya. Artikel di bawah ini juga mengulas cara menyewa sepeda di perusahaan sharing bike di Singapura. Siap jelajah Singapura sambil gowes?

SGB Merchandise

Ilustrasi pesepeda mengenakan helm saat mengemudi sepeda. Photo by Roman Koester on Unsplash
Ilustrasi pesepeda mengenakan helm saat mengemudi sepeda. Photo by Roman Koester on Unsplash

Selama menggunakan sepeda, #SGB_Family sebaiknya mematuhi peraturan seperti tertera pada lta.gov.sg. Berikut aturannya:

  • Nggak menggunakan handphone saat berkendara, kalau melanggar akan didenda sampai $1.000 atau penjara 3 bulan.
  • Nggak melakukan modifikasi ilegal, pelanggar didenda sampai $20.000 atau penjara 24 bulan.
  • Turun dari sepeda kalau melewati jalan bertanda “No Riding”
  • Beri jalan kepada pejalan kaki
  • Turunkan kecepatan ketika bersepeda di antara pengendara atau pejalan kaki lain
  • Pelankan sepeda saat akan mendekati halte bus dan atau persimpangan jalan
  • Beri tanda kalau mau menyalip.
  • Tetap berada di sebelah kiri jalur, kecuali mau menyalip
  • Turun dari sepeda saat berada di area padat orang

Sementara itu, kalau mengendarai sepeda di jalan raya, patuhi juga aturan ini:

  • Patuhi rambu lalu lintas dan bersepeda searah dengan arus lalu lintas, jangan melawan arus.
  • Pakai helm
  • Bersepeda dalam satu baris di jalan satu jalur dan selama jam operasional jalur bus.
  • Hidupkan lampu ketika keadaan gelap

Ilustrasi tempat parkir khusus sepeda. Photo by Christin Hume on Unsplash
Ilustrasi tempat parkir khusus sepeda. Photo by Christin Hume on Unsplash

Terdapat beberapa aplikasi penyewaan sepeda di Singapura salah satunya SG Bike dan ada juga spot penyewaan langsung seperti di Punggol, Sentosa, dan lainnya. Mau sewa via aplikasi? Caranya kira-kira begini, dilansir dari sgbike.com.sg/:

  • Unduh aplikasi
  • Bikin akun
  • Masukkan kartu kredit atau debit
  • Pilih sepeda dan waktu berkendara
  • Ketuk “Unlock” dan scan kode QR yang biasanya ada di bagian kunci atau pegangan sepeda.
  • Gunakan sepeda

#SGB_Family nggak perlu menyerahkan uang deposit untuk sewa sepeda melalui aplikasi SG Bike. Biaya sewa $1 tiap 30 menit pertama penggunaan, lalu ditambah $0,03 tiap menit selanjutnya. Misalnya pinjam sepeda selama 5 menit bayar $1, pinjam 30 menit juga bayar $1, dan bayar $1,15 untuk sewa selama 35 menit.

Setelah selesai pakai sepeda keliling Singapura, kembalikan ke tempat parkir yang dapat dicek di aplikasi, kemudian kunci sepeda. Buka aplikasi dan pilih untuk mengakhiri trip, sekaligus scan kode QR yang ada di tempat parkir. Menurut lta.gov.sg, penyewa sepeda mungkin akan didenda sekitar $5 oleh perusahaan sewa kalau nggak memarkir dengan benar atau nggak scan kode QR tempat parkir. Gagal 3 kali, maka akan dilarang menggunakan layanan sepeda bersama selama 1 bulan.

Pakai sepeda di Singapura
Ilustrasi jalur sepeda. Instagram @baeyyamkeng

Sebaiknya #SGB_Family mengendarai sepeda di jalur khusus sepeda dan park connector network (PCN). Nggak perlu bingung, karena kedua jalur tersebut udah ada tandanya. Jalur khusus sepeda tandanya berupa ilustrasi sepeda, sedangkan park connector network diberi tulisan PCN di atas jalurnya. Walaupun ada jalur sendiri, tapi harus tetap berada di kecepatan maksimal 25 km/jam. Nggak boleh lebih, ya.

Nah, pengedara sepeda juga bisa melalui jalur pejalan kaki dan jalan raya dengan batas kecepatan 10 km/jam. Selain itu, harus pakai helm saat di jalan raya. #SGB_Team sarankan menggunakan perlengkapan lain seperti pelindung siku dan lutut.

Sekarang ini, udah banyak area ramah pesepeda sekitar 440 kilometer yang tersebar di penjuru Singapura, seperti dikutip dari mothership.sg. Bahkan Land Transport Authority (LTA) akan membangun jalur khusus sepeda di semua kawasan HBD (public housing). Sehingga nantinya 8 dari 10 penghuni HBD dapat mengakses jalur khusus sepeda dan jaringan bersepeda sekitar 250 meter dari tempat tinggal mereka.

Berdasarkan mot.gov.sg, tempat parkir sepeda akan tersedia, bekerja sama dengan pengembang perumahan dan komersial di Singapore Sports Hub serta di Marina Bay dan Jurong Lake District. Tampines, Pasir Ris, Yishun, dan Punggol adalah kota ramah pesepeda yang dikembangkan, seperti disadur dari 99.co.

Pakai sepeda di Singapura
Ilustrasi deretan sepeda untuk disewakan. Instagram @ltasg

Jalur sepeda di tempat wisata di Singapura adalah Southern Ridges Loop, Eastern Coastal Loop, Northern Eastern Riverine Loop, Central Urban Loop, Northern Explorer Loop, dan Western Adventure Loop, seperti mengutip visitsingapore.com. Di masing-masing jalur tersebut, #SGB_Family dapat menikmati serunya liburan. Spot wisatanya berikut ini:

  • Southern Ridges Loop:  Mount Faber Park, Telok Blangah Hill, dan Henderson Waves
  • Eastern Coastal Loop: East Coast Park, Marina Bay, dan Changi Beach Park
  • Northern Eastern Riverine Loop: Punggol Park,  Punggol Waterway Park, dan Punggol Waterway Mall
  • Central Urban Loop: Toa Payoh Town Park, Whampoa, dan Kallang Park
  • Northern Explorer Loop: Lower Seletar Reservoir Park, Admiralty Park, dan Woodlands Waterfront
  • Western Adventure Loop: Choa Chu Kang Park dan Jurong Lake Gardens

Aturan dan cara sewa di atas bisa jadi bekal sebelum memutuskan pakai sepeda di Singapura, baik itu punya sendiri atau menyewa. #SGB_Family lebih suka pakai kendaraan apa untuk bepergian?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×