fbpx

5 Fakta Bahasa Singlish, Yuk Praktek Jadi Lokal Singapura

  • August 18, 2020
  • Dibaca 10 kali

Singapura punya bahasa khas yang unik bernama Singlish. Kalau pergi ke Negeri Singa, #SGB_Family bakal mendengar kalimat yang mungkin terdengar asing. Tapi kalau udah tahu cara ngomongnya, akan terdengar familier. Singlish biasanya dipakai pada kesempatan kasual. Kepoin fakta bahasa Singlish yang dikutip dari nowboarding.changiairport.com berikut.

SGB Merchandise

Ilustrasi orang Singapura dari beragam latar belakang budaya. Photo by Carson Arias on Unsplash
Ilustrasi orang Singapura dari beragam latar belakang budaya. Photo by Carson Arias on Unsplash

Singlish adalah bahasa khas yang pertama kali muncul pada 1965, setelah kemerdekaan Singapura. Bahasa nasional Singapura adalah Inggris yang dipakai pada forum dan kesempatan formal seperti institusi pemerintah dan sekolah. Namun kalau #SGB_Family berada di Singapura, maka akan mendengar orang-orang berbicara menggunakan Singlish. Bahasa lokal yang unik ini digunakan pada kesempatan informal atau kasual.

Singlish menggambarkan keberagaman latar belakang budaya dan macam-macam asal imigran di Singapura. Orang sering menyebut Singlish ini merupakan rojak yang menggambarkan keberagaman Singapura, seperti isi rojak yang beragam seperti buah dan sayuran. Bahasa Melayu, tamil, China dialek Hokkien dan Kanton menjadi satu dalam Singlish.

singlish singapura
Ilustrasi orang sedang belanja. Photo by Lily Banse on Unsplash

Bukan sekadar dipakai sebagai bahasa sehari-hari, rupanya setidaknya 19 kata Singlish masuk dalam Oxford English Dictionary. Kata-kata tersebut juga diakui karena keunikannya dan dipelajari di sejumlah universitas di Boston sampai Jerman. Melansir public.oed.com, 19 kata tersebut adalah:

  1. ang moh
  2. blur 
  3. char siu
  4. chilli crab
  5. Chinese helicopter
  6. hawker centre
  7. HDB
  8. killer litter
  9. lepak
  10. lepak
  11. lepaking
  12. shiok
  13. sabo
  14. sabo
  15. sabo king
  16. sotong
  17. teh tarik
  18. wah
  19. wet market

Ilustrasi merlion di Singapura. Photo by Jason Goh on Pixabay
Ilustrasi merlion di Singapura. Photo by Jason Goh on Pixabay

Orang Singapura terkenal suka akan efisiensi, tercermin pula pada penggunaan Singlish. Bahasa lokal ini terdiri dari singkatan beberapa kata dan atau kalimat yang mengandung banyak makna dan ide. Bisa dibilang Singlish ini bertolak belakang dengan aturan grammar Bahasa Inggris yang biasa kita kenal.

Selain singkatan lebih dari satu kata, Singlish juga menggunakan perumpamaan dan metafora yang humoris dan penuh warna. Contoh Singlish yang menggunakan perumpamaan adalah kancheong, artinya gelisah. Pada istilah ini terdapat kata laba-laba karena binatang ini sering kali terlihat terburu-buru akibat panik.

Ada juga merlion, patung setengah singa setengah ikan yang biasanya menyembur air dari mulutnya. Nah, istilah ini digunakan untuk menggambarkan minum alkohol berlebihan. Pemandangan ini bisa dilihat di Clarke Quay, beragam tempat minum yang terletak di pinggir Sungai Singapura, terutama selama musim perayaan. 

singlish singapura
Ilustrasi hawker centre atau pusat kuliner murah di Singapura. Photo by Ethan Hu on Unsplash

Kalau mau ngomong Singlish, pastikan ketahui 4 hal penting. Di antaranya singkat kata dan kalimat, ulangi kata untuk menekankan maksud, nggak usah ragu untuk pakai Singlish, dan pahami bahwa kata akhiran pada kalimat yang sama bisa punya beragam makna. Lebih lengkapnya, seperti ini:

  • Singkat kata dan kalimat: orang Singapura suka hal yang efisien, jadi kalimat biasanya dipotong dan beberapa kata digabungkan menjadi satu.
  • Ulang untuk penekanan: cara ini mungkin dipengaruhi oleh ciri khas tata bahasa Melayu yang menggandakan kata untuk menonjolkan sesuatu yang penting atau membentuk kata jamak.
  • Jangan ragu pakai Singlish: orang Singapura mengadopsi kata Bahasa Inggris dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lain, jadi jangan takut untuk kapo (mencuri) kata-kata itu dan mengubah artinya. Misalnya, kata whack yang saat digunakan di Singapura berarti makan dengan sepenuh hati atau melakukan sesuatu dengan sembrono.
  • Kata pada akhir kalimat: Singlish memiliki berbagai kata ciptaan yang nggak berarti apa-apa. Tapi kalau mengubah nada ucapan di akhir kalimat, maka arti kalimat bisa sedikit berbeda.

Contoh makna akhiran kata pada kalimat yang sama:

  • I don’t have lah = Aku benar-benar nggak punya (suatu benda)
  • I don’t have leh = Aku nggak punya (suatu benda) karena suatu alasan tertentu
  • I don’t have liao = Aku dulu punya (suatu benda) tapi sekarang nggak punya

Ilustrasi meja di tempat makan. Photo by L YS on Unsplash
Ilustrasi meja di tempat makan. Photo by L YS on Unsplash

#SGB_Family bisa pakai Singlish pada kesempatan kasual seperti makan, belanja, maupun di stasiun MRT. Sebagai langkah awal, bisa gunakan kata Singlish yang umum.

Di food court atau hawker centre:

  • Makan ketika #SGB_Family ingin ajak teman makan bareng. Katakan “Let’s go makan.”
  • Chope artinya reservasi, dipakai untuk memberitahu teman makan bahwa #SGB_Family udah booking meja. Katakan “I chope table already.”
  • Tabao, dikatakan ketika pesan take away atau bungkus makanan sisa saat berada di hawker centre. Katakan “Uncle/aunti, can tabao mu order?”
  • Shiok alias mengagumkan, gunakan untuk mengungkapkan betapa lezatnya makanan. Katakan “This chilli crab damn shiok.”

Ketika belanja:

  • Katakan “Got discount not?” atau “can cheaper?”, gunakan saat menawar harga.
  • Katakan “How much?”, untuk tanya harga.

Di MRT:

  • Scuse scuse” yang artinya permisi, misalnya mau mendahului orang lain.
  • How to go to (tujuan) ah?”, kalau mau tanya arah tujuan.
  • Sit, sit!”, untuk mempersilahkan orang lain duduk di kursi #SGB_Family.

Selain dipakai di hawker centre, tempat belanja, maupun MRT Singlish bisa jadi cara menemukan teman di Singapura. Bahasa ini terdengar lebih ramah di telinga orang Singapura. Kalau mau tahu lebih banyak kosakata Singlish, cari di beberapa platform kamus online. Kata Singlish apa yang biasa #SGB_Family gunakan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×