fbpx

Obat Covid-19 dari Singapura Sedang Diuji Coba Tahap Lanjut, Kapan Bisa Dibeli?

  • August 10, 2020
  • Dibaca 7 kali
Obat Covid-19 dari Singapura

Singapura tengah mengembangkan obat Covid-19 berupa antibodi monoklonal atau protein sistem kekebalan yang dikenal sebagai TY027. Obat Covid-19 ini tengah memasuki fase ke-3 dan terakhir yang akan dimulai beberapa minggu ke depan. TY027 dikembangkan oleh Tychan, perusahaan bioteknologi yang berbasis di Singapura. Apa yang perlu diketahui tentang obat Covid-19 dari Singapura ini? Simak ulasan berikut.

Ilustrasi pasien disuntik obat. Photo by CDC on Unsplash
Ilustrasi pasien disuntik obat. Photo by CDC on Unsplash

Melansir straitstimes.com, Tychan akan melakukan uji coba pada sekitar 500 pasien yang baru terkena Covid-19. Menurut salah satu pendiri Tychan, Profesor Ooi Eng Eong dari Duke-NUS Medical School, perusahaan ini berskala kecil jadi tidak punya sumber daya untuk uji coba pada ribuan pasien.

Cara merekrut pasien pun diperketat dengan kriteria utama mereka dalam fase tujuh hari pertama terkena Covid-19. Pembatasan pasien juga berguna untuk mengetahui efek obat dalam waktu cukup cepat. Tychan juga akan bekerja sama dengan rumah sakit di bawah SingHealth untuk merekrut pasien.

Namun perekrutan belum dimulai karena uji coba terakhir menunggu persetujuan dari Health Sciences Authority dan dewan etika. Nantinya, setengah dari 500 pasien akan menerima double-blind trial yang akan menimbulkan efek plasebo. Sehingga tingkat efektivitas obat dapat diuji. 

Obat ini mengandung antibodi monoklonal yaitu protein sistem kekebalan yang dibuat di laboratorium. Antibodi ini dapat dirancang dan direkayasa secara khusus untuk menargetkan Sars-CoV-2, virus penyebab Covid-19. Keuntungan dari antibodi ini adalah ia dapat dikembangkan selama beberapa bulan dan diproduksi dalam jumlah besar. Satu kali suntikan dapat bertahan selama beberapa minggu.

Obat Covid-19 dari Singapura
Ilustrasi dokter sedang menguji obat. Photo by H Shaw on Unsplash

Semua pasien yang akan menerima uji coba obat berasal dari Singapura, bertujuan agar perawatan medis yang diberikan sesuai standar. Namun Tychan tidak menutup kemungkinan menerima pasien dari negara lain dengan tetap menerapkan pemilihan ketat dan cermat. Pasien yang menerima uji coba hanya mereka yang memberikan persetujuan.

Nantinya pasien akan menerima biaya tes dan kunjungan klinik yang berada di luar perawatan medis standar yang diberikan kepada mereka. Terkait durasi uji coba, hal tersebut tergantung pada berapa lama proses ini akan berlangsung tergantung pada seberapa cepat pasien dapat direkrut. Menurut Ooi, bisa saja TY027 dapat disetujui sebagai obat untuk Covid-19 tahun depan atau bahkan lebih awal.

Ilustrasi uji coba obat di laboratorium. Photo by ThisisEngineering RAEng on Unsplash
Ilustrasi uji coba obat di laboratorium. Photo by ThisisEngineering RAEng on Unsplash

Uji klinis obat Covid-19 dari Singapura ini dilakukan dalam 4 tahap. Dimulai dari kelompok kecil untuk menguji keamanan dan efek samping obat. Lanjut ke kelompok lebih besar untuk melihat tingkat kemanjurannya. Barulah pada fase tiga dilihat apakah obat dapat bekerja sesuai yang diinginkan, misalnya mencegah penyakit atau mempercepat proses pemulihan.

TY027 sendiri memiliki kemampuan untuk memperlambat perkembangan penyakit, dan mempercepat pemulihan, dan berpotensi melindungi sementara terhadap infeksi. Fase satu yang prosesnya memakan waktu 6 minggu telah dimulai pada Juni, dilakukan pada 23 sukarelawan sehat. Pada uji coba ini, obat diberikan langsung ke dalam darah. Dari fase ini diketahui bahwa obat Covid-19 dari Singapura ini aman, hanya ada sedikit efek samping.

Dosis awal obat adalah 20 mg per kilogram, kemudian Tychan menaikkan batas sedikit lebih banyak dari dosis menjadi 30 mg per kilogram. Sehingga pasien yang sakitnya lebih parah dapat menerima obat dengan dosis lebih tinggi. Uji coba ini berlangsung kurang dari 4 bulan sejak TY027 dikembangkan.

Obat Covid-19 dari Singapura
Ilustrasi obat untuk Covid-19. Photo by Kendal on Unsplash

Obat Covid-19 dari Singapura ini akan efektif atau tidak tergantung pada hasil uji klinis terutama fase 3, seperti disampaikan oleh Hsu Li Yang dari Saw Swee Hock School of Public Health. Menurutnya, TY027 yang terbukti aman merupakan kabar baik. Namun perlu diketahui bahwa efektivitas obat bukan mengurangi skala wabah melainkan meminimalkan dampak kecacatan sampai kematian. 

Kepala Asia Pacific Society of Clinical Microbiology and Infection, Profesor Paul Tambyah, menyampaikan bahwa uji coba TY027 merupakan perkembangan yang baik terkait obat Covid-19. Menurutnya, obat atau terapi untuk Covid-19 akan diterima kalau berhasil. Laju perkembangan pengobatan pada Covid-19 tergolong sangat cepat. Salah satunya pada uji coba fase 3 antibodi monoklanal yang telah berjalan, dikembangkan oleh United States National Institutes of Health.

Semoga uji coba obat Covid-19 dari Singapura ini berhasil, sehingga dapat meminimalkan efek buruk yang tidak diinginkan. Terlebih bisa disebarkan ke berbagai negara. Bagaimana menurut #SGB_Family tentang TY027?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×