fbpx
Topik / Artikel
Berita Terbaru August 27, 2020

Turis Korea Selatan Wajib Karantina di Singapura, Baca Keterangannya!

Bagikan

Fase 2, Singapura mulai membuka perbatasan untuk negara-negara tertentu. Terbaru, ada tambahan negara yang diterima Singpura, yaitu Brunei dan New Zealand. Selain itu, kini Singapura mengeluarkan peraturan baru terkait pengunjung dari Negeri Gingseng. Turis Korea Selatan wajib karantina. Seperti apa berita detailnya? Baca terus, ya.

Turis Korea Selatan wajib Karantina (unsplash)

Dilansir dari straitstimes.com, pada hari Rabu 26 Agustus, Menteri Kesehatan Singapura mengumumkan bahwa turis Korea Selatan harus menjalani karantina 14 hari di fasilitas yang disediakan. Selain itu, mereka juga harus menjalani tes Covid-19 sebelum akhir masa karantina yang telah ditetapkan. Peraturan ini berlaku mulai 29 Agustus mendatang.

Sebelumnya, aturan karantina ini sudah dilonggarkan sehingga bisa dilakukan di rumah masing-masing. Peraturan tersebut berlaku untuk pengunjung yang datang dari beberapa negara dan daerah yang dianggap berisiko rendah termasuk Korea Selatan sejak 18 Juni lalu.

Turis Korea Selatan wajib karantina di Singapura (StockSnap on Pixabay)

Peraturan ini berubah menyusul berita meningkatnya angka kasus Covid-19 di Korea Selatan. Kasus-kasus baru ini muncul dari beberapa kluster infeksi Covid-19 di kantor-kantor setelah sebelumnya terjadi penyebaran di tempat ibadah. Bahkan para pihak berwenang di Korea telah memperingatkan kemungkinan penyebaran wabah yang meluas di Korea.

New Zealan (unsplash)

Sementara itu, peraturan yang berbeda berlaku bagi para pengunjung dari Brunei dan Selandia Baru. Pengunjung yang masuk dari dua negara tersebut diwajibkan selalu menggunakan aplikasi TraceTogether selama dan 14 hari setelah meninggalkan Singapura.

Aplikasi ini berfungsi untuk mempermudah pelacakan kontak apabila pengunjung ternyata terbukti positif Covid-19 selama mereka berada di dan dalam jangka dua minggu keberangkatan dari Singapura. Apabila mereka positif dalam periode ini, maka mereka diwajibkan mengupload data yang tersimpan di aplikasi ke Menteri Kesehatan.

Pada hari Selasa 25 Agustus lalu, Singapura mengumumkan keputusannya untuk membuka perbatasan bagi pengunjung dari Brunei dan Selandia Baru. Bahkan, pengunjung dari kedua negara tersebut tidak perlu menjalani periode karantina dan hanya perlu melakukan tes Covid-19 setibanya di Singapura.

Berbeda dengan turis Korea Selatan yang wajib karantina, traveler Brunei tidak perlu melakukan karantina mandiri, pemerintah Singapura tetap menetapkan beberapa peraturan bagi pengunjung dari kedua negara tersebut. Misalnya, pengunjung dapat mendaftar air travel pass (ATP) secara online mulai 1 September jika akan memasuki negara tersebut pada atau setelah 8 September mendatang.

Pendaftaran ini juga tidak bisa dilakukan mendadak, melainkan harus ilakukan antara 7 hingga 30 hari sebelum tanggal kedatangan pengunjung. Surat izin ini akan membantu pihak berwenang Singapura untuk menguhubngi pengunjung jika nantinya ada perubahan peraturan kesehatan dan di perbatasan. Selain itu, peraturan ini juga membantu mengatur jumlah pendatang yang masuk ke Singapura.

Brunei Darussalam (IG:royalbruneiair)

Selain diwajibkan mengantongi izin ATP, para pengunjung juga setidaknya harus berada di Brunei atau Selania Baru selama 14 hari sebelum terbang ke Singapura melalui penerbangan langsung tanpa transit. 

Setibanya di Singapura, para pengunjung juga harus menggunakan layanan transportasi pribadi, taksi atau menggunakan mobil sewa pribadi untuk menjemput dari bandara ke akomodasi yang sudah dilaporkan sebelumnya. Langkah tersebut tentunya juga dilakukan setelah melakukan berbagai tes reaksi berantai polymerase Covid-19 di bandara.

Di Singapura, mereka harus tetap terioslasi di akomodasi tersebut sampai hasil tes keluar dalam 48 jam. Bagitu tes ternyata dinyatakan negatif, maka pengunjung bebas beraktifitas di Singapura.

Demi kemudahan proses ini, pengunjung juga diharapkan untuk memesan terlebih dahulu dan membayar sebesar $300 secara online untuk biaya tes Covid-19. Selain itu, pengunjung juga harus mengunjungi situs Singapore Hotel Association untuk mencari daftar hotel yang menyediakan akomodasi. Dengan cara ini, diharapkan penerbangan udara Singapura kembali bangkit namun dengan tetap meminimalisir kemungkinan penyebaran virus Covid-19.

Itulah update singkat, dari turis Korea Selatan wajib karantina jika berkunjung ke Singapura, hingga peraturan bagi traveler dari Brunei Darussalam dan New Zealand. Semoga turis Indonesia juga segera diizinkan masuk, ya. Siapa nih yang kangen Singapura?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru

Populer

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×