fbpx
Topik / Artikel
Berita Terbaru June 25, 2020

Perhatian: Masker Tetap Dipakai Saat Makan Di Luar!

Bagikan

Fase 2 Singapura sudah dimulai sejak tanggal 19 Juni 2020 kemarin. Ada banyak batasan yang dicabut. Beberapa bisnis pun boleh kembali buka dan beroperasi. Melengkapi ini, ada juga beberapa peraturan baru saat fase 2. Tentunya lebih ketat agar keadaan bisa tetap terkendali. Salah satunya adalah masker tetap dipakai saat makan di luar. Begini lengkapnya.

Peraturan Penggunaan Masker

Menggunakan masker selalu (unsplash)

Seperti yang telah diketahui, warga wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah. Hal ini termasuk saat makan di luar. Dilansir dari channelnewsasia.com, Deparetemen Kesehatan menyampaikan bahwa makser harus dipakai setiap saat untuk mencegah penyebaran droplet. Kecuali saat melakukan aktivitas berat atau saat mana dan minum.

Artinya, pengunjung hanya boleh melepas masker saat makan atau minum. Bukan seluruh waktu saat makan di luar. “Ketika tidak mengenakan topeng, individu harus meminimalkan berbicara atau bernyanyi untuk mengurangi risiko penyebaran droplet,” kata kementerian.

Masker harus segera dipakai lagi setelah menyelesaikan aktivitas, seperti makan. Masker nggak boleh dikepas selama waktu beraktivitas di luar. Apalagi jika hanya bertujuan berbicara dengan orang lain.

Tanggung Jawab Sosial Bersama

Potret hawker centre saat fase 2 SG (CNA)

Sejak dibukanya fase 2 Singapura, akan ada peningkatan transmisi di tengah masyarakat. Hal ini seperti yang terjadi di negara-negara lain. Karenanya, semua harus tetap waspada dan disiplin dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Lawrence Wong sempat menyampaikan, Fase 2 Singapura tidak boleh diperlakukan sebagai tanda bahwa kita semua bisa santai, dan membiarkan pertahanan turun.

“Saya pikir jika kita mengambil pola pikir dan sikap seperti itu, akan sangat mudah bagi Fase 2 untuk berakhir dengan lonjakan kasus dan berpotensi menurun, kemungkinan harus memperkenalkan kembali pembatasan.”

Update Covid-19 di Singapura

Update Covid-19 (CNA)

Seperti banyak diberitakan, Singapura termasuk salah satu negara yang bisa dibilang berhasil mengendalikan penyebaran Covid-19. Salah satu alasan angka kasus positif meningkat tajam dikarenakan asrama pekerja imigran. Pemerintah bertindak cepat dengan menutup akses seluruh asrama dan langsung mengadakan tes masal.

Hingga hari ini, kasus positif Covif-19 di Singapura mencapai lebih dari 42 ribu orang. Dari angkat tersebut, ada 189 pasien yang harus mendapat perawatan di rumah sakit. Sedang 26 pasien tidak dapat diselamatkan. Diharapkan, meski bisnis sudah mulai beroperasi, keadaan tetap terkendali.

Masker Gratis, Catat Tanggalnya!

Masker tetap dipakai (unsplash)

Kabar baik lainnya disampaikan oleh Temasek Foundation pada hari ini, 25 Juni 2020. Dilansir dari channelnewsasia.com, Setiap warga Singapura akan mendapatkan sepasang masker gratis mulai tanggal 29 Juni 2020.

Masker ini bisa didapatkan dari vending machine yang tersebar di segala penjuru kota. Warga hanya perlu men-scan barcode dari NRIC, akta kelahiran, FIN, atau kartu identitas lain. Setiap barcode hanya berlaku satu kali pengambilan masker dan peralatan lainnya. Untuk stok, bisa cek di website ini, ya.

Nggak perlu ambil sendiri, salah satu anggota bisa keluar rumah dan mengambil masker. Hanya perlu membawa kartu anggota keluarga lainnya. Jadi nggak ada alasan untuk melanggar aturan masker tetap dipakai, ya.

Tipe Masker Yang Dibagikan

Mesin untuk pengambilan masker (CNA)

Kerennya lagi, masker ini sudah dites dan terbukti 94% efektif mampu menghindari virus influenza yang mirip dengan Covid-19. Masker ini bukan sekali pakai dan bisa dicuci hingga 30 kali. Saat yang satunya dicuci, #SGB_Family bisa pakai yang satunya lagi. Jadi nggak ada alasan ya, masker tetap dipakai saat keluar rumah.

Khawatir dengan vending machine yang pasti akan disentuh orang banyak? Tenang saja, pemerintah bahkan sudah memikirkan tentang hal ini. Mesin akan dilapisi dengan disenfektan yang bertahan cukup lama. Keren, kan?

Warga Singapura juga bisa jika ingin membeli peralatan tambahan, dengan harga S$8 per kit. Melewati proses pre order melalui website dan pembayaran menggunakan DBS Paylah! Pembelian sudah bisa dilakukan mulai hari ini! Pembayaran lain yang diizinkan adalah Paynow, kartu kredit.

Itulah kabar terbaru tentang peraturan di Singapura. Jangan lupa, masker tetap dipakai saat berkegiatan di luar rumah, ya. Nggak mau balik ke fase Circuit Breaker, kan? Stay safe ya semuanya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial