fbpx
Topik / Artikel
Atraksi June 23, 2020

Jelajah Sungei Buloh, Cagar Alam Instagenic untuk OOTD-an

Bagikan

Singapura tak kaleng-kaleng dalam memanjakan wisatawan. Bukan hanya dari luar negeri, wisatawan lokal juga terhibur dengan destinasi yang ditawarkan. Selain mural instagenic dan atraksi apik, wisata edukasi juga menjadi sorotan. Salah satunya Sungei Buloh, cagar alam di barat laut Singapura dengan jembatan layang instagenic. Penasaran seperti apa? Yuk, simak ulasannya.

Pintu masuk Sungei Buloh
Pintu masuk Sungei Buloh (IG : nakostenko_dmitry)

Destinasi wisata Singapura ini bernama Sungei Buloh Wetland Reserve yang terdaftar sebagai taman warisan ASEAN pada tahun 2003. Luasnya mencapai 130 hektar dan menjadi titik perhentian burung yang bermigrasi. Selain burung, Sungei Buloh juga menjadi habitat bagi kepiting, kerang, ular air, burung, laba-laba, kadal monitor, dan berang-berang.

Habitat burung
Habitat burung (IG : emangoproject)

Sungei Buloh sangat cocok dijadikan wahana wisata edukasi untuk anak. Di sini, #SGB_Family bisa melihat aneka jenis burung. Ada bangau, burung kingfish, hingga burung matahari. Nah, waktu terbaik untuk datang ke sini yaitu bulan September hingga Maret. Bulan tersebut merupakan musim migrasi sehingga dapat menyaksikan kawanan burung pantai.

Spot mengamati satwa di Sungei Buloh
Spot mengamati satwa di Sungei Buloh (IG : travelingwithyvt)

Untuk menikmati keindahan satwa tersebut, #SGB_Family bisa berkunjung ke Tidal Pond. Di sini ada beragam informasi tentang flora dan fauna. Dari sini pula bisa mengamati alam sekitar. Untuk sampai di sini, #SGB_Family harus melewati jembatan di atas lahan basah. Nah, di jembatan inilah ada spot instagenic yang biasa digunakan mengamati satwa air.

Spot instagenic untuk OOTD
Spot instagenic untuk OOTD (IG : killian.tran)

Saat melewati jembatan ini, jangan lupa untuk OOTD. Pastikan spot foto yang diambil sudah sempurna. Tentunya selalu tenang agar tidak mengganggu aktivitas satwa di sekitar. Selain itu, di Sungei Buloh juga terdapat menara dengan ketinggian 18 meter. Dari sini pemandangan tak kalah cantik.

Spot OOTD-an
Spot OOTD-an (IG : amerylym)

Jelajah alam lebih menyenangkan jika #SGB_Family mengetahui aturan yang berlaku di destinasi tujuan. Sungei Buloh sendiri memiliki peraturan untuk pengunjung demi keselamatan dan juga kenyamanan. Selama kunjungan, jangan mengambil apapun selain foto dan tidak meninggalkan apapun kecuali jejak kaki. Diam setenang mungkin membuat makin seru mengamati aktivitas dari satwa di sini.

Sebagai kawasan cagar alam, #SGB_Family dilarang merokok. Demi kenyamanan, gunakan pakaian nyaman dengan warna netral. Pakailah sepatu nyaman serta topi berwarna tidak cerah. Jangan lupa membawa bekal air minum mengingat Sungei Buloh cukup luas. Dan terakhir, pakailah obat anti serangga pada kulit untuk menghindari gigitan nyamuk.

Cagar alam instagenic di Singapura
Cagar alam instagenic di Singapura (IG : dotzsoh)

Untuk sampai di Sungei Buloh, #SGB_Family bisa naik MRT dan turun di Stasiun Kranji. Kemudian, perjalanan dilanjutkan dengan naik bus SMRT 925 dan turun di tempat parkir Reservoir Kranji B. Jika kunjungan di hari minggu, bus SMRT 925 hanya berhenti di pintu masuk Wetland Centre.

Selain itu, #SGB_Family juga bisa naik bus Kranji Express dari Stasiun MRT Kranji. Bus tersebut beroperasi dari jam 8.30 pagi dan berakhir pada jam 5.45 sore setiap hari.

Sungei Buloh Wetland Reserve
Gratis
60 Kranji Way, #01-00 Singapore 739453
7:00am - 7:00pm (Setiap Hari)
Kranji
https://www.nparks.gov.sg/gardens-parks-and-nature/parks-and-nature-reserves/sungei-buloh-wetland-reserve

Nah, itulah ulasan tentang Sungei Buloh, cagar alam instagenic di Singapura yang bisa jadi wahana edukasi untuk anak. Bagaimana, tertarik untuk berkunjung ke sini? Jangan lupa untuk OOTD dan tetap tenang selama berada di lokasi ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru

Populer

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×