fbpx

Covid-19 Menyebar Lewat Udara, Cek Kebenaran dan Pencegahannya!

  • July 11, 2020
  • Dibaca 32 kali

Sudah sekitar enam bulan lamanya, dunia berperang melawan virus yang sama. Semuanya bekerjasama untuk mencari obat Covid-19. Seperti yang diketahui, virus Covid-19 menyebar lewat droplet dan menyerang paru-paru. Berita terbaru dan sayangnya buruk, kini Covid-19 menyebar lewat udara. Baca terus untuk keterangan lebih lengkap, ya.

Covid-19 Menyebar Lewat Udara

Covid-19 Menyebar Lewat Udara (unsplash)

Dilansir dari bbc.com, akhirnya Organisasi Kesehatan Dunia telah mengakui ada bukti yang muncul bahwa coronavirus dapat disebarkan oleh partikel-partikel kecil yang melayang di udara. Penularan ini nggak dapat dikesampingkan dalam peraturan benda padat, tertutup atau berventilasi buruk.

Selama ini, seperti yang banyak diberitakan, WHO pun meyakini bahwa virus ditularkan melalui droplet ketika orang batuk atau bersin. Seorang ahli kimia di University of Colorado, Jose Jiminez menyodorkan debat ilmiah tentang teori Covid-19 menyebar lewat udara dan ternyata sudah terbukti.

Apakah Lebih Berbahaya?

Ruangan tertutup seperti kelas (unsplash)

Lalu apakah yang berbeda setelah ditemukan bukti bahwa Covid-19 menyebar lewat udara? Tentunya bisa lebih berbahaya. Bisa jadi, mencuci tangan saja nggak cukup mencegah kita semua terhindar dari virus. Beberapa ilmuwan menunjukkan bukti bahwa partikel virus bisa mengapung di udara berjam-jam setelah orang berbicara atau bernapas.

Pencegahan agar Tak Tertular

Sering mencuci tangan (unsplash)

Lalu apa nih yang bisa dilakukan kita untuk mencegah agar nggak tertular virus Covid-19? Dilansir dari CNN Indonesia, dalam sebuah laporan New York Times disampaikan bahwa lebih baik sebisa mungkin melakukan kegiatan di luar ruangan. Kondisi ini dinilai lebih baik dibanding di dalam ruangan. Dikarenakan sirkulasi udara yang buruk bisa memperparah penyebaran virus.

Selain tetap menggunakan masker, jika terpaksa berasa di dalam ruangan, #SGB_Family dianjurkan untuk sebisa mungkin membuka pintu dan jendela. Hal lain yang bisa dilakukan adalah meningkatkan filter pada sistem pendingin udara (AC). Penggunaan udara yang alami ternyata bisa meningkatkan kualitas sirlukasi udara yang sehat.

Himbauan lainnya adalah sering-sering terkena sinar matahari. Disampaikan bahwa ultravioletlah yang mampu membunuh virus. Saat harus berada di dalam ruangan, buka pintu dan jendela agar sinar matahari bisa masuk.

Peningkatan Sirkulasi Udara yang Khusus

Air Purfier (IG;dr.organicmommy)

Amin Soebandrio, seorang epidemiologi menyampaokan bahwa pengaturan udara bersih yang masuk wajib diperhatikan. “Aliran udaranya harus diusahakan ada udara segar yang masuk yang bersih, tidak diputar. Karena kalau diputar di situ-situ saja maka konsterasi virusnya semakin tinggi.” jelasnya.

Jika ruangan yang ventilasinya tidak bisa diperbaiki, disarankan untuk menambahkan filter pembersih udara dengan efisiensi tinggi (HEPA) portabel atau lamu UV yang memungkinkan untuk membunuh kuman. Seorang ahli kimia dari Colorado bahkan tidak merekomendasikan jenis filter udara yang selain disebutkan.

Saran lainnya yang bisa dilakukan adalah menambahkan air purifiers dan sinar ultraviolet di dalam ruangan yang bertujuan untuk membunuh virus. Salah satu tempat yang berisiko tinggi karena Covid-19 menyebar lewat udara adalah lift.

Apakah Pencegahan dengan Menggunakan Masker Masih Efektif?

Masker adalah wajib (unsplash)

Masih disampaikan oleh CNN Indonesia, para ahli di seluruh dunia menyarankan semua orang untuk tetap mengenakan masker untuk mencegah penularan virus Covid-19. Masker yang menutupi hidup dan mulut saat berada di tengah komunitas termasuk tindakan pencegahan mengurangi faktor, namun bukanlah pengganti kewajiban menjaga jarak.

Selain tetap menggunakan masker, #SGB_Family juga diharuskan untuk sering mencuci tangan, dan pencegahan lainnya. Secara keselurhan, para peneliti menemukan bahwa masker terbukti mengurangi sebanyak tiga kali lipat jumlah virus yang disemprotkan di udara.

Masker Langsung Buang, Ya!

Wajib menggunakan masker (unsplash)

Mungkin masih banyak yang belum paham, masker harus langsung dibuang karena sudah ada virus yang bertumpuk di dalamnya. Seorang dokter menyarankan bahwa waktu yang tepat untuk menggunakan masker baru adalah jika masker lama sudah terasa basah. Jangan lupa membuangnya ke tempat khusus setelah menggunting atau merusaknya agar nggak dipakai orang lain, ya.

Nah, sudah paham kan? Meski ada kabar buruk bahwa Covid-19 menyebar lewat udara, pencegahannya pun sudah jelas. Wajib menggunakan masker dan hindari berada di ruangan tertutup dalam waktu lama, ya. Stay safe, #SGB_Family!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial