fbpx
Topik / Artikel
Berita Terbaru August 05, 2020

Ledakan di Beirut, 4000 Orang Terluka, Cek Videonya di Sini!

Bagikan

Dunia sedang berduka. Di tengah pertahanan melawan pandemi Covid-19, ada musibah lainnya yang nggak kalah mengenaskan. Terjadi ledakan di Beirut, Lebanon yang menyebabkan hampir 4000 orang terluka dan sekitar 100 jiwa tewas. Bagaimana kronologi kejadiannya? Baca terus dan cek videonya di artikel ini, ya.

Beirut (IG:livelovebeirut)

Pada tanggal 4 Agustus 2020, terjadi ledakan di Beirut yang menewaskan 100 orang dan melukai hampir dari 4000 orang. Bahkan, korban diperkirakan terus meningkat. Ledakan di gudang-gudang pelabuhan yang menyimpan bahan-bahan yang mudah meledak selama bertahun-tahun, mengakibatkan terguncangnya seluruh kota.

Kondisi setelah ledakan (IG:livelovebeirut)

Banyak foto dan video ledakan di Beirut yang menunjukkan bangunan-bangunan menjadi batu, rata dengan tanah. Menghancurkan titik masuk utama ke sebuah negara yang bergantung pada impor makanann untuk memberi makan penduduknya yang lebih dari enam juta.

Kota hancur berantakan (IG:livelovebeirut)

Ledakan di Beirut ini mengancam krisis kemanusiaan baru di negara yang menampung ratusan ribu pengungsi Suriah dan sudah bergulat dengan krisis ekonomi di bawah salah satu beban utang terbesar di dunia.

4000 korban luka-luka (IG:livelovebeirut)

Ledakan ini mengakibatkan kehancuran hingga lingkungan pantai Mediterania Beirut yang beberapa kilometer jauhnya. Bahkan di sebuah pulau yang jauhnya 180km dari Beirut mendengar ledakan tersebut. Seorang warga di Nicosia menyatakan bahwa rumah dan daun jendelanya bergetar.

Beirut, Lebanon (IG:livelovebeirut)

Berbagai video dan foto ledakan memenuhi sosial media. Seperti melihat sebuah adegan film. Ledakan di Beirut ini menghidupkan kembali ingatan akan perang saudara tahun 1975-90.

Dilansir dari straitstimes.com, seorang warga Beirut, Huda Baroudi menyatakan, “Ledakan itu menghancurkan saya beberapa meter jauhnya. Saya dalam keadaan linglung dan semuanya berlumuran darah. Ini membawa kembali visi ledakan lain yang saya saksikan terhadap kedutaan AS pada tahun 1983,”

Tampak dari video ledakan di Beirut, orang-orang terlempar, berdarag-darah. Mereka berlari dan meminta tolong. Asap dan debu di jalan-jalan yang berserakan, gedung-gedung rusak, puing berterbangan. Mobil dan perabotan pun terlihat rusak dan berantakan.

Presiden Michel Aoun menyatakan bahwa terdapat 2.750 ton amonium nitrat, yaitu pupuk juga digunakan sebagai bahan peledak yang disimpan selama enam tahun di pelabuhan tersebut tanpa langkah-langkah keamanan. Mr Aoun juga menyatakan bahwa hal ini juga tak dapat diterima.

Pada rapat kabinet darurat, para pejabat tidak menjelaskan apa yang menjadi penyebab kobaran api pemicu ledakan hebat tersebut. Sebuah sumber keamanan dan media setempat menyatakan bahwa itu diawali dengan pekerjaan pengelasan yang dilakukan sebuah lubang di gudang.

Perdana Menteri Hassan Diab berjanji akan ada pertanggungjawaban atas ledakan mematikan di gudang yang berbahaya tersebut. “mereka yang bertanggung jawab akan membayar harganya”, tambahnya. Kedutaan Amerika Serikat di Beirut memperingatkan warga tentang laporan gas beracun akibat ledakan. Warga dihimbau untuk tetap tinggal di dalam rumah dan mengenakan masker.

Menteri Kesehatan, Hamad Hasan menyatakan, “Ada banyak orang yang hilang. Orang-orang bertanya kepada departemen darurat tentang orang-orang yang mereka cintai dan sulit untuk mencari di malam hari karena tidak ada listrik,”. Disampaikan juga bahwa ada 78 orang tewas dan hampir 4000 orang terluka.

Dilansir dari bbc.com, sekitar 300.000 orang kehilangan tempat tinggal. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Beirut, Marwan Aboud. Disampaikan juga bahwa kerugian akibat ledakan ini diperkirakan mencapai US$5 Miliar atai sekitar 73 triliun rupiah. Seperti yang terlihat, setengah kota Beirut berantakan.

Hajriyanto Thohari, selaku Duta Besar Indonesia untuk Lebanon menyatakan bahwa pihaknya mengantisipasi kesulitan pasokan makanan dalam beberapa hari mendatang setelah ledakan besar tersebut. Sekitar 70% barang impor Lebanon, termasuk makanan memenuhi lokasi kejadian.

Selain fokus pada dampak ekonomi, Hajriyanto menyatakan bahwa pemerintah Lebanon tengah mengantisipasi kemungkinan dampak kimiawi dari ledakan amonium nitrat tersebut.

Itulah berita singkat tentang ledakan di Beirut, berikut video dan foto-fotonya. Semoga musibah berhenti sampai di sini dan bumi kembali tenang. Ada amin, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru

Populer

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×