fbpx

Cek Kesehatan Jika Ke Pasar Geylang, Cek Tempat Lainnya!

  • June 8, 2020
  • Dibaca 78 kali

Singapura dan banyak negara lain masih terus berjuang melawan Covid-19. Hingga berita ini ditulis, kasus positif Covid-19 di Singapura mencapai lebih dari 37 ribu. Agar angkanya tak semakin meningkat tajam, cek kesehatan kamu sekarang juga. Khususnya kamu yang berkunjung ke tempat-tempat di bawah ini, ya.


Tempat-tempat Ditemukannya Kasus Baru

Dilansir dari channelnewsasia.com, ada beberapa tempat di Singapura yang telah menjadi lokasi penularan. Siapapun yang telah berkunjung ke lokasi tersebut baru-baru ini diharap bisa memantau kesehatannya.

channelnewsasia.com

Cek kesehatanmu sekarang juga jika belum lama ini #SGB_Family sempat berkunjung ke Mustafa Centre, Tampines mall, dan Pasar Geylang Serai. Daftar ini ditambahkan pada hari Minggu, tanggal 7 Juni 2020 kemarin.

Kementerian Kesehatan menghimbau bahwa orang-orang yang telah mengunjungi tempat di atas selama waktu tertentu harus memantau kesehatan dengan cermat selama 14 hari sejak tanggal kunjunggan. Berikut adalah tanggal dan tempat yang perlu diperhatikan:

  1. Mustafa Centre pada tanggal 4 Juni 2020
  2. Basement 1, Tampines Mall pada tanggal 2 Juni 2020
  3. Pasar Geylang Serai Market dan Food Center pada 26 Mei 2020

Cek Kesehatanmu Sekarang

Cek Kesehatan dan karantina mandiri (unsplash.com)

Jika memang termasuk yang berkunjung ke Mustafa Centre, Tampines Mall dan Pasar Geylang Serai lebih dari 30 menit, cek kesehatanmu sekarang. #SGB_Family harus segera mengunjungi dokter jika merasa mengalami gangguan gejala infeksi pernapasan akut seperti batuk, sakit tenggorokan dan pilek, serta demam dan kehilangan rasa atau bau.

Tidak Perlu Menghindari Tempat Terinfeksi

Tampines Mall (IG:magerusagi)

Meski menjadi lokasi penularan, Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa nggak perlu takut berkunjung. “Tidak perlu menghindari tempat-tempat di mana kasus COVID-19 yang telah dikonfirmasi telah terjadi. Badan Lingkungan Nasional akan melibatkan manajemen tempat yang terkena dampak untuk memberikan panduan tentang pembersihan dan desinfeksi,”

Update Kasus Covid-19 di Singapura

Covid-19 di SG (channelnewsasia.com)

Seperti yang banyak diberitakan, Singapura termasuk dengan penanganan Covid-19 terbaik. Hingga saat ini, pemerintah menekan angka kematian hingga 25. Pengecekan massal, membuat angka kasus baru pun meninggi. Hingga saat ini, ada 37.910 kasus Covid-19 di Singapura.

Dari angka tersebut, sudah lebih dari 60% yang sembuh. Ada 24.886 pasien yang dinyatakan sehat. Sedang mereka yang masih harus mendapatkan perawatan di rumah sakit berjumlah 295 orang. Dan ada lebih dari 12 orang yang berada di isolasi dan wajib cek kesehatan sendiri. Langsung lapor ke petugas kesehatan ketika merasakan gejala Covid-19.

Petisi Penolakan Perangkat Tracing

Berita terbaru lainnya, ternyata ada lebih dari 21.000 orang yang nggak setuju penggunakan perangkat pelacak. Dilansir dari mothership.sg, pada tanggal 7 juni 2020, pukul 8.15 malam, sudah ada 21.600 tanda tangan pada petisi.

Aplikasi TraceTogether (apk.support)

Menteri luar negeri, Vivian Balakhrisnan menyatakan akan mencari solusi alternatif karena mendapat keluhan bahwa aplikasi TraceTogether menghabiskan daya baterai ponsel. Pun, aplikasi tersebut dilaporkan nggak bisa berfungsi dengan baik di perangkat Apple dan iOS.

Alternatif yang disebutkan bisa berupa perangkat protabel yang dapat dipakai lagi. Meski belum ada kepastian apakah meninggalkan rumah wajib mengenakan perangkat ini, petisi sudah muncul.


Ketidaksetujuan akan perangkat portabel ini karena dinilai berpotensi untuk melacak keberadaan seseorang, apakah meraka berada dalam jangkauan ponsel. “Apa yang terjadi selanjutnya adalah undang-undang yang menyatakan bahwa perangkat ini tidak boleh dimatikan / tetap dipakai setiap saat – Dengan demikian menyegel nasib kita sebagai negara polisi.

Masih belum ada kejelasan tentang peraturan penggunakan alat pelacak ini. Apakah perangkat baru akan memungkinkan pihak berwenang untuk melacak pergerakan seseorang tanpa sepengetahuan atau persetujuan orang tersebut.

Itulah beberapa berita update tentang Singapura. Jangan lupa untuk cek kesehatan dan karantina mandiri selama 14 hari jika #SGB_Family mengunjungi tempat-tempat di atas pada tanggal yang disebutkan. Nggak lelah mengingatkan, kalau tak ada kepentingan mendesak, tetap di rumah, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial