fbpx

Fakta Unik House of Peranakan Singapura, Sudah Berdiri 30 Tahun!

  • July 18, 2020
  • Dibaca 44 kali
House of Peranakan

Cicip kuliner tentu nggak boleh ketinggalan ketika liburan di Negeri Singa ini. Kalau sudah merasakan makanan khas Singapura di Chinatown, saatnya berpindah ke Joo Chiat. Di sini, ada salah satu restoran Peranakan tertua di Singapura yang wajib dikunjungi, House of Peranakan Singapura. Peranakan mengacu pada campuran China dan Melayu/Indonesia. Jadi kebanyajan cara dan bahan masakan pun khas dari kedua wilayah ini.

Peranakan Inn Restaurant. Instagram @gabriel_yap

Bob Seah adalah pendiri sekaligus koki pertama dari Peranakan Grup. Awalnya, ia ingin memperkenalkan masakan ibunya, Bibik Koh Nya Chit, kepada banyak orang dan bisa dengan mudah diakses. Bob memutuskan untuk membeli sebuah bangunan ruko Peranakan yang saat itu sudah berumur seabad, tepatnya ruko itu dibangun sejak 1937. Di bangunan tua yang klasik, dimulailah perjalanan Peranakan Grup.

Sudah lebih dari tiga dekade Peranakan Grup berdiri dan sudah dikelola oleh keluarga Peranakan murni selama tiga generasi. Kini, Peranakan Grup punya 3 cabang restoran yang semuanya menyajikan warisan kuliner Peranakan yang unik.

1. Peranakan Inn Restaurant

Didirikan tahun 1985, Peranakan Inn Restaurant jadi salah satu restoran peranakan tertua di Singapura. Peranakan Inn Restaurant pun masih bertahan di daerah ruko dan restoran Peranakan yang ikonik. Tempat ini menyajikan makan siang dan makan malam setiap harinya.

PERANAKAN INN RESTAURANT
Kisaran $12
210 E Coast Rd, Singapore 428909
11am-3pm, 6pm-10pm
Eunos
http://www.houseofperanakan.com.sg

2. House of Peranakan Cuisine

Setelah mendirikan Peranakan Inn Restaurant, lahirlah House of Peranakan Cuisine yang dulunya ada di beksa Negara Hotel di sepanjang jalan Claymore House. Tapi sekarang House of Peranakan Cuisine berada di Frankel Avenue. Tempat dengan 90 kursi ini cocok untuk pertemuan keluarga atau untuk merayakan sesuatu secara privat.

HOUSE OF PERANAKAN CUISINE
Kisaran $12
103 Frankel Ave, Singapore 458225
11am-3pm, 6pm-10pm (Senin libur)
Kembangan
http://www.houseofperanakan.com.sg

3. House of Peranakan Petit

House of Peranakan
House of Peranakan Petit. Instagram @sabrinainthewild

Sesuai namanya, restoran satu ini lebih kecil dibandingkan yang lain karena hanya memiliki 30 kursi. House of Peranakan Petit juga terkesan lebih modern. Di sini menyajikan makan siang dan makan malam setiap hari kecuali hari Selasa.

HOUSE OF PERANAKAN PETIT
Kisaran $12
42 Eng Hoon St, Estate 169785
11am-3pm, 6pm-10pm (Selasa libur)
Tiong Bahru
http://www.houseofperanakan.com.sg

House of Peranakan
Perabotan Kuno. Instagram @houseofperanakan

Meski ada 3 cabang, semuanya punya ciri khas yang nggak akan terlupakan yaitu tembok berwarna turquoise yang cerah. Peranakan Inn Restaurant berada di bangunan yang sudah berabad-abad lalu dibangun dan sampai sekarang masih menyisakan kesan tempo dulu. Saat berada di sini, mungkin kalian akan merasa seperti kembali ke masa lalu.

Masuk ke dalam, akan disapa oleh jajaran ubin berwarna biru yang menempel di tembok. Jendela dua pintu jadul ditambah tirai renda, serasa ada di rumah nenek yang berada di desa. Di sini kalian juga bisa melihat perabotan masak dan makan yang mungkin sudah jarang ada di dapur kebanyakan rumah modern. Cangkir dan mangkok dengan motif rumit warna-warni, rantang tempo dulu, sampai penumbuk bumbu dari batu. 

Signature Dish. Instagram @capitolsingapore
Signature Dish. Instagram @capitolsingapore

House of Peranakan Singapura memperkenalkan berbagai kuliner tradisional, seperti Ayam Buah Keluak, Bakwang Kepiting, dan Babi Poteh. Selain itu, ada makanan andalan dari House of Peranakan yang harus dicicip. Di antaranya ada Curry Fish Head, Nonya Platter, Ayam Sioh, dan Itek Sioh.

Kalau mampir ke sini, jangan lewatkan untuk merasakan nikmatnya Ayam Buah Keluak yang jadi makanan andalan di Peranakan. Terbuat dari ayam yang direbus di saus asam jawa pedas kental dengan buah keluak.

Ubi Kayu. Instagram @capitolsingapore
Ubi Kayu. Instagram @capitolsingapore

Selain makanan utama, ada juga kudapan yang siap disantap. Ada Pulot Hitam dan Ubi Kayu yang juga jadi kuliner khas Peranakan. Bagi pecinta kudapan manis, Pulot Hitam mungkin akan menarik untuk dicoba karena terbuat dari beras ketan hitam manis yang disiram santan di atasnya. 

House of Peranakan
Spot Instagenic. Instagram @hellomisslou

Dengan eksterior dan interior vintage, rasanya sayang kalau nggak ambil foto yang instagenic ya. Kalian bisa berfoto dengan latar belakang bagian depan restoran yang berwarna turquoise yang khas. Perlihatkan kecantikan warna cerah dari bagian atas restoran sampai pintu.

Perlihatkan jendela-jendela yang terbuka juga pagar kecil berwarna putih yang ada di depan restoran. Bisa juga duduk di bawah lukisan dan ukiran kayu sambil memperlihatkan perabotan jadul yang unik.

Peranakan Houses. Instagram @yevheshka
Peranakan Houses. Instagram @yevheshka

Kenyang setelah cicip kuliner di Peranakan Inn Restaurant, paling enak jalan-jalan ke wisata terdekat sambil menurunkan makanan. Untuk menambah koleksi foto instagenic, cukup berjalan sekitar 11 menit ke Peranakan House warna-warni yang nggak kalah cantik dari Peranakan Inn Restaurant.

Nggak jauh juga dari sini, ada mural yang juga nggak kalah menarik untuk dijadikan latar foto lho. Dari Peranakan Inn Restaurant, bisa jalan ke Koon Seng Road kurang lebih 14 menit aja.

Wah, udah lama banget ya ternyata House of Peranakan Singapura berdiri dan masih eksis sampai sekarang. Gimana, udah siap untuk cobain Ayam Buah Keluak atau Bakwang Kepiting? Jangan ketinggalan Ubi Kayu untuk penutupnya ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×