fbpx

Biaya Hidup Mahasiswa Internasional di Singapura, Penasaran Kan?

  • July 25, 2020
  • Dibaca 30 kali
Ilustrasi mahasiswa internasional. Photo by Windows on Unsplash

Buat #SGB_Family yang berencana kuliah di Singapura, ada baiknya bikin rancangan pengeluaran. Nggak cuma menghitung uang kuliah, biaya hidup juga harus dipertimbangkan. Menurut smu.edu.sg/, mahasiswa internasional di Singapura menghabiskan sekitar $750-$2.000 atau Rp8.000.000-Rp22.000.000-an per bulan. Kalau dirinci, berapa sih biaya hidup mahasiswa internasional di Singapura? Mulai dari akomodasi sampai pengeluaran pribadi.

Biaya Hidup Mahasiswa Internasional di Singapura
Ilustrasi MRT di Singapura. Photo by Euan Cameron on Unsplash

Kebutuhan dasar yang diperlukan di antaranya akomodasi alias tempat tinggal, listrik dan air, makan, transportasi (MRT/bus), telekomunikasi (pulsa/ paket internet), buku dan ATK (alat tulis kantor), pengeluaran pribadi, dan asuransi kesehatan. Rincian biaya hidup mahasiswa internasional di Singapura per bulan:

  • Akomodasi $200-$700 atau Rp2.000.000-Rp7.500.000-an
  • Utilitas (termasuk air dan listrik) $40-$100 atau Rp400.000-Rp1.000.000-an
  • Makan 3 kali sehari di food court $300-$450 atau Rp3.000.000-Rp5.000.000-an ($10-$15 atau Rp100.000-Rp160.000-an per hari)
  • Transportasi $50 atau Rp530.000
  • Telekomunikasi $50 atau Rp530.000
  • Buku dan ATK $100-$150 atau Rp1.000.000-Rp1.500.000-an

Untuk asuransi kesehatan, #SGB_Family bisa daftar di universitas masing-masing. Sejumlah universitas mengcover asuransi kesehatan bagi mahasiswanya, seperti Singapore Management University (SMU).

Bisa juga mendaftar asuransi kesehatan internasional seperti MSIG Prestige Healthcare Elite dan NOW Health Worldcare Essential, seperti dilansir dari blog.moneysmart.sg. Jumlah biaya asuransi yang dibayarkan tergantung fasilitas yang #SGB_Family inginkan, mulai dari $60 per bulan.

Biaya Hidup Mahasiswa Internasional di Singapura
Ilustrasi hostel mahasiswa. Photo by Marcus Loke on Unsplash

Tempat tinggal tentu jadi perhatian utama kalau kuliah di luar kota apalagi negeri. Menurut studyabroad.shiksha.com, sebagai mahasiswa internasional di Singapura, #SGB_Family bisa pilih sekitar 6 jenis tempat tinggal:

  • Apartemen kampus untuk mahasiswa memiliki suami/istri $3.000 atau Rp3.000.000-an per semester
  • Asrama kampus $200 atau Rp2.000.000-an per bulan
  • Hostel mahasiswa $1.700 atau Rp18.000.000-an per semester
  • Apartemen private untuk mahasiswa $1.500 atau Rp16.000.000-an per bulan
  • Housing Development Board (HDB atau rumah subsidi dari pemerintah Singapura) $1.000–$2.000 atau Rp10.000.000-Rp21.000.000-an per bulan
  • Condo/studio flat $1.000 atau Rp10.000.000-an per bulan

#SGB_Family bisa mencari tempat tinggal klik di sini dan di sini. Pada situs ini, bisa dibandingkan harga dan fasilitas tempat tinggal untuk mahasiswa di Singapura.

Ilustrasi kafe. Photo by Petr Sevcovic on Unsplash
Ilustrasi kafe. Photo by Petr Sevcovic on Unsplash

Selain kebutuhan utama, #SGB_Family juga perlu menghitung perkiraan pengeluaran pribadi. Siapkan mulai dari $100 per bulan untuk jajan street food, nonton di bioskop, ngopi di Starbucks sambil nugas, potong rambut, belanja baju, perlengkapan mandi, dan kebutuhan harian lainnya. 

Untuk pengeluaran pribadi emang tergantung #SGB_Family belanja apa aja, tapi bisa dihemat dengan cari toko murah. Misalnya ke $1 store seperti Value Dollar dan ABC Bargain Store. Kalau belanja baju dan aksesori serta kulineran, mampir aja ke Bugis Street. Selain itu, #SGB_Family juga bisa ke hawker centre buat wisata kuliner hemat.

Mau nongkrong juga bisa, cari aja yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal atau universitas #SGB_Family. Bahkan nggak sedikit universitas di Singapura yang punya kafe dan tempat makan di area kampus seperti SMU dan NUS. Daftar lengkap F&B di SMU bisa lihat di sini, list F&B NUS lihat di sini. Harga satu gelas kopi dan camilan mulai dari $15.

Ilustrasi rekening tabungan. Photo by Paul Felberbauer on Unsplash
Ilustrasi rekening tabungan. Photo by Paul Felberbauer on Unsplash

Berdasarkan idp.com, supaya pengeluaran bulanan nggak jebol, ada sejumlah langkah yang bisa #SGB_Family lakukan.

  • Buka rekening di bank lokal. Untuk nabung dan menyimpan dana darurat. Melansir askstudentservice.nus.edu.sg, biasanya dokumen yang dibutuhkan adalah paspor asli, Student Pass, fotokopi biaya utilitas dan atau fotokopi bukti tempat tinggal, dan deposit minimal (kalau diperlukan).
  • Bikin perkiraan biaya hidup dan mencatat pengeluaran.
  • Hemat dengan belanja kebutuhan di tempat murah dan sharing tempat tinggal.
  • Kerja part-time.
  • Manfaatkan Student Pass. Beberapa tempat seperti restoran dan destinasi wisata memberi diskon mahasiswa.
  • Pilih kegiatan sosial dengan bijak. Tak perlu mengikuti gaya hidup teman, sesuaikan dengan budget.
  • Kalau ingin liburan, berkunjung ke destinasi wisata gratis.
  • Masak sendiri atau beli di tempat makan yang murah dengan porsi besar.
  • Naik sepeda atau jalan kaki ke kampus dan tempat lain kalau jaraknya nggak jauh.

Setelah membaca perkiraan biaya hidup mahasiswa internasional di Singapura, #SGB_Family bisa memperkirakan harus nyiapin budget berapa kalau kuliah di Singapura. Jangan lupa masukkan pula biaya kuliah. Mau ringan? Kamu bisa cari beasiswa di Singapura, lho! Jadi rencana kuliah di universitas yang mana nih?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×