fbpx

Welcome Tiket Pesawat Mahal dan Sepi, Bye Traveling Murah!

  • May 1, 2020
  • Dibaca 8 kali

#SGB_Family pasti udah kangen banget pengin liburan, kan? Beberapa waktu lalu, analisis tentang kapan waktu terbaik rencanakan liburan selanjutnta sudah pernah kita bahas nih. Ada juga yang mengambil langkah banting harga tiket pesawat seperti yang dilakukan China. Apapun untuk kembali bangkit. Ternyata, analisis baru muncul nih. Siap-siap deh dengan tiket pesawat mahal dan penumpang sepi selama terbang. Yuk, baca keterangan selanjutnya.

Kerugian Mencapai $314 Miliar

Singapore Curcuit Breaker (IG: @mamonn )

Seperti yang diketahui, ada banyak negara yang memberlakukan pembatasan. Italia lockdown, diikuti oleh banyak negara lainnya, termasuk Malaysia. Singapura mengikuti dengan pemberlakuan Circuit Breaker. Indonesia pun memperketat PSBB dengan aturan larangan operasi transportasi komersil.

Dengan ini, dilansir dari channelnewsasia.com, disebutkan bahwa Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memprediksi bawah kerugian maskpai global mencapai US $314 miliar di tahun ini. Salah satu efeknya adalah Virgin Australia, anak perusahaan dari Singapore Airlines sampai melakukan voluntary administration. Sedih banget, ya.

Bye-bye Traveling Murah!!

Tiket Pesawat Mahal akan terjadi ( Photo by sayhitobel on Unsplash )

Dengan kerugian yang luar biasa tersebut, tidak mudah untuk maskapai kembali berdiri sendiri dengan tegak. Untuk menghasilkan laba minimum, maskapai penerbangan harus menaikkan harga tiket setidaknya hinga 50%. Wah, tiket pesawat mahal akan tampak normal kalau langkah ini serentak dilakukan oleh semua maskapai.

Selain itu, jarak aman mungkin akan tetap dipraktikkan meski pandemi telah berlalu. Contohnya, Air New Zealand, United Airlines juga mengambil langkah-langkah dengan tidak menjual kursi-kursi tertentu. Alexandre de Juniac, selaku Direktur Jenderal IATA menyatakan bahwa jawak aman di pesawat membutuhkan setidaknya sepertiga kursi pesawat dibiarkan kosong. Ini nih yang bikin tiket pesawat mahal memang harus dilakukan.

Fasilitas Hilang!

Tiket pesawat mahal, fasilitas hilang (IG: aeromeals )

Selain tiket pesawat mahal, jangan kaget kalau penerbangan akan sepi penumpang dikarenakan jaga jarak aman. Nggak cuma itu, fasilitas pelayanan dalam pesawat pun dikurangi. Jangan berharap ada makanan atau camilan yang disajikan, ya.

Dinyatakan oleh Mr Shukor, pendiri Konsultasi Penerbangan Endau Analytics, “Sampai dan kecuali vaksin ditemukan dan itu setidaknya satu tahun lagi, maskapai penerbangan bertarif rendah akan berjuang untuk mengisi pesawat dan karena itu, tidak akan menghasilkan uang bagi penumpang yang tidak dapat membuat operator mencapai titik impas. Jika mereka tidak menghasilkan uang, maka tidak akan dapat mempertahankan bisnis.” Wah, bye bye traveling murah!


Itulah analisis terbaru mengenai masa depan nasib maskapai dalam beberapa waktu ke depan, sebagai efek dari pandemi Covid-19. Semoga ini ramalan tiket pesawat mahal ini nggak beneran terjadi, ya. Tapi, mending mana nih, tiket pesawat mahal atau nggak boleh traveling?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×