fbpx

Singapura – Malaysia Belum Izinkan Perjalanan Harian, Cek Keputusan Lainnya

  • July 26, 2020
  • Dibaca 20 kali

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Singapura – Malaysia akan buka bulan depan. Langkah ini bertujuan untuk membuka kembali bisnis dan perjalanan antar negara. Kabar terbaru, ternyata perizinan Singapura – Malaysia belum bisa perjalanan harian. Seperti apa beritanya? Baca terus untuk keterangan lebih lanjut, ya.


Dibuka Pada 10 Agustus 2020

Malaysia – Singapura (unsplash)

Dilansir dari channelnewsasia.com, Singapura – Malaysia telah menyelesaikan pengaturan perjalanan lintas perbatasan antara kedua negara. Namun ternyata belum siap untuk memungkinkan perjalanan sehar-hari. Hal ini disampaikan oleh Vivian Balakhrisnan, selaku Menteri Luar Negeri Singapura pada Minggu, 26 Juli 2020.

“Saya senang melaporkan bahwa kedua belah pihak telah menyelesaikan pengaturan untuk Reciprocal Green Lane serta untuk apa yang kita sebut Pengaturan Komuter Berkala, sehingga semua detail telah diselesaikan (dan) aplikasi akan dibuka pada 10 Agustus , dan dalam beberapa hari ke depan kami akan mempublikasikan rincian operasional, “kata Dr Balakrishnan.

Belum Bisa Perjalanan Harian

Johor Singapore Caseway (IG:chinaxinhuanews)

Meski pengaturan telah diselesaikan, Dr Vivian menjelaskan bahwa pengaturan ini tidak menyediakan perjalanan sehari-hari di penyeberangan darat antara Singapura – Malaysia karena kedua negara “belum siap untuk itu”.

Beliau juga menyatakan untuk memberi beberapa minggu untuk memantau angka kasus baru Covid-19, baik di Malaysia, khususnya Johor, dan Singapura. Ketika sudah didapatkan kepercayaan dan keyakinan lebih besar bahwa pandemi bisa dikontrol di kedua negara, akan didiskusikan kembali untuk memungkin perjalanan sehari-hari.

Hal yang Dipertimbangkan

Tes Swab (unsplash)

Masih disampaikan oleh Dr Vivian bahwa ada beberapa detail yang perlu diluruskan sebelum perjalanan Singapura – Malaysia diizinkan, seperti ketersediaan pengujian skala besar di kedua sisi perbatasan.

“Anda harus ingat bahwa bahkan dengan model perjalanan sehari-hari, akan ada kebutuhan untuk pengujian komprehensif reguler di kedua sisi,” kata Dr Balakrishnan.

Pengaturan perjalanan Singapura – Malaysia harian ini agar memungkinkan mereka yang memiliki keluarga sedarah di kedua negara bisa saling berkunjung atau menghadiri pemakaman. Ini merupakan kategori lain pada skala kecil, namun tetap membutuhkan simpati besar, karenanya pengaturan sedang disusun.

Perjalanan Tujuan Bisnis Penting Diizinkan

Melakukan tindakan pencegahan penularan Covid-19 (unsplash)

Singapura- Malaysia sepakat untuk mengimplementasikan skema dan menetapkan 10 Agustus sebagai tanggal target untuk memulai perjalanan lintas batas antara kedua negara untuk beberapa penduduk dan pengunjung pelaku bisnis. RGL memungkinkan perjalanan untuk tujuan bisnis penting dan resmi.

Para pelancong yang memenuhi syarat harus mematuhi mencegah Covid-19 yang berlaku dan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang disepakati oleh kedua negara, termasuk tes swab. Para pelancong juga harus menyerahkan rencana perjalanan ke negara tujuan, serta mematuhi rencana tersebut selama kunjungan.

Pemilik Izin Jangka Panjang Diizinkan

Pemiliki izin jangka panjang diizinkan (unsplash)

PCA akan memungkinkan warga Singapura – Malaysia yang memiliki izin imigrasi jangka panjang untuk keperluan bisnis dan pekerjaan di negara lain untuk bekerja. Setidaknya selama tiga bulan berturut-turut di negara tempat mereka bekerja, lalu bisa pulang untuk “cuti” jangka pendek. Mereka kemudian dapat kembali ke negera tempat mereka bekerja untuk melanjutkan pekerjaan selama tiga bulan berturut-turut.

Covid-19 di Singapura – Malaysia

Update Covid-19 di Singapore (CNA)

Hingga berita ini ditulis, total kasus Covid-19 di Singapura mencapai 49.888. Ada pertambahan sekitar 500 angka pada tanggal 25 Juli 2020. Sebanyak lebih dari 45.000 sudah dinyatakan sehat kembali. Ada 148 pasien Covid-19 yang berada di rumah sakit dan membutuhkan perawatan dan lebih dari 4000 sedang dikarantina. Angka kematian karena Covid-19 di Singapura mencapai 27 jiwa.

Sedang di Malaysia ditemukan 8.884 kasus Covid-19. Dari angka tersebut, sebanyak 8.594 sudah dinyatakan sembuh dan ada 167 kasus yang tersisa. Sedang, angka kematian karena Covid-19 di Malaysia mencapai 123 jiwa. Hingga kini, Malaysia sudah menjalankan tes kepada lebih dari 950.000 warganya.

Itulah berita singkat tentang perjalanan antara Singapura – Malaysia. Untuk sementara, perjalanan jangka pendek atau harian belum diizinkan. Pelancong dengan urusan bisnis dan penting yang diizinkan untuk melintas, juga pekerja dengan izin jangka panjang. Sabar dulu, ya. Setelah keadaan pasti terkendali, border akan segera dibuka. Siapa yang udah nggak sabar?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×