fbpx
Topik / Artikel
Berita Terbaru June 03, 2020

Pesawat Setelah Covid-19 Akan Seperti Ini, Gimana Menurutmu?

Bagikan

Apa nih new normal yang sudah #SGB_Family praktekkan? Mungkin di antaranya adalah mengenakan wajib setiap kali meninggalkan rumah, juga nggak lupa selalu membawa hand sanitizer di dalam tas. Bagi dunia traveling, mungkin banget bakalan ada jenis pesawat setelah Covid-19. Penasaran desainnya seperti apa? Baca terus, yuk.

Desain Pesawat Setelah Covid-19

Desain pesawat baru

Dilansir dari designboom.com, sebuah perusahaan Italia telah menyerahkan dua proposal untuk desain pesawat setelah Covid-19. Salah satunya adalah dengan tempat duduk yang terbalik.

Tujuan dari diciptakan desain baru yang menyesuaikan dengan pengalaman pandemi ini adalah untuk pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman.

Desain Janus

Desain Janus (designboom)

Proposal pesawat setelah Covid-19 yang bernama diberi nama Janus. Proposal pertama Avio Interior ini menyuguhkan konsep Dewa Romawi kuno yang memiliki dua wajah. Diadaptasi dari konsep tersebut maka diciptakan desain dengan tempat duduk penumpang yang menghadap dua arah berbeda.

Dalam gambar tampak jelas, kursi tengah pada tempat duduk triple (berjajar tiga) akan menghadap terbalik. Hal ini bertujuan untuk memastikan isolasi maksimum antara penumpang yang duduk bersebalahan.

Penumpang yang berada di tepi dalam triple seat akan tetap menghadap ke arah penerbangan. Dalam desain janus, maka sepertiga penumpang akan menghadap ke bagian belakang pesawat.

Dilengkapi Perisai

Designboom

Pada desain Janus untuk pesawat setelah Covid-19, setiap kursi bakalan dilengkapi dengan tiga sisi perisai, mengelilingi dan membatasu napas secara tidak langsung yang mungkin akan mengenai kursi yang berdekatan.

Perisai ini terbuat dari bahan yang aman dan gampang dibersihkan. Para perancang desain ini menyatakan bahwa Janus juga menyediakan pelindung bahan buram atau dengan tingkat transparansi yang berbeda.

Perlengkapan Pesawat Setelah Covid-19

Glassafe (designboom)

Nggak cuma desain tempat duduk, Avio juga mengembangkan konsep tingkat perlengkapan yang dipasang di pesawat. Di antaranya adalah Glassafe, yaitu untuk mengurangi interaksi di antara penumpang.

Desain perlengkapan ini akan membuat penumpang meminimalkan kontak dan kemungkinan penularan virus. Glassafe bisa saja transparan dan memastikan bahwa kabin bakalan tetap ringan. Namun, glassafe buram pun bisa dibuat untuk meningkatkan privasi.

Bisnis Pariwisata Merosot Tajam

Pariwisata merugi (unsplash)

Seperti yang diketahui, pandemi Covid-19 ini menghantam banyak bisnis. Paling terasa adalah pariwisata. Asosiasi Transportasi Udara Internasional memprediksi bahwa kerugian maskapai global mencapai US $314 miliar di tahun ini. Sedih banget, ya.

Rasanya nggak mudah untuk maskapai bisa kembali berdiri dengan tegak secepatnya. Harus ada adaptasi di berbagai lini, salah satunya termasuk membuat desain baru untuk pesawat setelah Covid-19.

Akankah Bisa Menghindari Tiket Mahal?

pesawat
Fasilitas (travelnleisure.com)

Sebelumnya telah diramalkan, bahwa salah satu hal yang bakalan terjadi adalah naiknya tiket pesawat sebanyak 50%. Hal ini untuk menghasilkan laba minimum dan penerbangan bisa tetap ada.

Selain itu, rencana sebelumnya adalah tidak menjual sepertiga tempat duduk dalam pesawat. Nggak selesai sampai di situ, untuk menghemat biaya terbang, fasilitas pun bakalan dihilangkan. Jangan harap bisa mendapat camilan dan bisa memesan minuman saat terbang, ya.

Nah, diharapkan dengan adanya desain baru pesawat setelah Covid-19, bisa menjadi solusi bersama agar semua kursi dalam pesawat bisa terisi, tiket pun nggak perlu naik tajam.

New Normal

Menggunakan masker selalu

Pandemi ini menyadarkan bahwa kita harus waspada akan kesehatan dan kebersihan. Sedang berada di manapun atau melakukan apa, wajib menjaga agar nggak menyesal di kemudian hari. Beberapa protokol bisa tetap dilakukan meskipun pandemi sudah berlalu.

Di antaranya adalah terus menggunakan masker. Bisa melindungi area wajah dari debu dan bakteri lainnya. Juga membiasakan diri untuk rajin mencuci tangan dengan sabun, atau nggak lupa membawa hand sanitizer. Kebiasaan untuk nggak menyentuh wajah pun bisa terus dilakukan, ya. Percaya deh, tangan itu sarangnya kuman.

Itulah contoh desain baru pesawat setelah Covid-19. Kalau benar direalisasikan, mungkin akan terasa aneh di awal. Namun, jika untuk keamanan bersama saat traveling, kenapa nggak? Gimana menurut #SGB_Family nih?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru

Populer

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×