fbpx

Protokol Keamanan Tempat Wisata di Singapura, Theme Park sampai Bioskop

  • August 7, 2020
  • Dibaca 9 kali

Sejumlah tempat wisata di Singapura yang sebelumnya tutup udah buka lagi pada masa Fase 2, mulai dari Museum Madame Tussauds sampai Universal Studio. Bioskop juga udah mulai buka untuk #SGB_Family yang mau nonton film favorit. Tentunya tetap dengan menerapkan protokol keamanan. Ketahui protokol keamanan tempat wisata di Singapura, buat #SGB_Family yang pengin jalan-jalan atau nonton di bioskop. Simak, ya.

Ilustrasi hand sanitizer di depan kafe. Photo by Kseniia Ilinykh on Unsplash
Ilustrasi hand sanitizer di depan kafe. Photo by Kseniia Ilinykh on Unsplash

Menurut stb.gov.sg tempat wisata di Singapura yang diizinkan buka oleh Singapore Tourism Board (STB), hanya boleh menerima 25 persen pengunjung dari kapasitas sebelum pandemi Covid-19. Batasan kapasitas jadi permulaan untuk tempat wisata yang mau buka. Selain itu, ada juga sertifikasi SG Clean. Tempat wisata yang memenuhi standar kebersihan dan sanitasi akan mendapatkan sertifikat SG Clean.

Ilustrasi pesan tiket online via handphone. Photo by Nathan Dumlao on Unsplash
Ilustrasi pesan tiket online via handphone. Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Tempat wisata di Singapura berkonsep theme park, kebun binatang, sampai museum sebagian besar menyediakan sistem kuota. Pengunjung harus pesan tiket lewat online. Dalam sehari, jumlah pengunjung yang datang dibatasi. Bahkan, kalau datang telat dan kapasitas pengunjung udah mencapai batas maksimal, #SGB_Family harus ngantri dulu buat masuk bergantian dengan pengunjung lain. Singapore Zoo dan Gardens by the Bay adalah setidaknya dua tempat wisata yang menerapkan sistem ini.

Ilustrasi scan kode QR. Photo by Proxyclick Visitor Management System on Unsplash
Ilustrasi scan kode QR. Photo by Proxyclick Visitor Management System on Unsplash

Beberapa tempat wisata juga menerapkan sistem check-in via SafeEntry sebelum masuk ke gerbang utama atau tiap atraksi dalam area wisata. SafeEntry adalah sistem check-in digital di Singapura yang mencatat NRIC/FINS dan nomor handphone pengunjung. Bertujuan untuk mencegah dan mengontrol penyebaran Covid-19. Ada 3 cara untuk check-in via SafeEntry:

  • Scan kode QR: pakai aplikasi SingPass mobile, TraceTogether, atau kamera handphone untuk memindai kode QR yang dimaksud.
  • Scan ID card: menunjukkan barcode kartu identitas seperti NRIC, kartu Passion, kartu Pioneer Generation, kartu Merdeka Generation, SIM, kartu Transitlink, student pass, work permit, aplikasi SingPass Mobile, TraceTogether. Nantinya akan di-scan oleh petugas.
  • Pilih dari daftar lokasi terdekat: buka aplikasi SingPass Mobile, pilih lokasi, lalu check-in.

Protokol keamanan wisata Singapura
Ilustrasi orang pakai masker. Photo by Macau Photo Agency on Unsplash

Protokol keamanan satu ini nggak cuma berlaku di tempat wisata di Singapura tapi juga seluruh area publik. Pakai masker berfungsi untuk melindungi diri maupun orang lain. Sebaiknya #SGB_Family bawa masker cadangan di tas. Misalnya masker kena kotoran, jadi bisa pakai cadangan. Di tempat wisata, masker dapat dilepas saat makan dan minum. Boleh juga dilepas saat melakukan aktivitas fisik berat misalnya bersepeda dan jogging.

Ilustrasi orang sedang antre. Photo by Levi Jones on Unsplash
Ilustrasi orang sedang antre. Photo by Levi Jones on Unsplash

Jangan lupa juga untuk tetap menjaga jarak satu sama lain, apalagi saat berada di area padat dan waktu dalam antrean. Beberapa tempat wisata menandai area mereka supaya pengunjung tetap jaga jarak aman. Lalu, kalau jalan bersama keluarga atau teman, dalam satu grup nggak boleh lebih dari 5 orang.

Mungkin #SGB_Family juga perlu antre lebih lama saat memasuki atraksi tertentu karena jumlah pengguna juga dibatasi. Misalnya di Singapore Zoo untuk show binatang, kapasitasnya hanya 50 orang per show. Jadi ada baiknya, ngantri 45 menit lebih awal dari waktu pertunjukan.

Protokol keamanan wisata Singapura
Ilustrasi orang cuci tangan. Photo by Jason Jarrach on Unsplash

Sebelum datang ke tempat wisata, pastikan #SGB_Family dalam keadaan sehat. Kalau sedang sakit sebaiknya, tahan dulu untuk jalan-jalan. Saat berada di area wisata, harus tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Biasanya disediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun. Tapi ada baiknya tetap bawa hand sanitizer sendiri.

Usahakan meminimalkan bersentuhan dengan barang yang ada di area wisata. Kalaupun harus memegang, jangan lupa untuk cuci tangan pakai sabun atau pakai hand sanitizer. Sebelum tangan bersih, jangan pegang muka atau makanan.

Ilustrasi bioskop. Photo by Myke Simon on Unsplash
Ilustrasi bioskop. Photo by Myke Simon on Unsplash

Bioskop di Singapura juga udah buka lagi mulai 13 Juli 2020, seperti dilansir dari straitstimes.com. Aturannya, tiap penonton harus berjarak 1 meter. Kalau nonton berkelompok bisa nggak berjarak 1 meter, tapi jumlah anggotanya maksimal 5 orang. Selain itu, ada batasan 50 penonton tiap ruang bioskop. Tak lupa wajib pakai masker di area mana aja, kecuali waktu makan dan minum.

Dengan mengikuti protokol keamanan tempat wisata di Singapura, #SGB_Family sekarang udah bisa jalan-jalan. Misalnya ke Museum Madame Tussauds, Singapore Zoo, Universal Studio, dan Gardens by the Bay. Tapi untuk informasi lebih lanjut, intip langsung ke situs resminya. Jadi mau berkunjung ke tempat wisata yang mana, nih?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×