fbpx

Covid-19: McDonald’s Singapura Tutup, Sampai Kapan? Ini Efeknya!

  • April 20, 2020
  • Dibaca 85 kali

Serangan wabah Covid-19 tak hanya membuat kesehatan yang terancam. Beberapa negara harus memberlakukan lockdown. Singapura melakukan Circuit Breaker, Indonesia sudah dua minggu ini memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Pusat perbelanjaan dan mall pun ditutup. Karenanya banyak yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan karena bisnis yang merugi. Terbaru, mulai kemarin tanggal 19 April 2020, McDonald’s Singapura tutup. Sampai kapan? Baca terus informasinya di bawah ini, ya.

Sempat Turunkan Harga

Filet O Fish (IG: fooodmuncher )

Beberapa waktu lalu, McDonald’s sempat luncurkan kembali Filet O Fish yang bisa didapat hanya dengan harga $2 saja! Gerai fast food ini bahkan menjual paket Filet O Fish dengan kentang goreng dan soda dengan harga $4.5 saja. Hal ini dilakukan untuk mengundang lebih banyak pelanggan.

Package (IG: jinwicked )

Menutup Dua Gerai Lebih Dulu

Dilansir dari mothership.sg, pada tanggal 18 April 2020 kemarin, sebelum McDonald’s Singapura tutup seperti sekarang, sudah ada dua gerainya yang lebih dulu dinonaktifkan. Yaitu outlet yang berada di Terminal 3 Bandara Changi dan juga Drive Thru yang ada di kios bensin Shell sepanjang Ave 2.

Keputusan ini diambil karena ditemukan ditemukan karyawan yang dinyatakan positif Covid-19. Kenneth Chan, Direktur Pengelola MacDonald’s Singapura menyatakan bahwa ini merupakan tantagan besar selama masa sulit, masa yang belum pernah terjadi sebelumnya. “Kami telah melakukan semua yang kami bisa untuk menempatkan setiap tindakan pencegahan keselamatan untuk menjaga keselamatan karyawan dan pelanggan kami – dan akan terus melakukan bagian kami untuk meratakan kurva,” jelasnya.

McDonald’s Singapura Tutup Total

Pengumuman McDonald SG (IG: mcdsg )

McDonalds disarankan oleh Departemen Kesehatan untuk menutup semnetara operasi outlet-outlet mereka. “McDonald’s Singapura hari ini mengumumkan telah disarankan oleh Departemen Kesehatan bahwa sebagai tindakan pencegahan dalam memerangi COVID-19 di Singapura, ia menangguhkan operasi restoran, termasuk McDelivery dan Drive-Thru, hingga 4 Mei”, seperti yang tertulis pada rilisnya.

Tujuh dari karyawan McDonald’s Singapura dinyatakan positif Covid-19. Ada lebih dari 135 gerai McDonald’s di Singapura, dengan 17 Drive Thrus, 42 kios dan 48 gerai McCafe. Raksasa gerai cepat saji ini memiliki lebih dari 6 juta pelanggan bulannya. Dan karena McDonald’s Singapura tutup, maka lebih dari 10.000 pekerja yang menganggur.


Dalam rilis pers resmi dari McDonald’s Singapura, mereka akan terus membayar gaji karyawan yang perannya terganggu dalam beberapa minggu ke depan, termasuk siapa yang terdampak karena penghentian layanan takeaway.

Efek lain yang ditimbulkan karena McDonald’s Singapura tutup adalah bergesernya pelanggan mereka ke fast food lain, seperti Burger King. Disampaikan bahwa dapur mereka mengalami permintaan yang sangat tinggi karena peningkatan pesanan dan meminta pelanggan untuk lebih bersabar.

Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dan #SGB_Family bisa kembali menikmati makanan favorit dan aman menyantapnya di tempat. Setuju, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial