fbpx

Reusable Masker, Aman atau Nggak? Baca Juga Cara Perawatannya!

  • April 17, 2020
  • Dibaca 15 kali

Menjaga keselamatan diri sendiri secara tidak langsung juga menyelamatkan banyak orang, lho. Anjuran untuk tetap diam di rumah bukan iseng belaka. Jika terpaksa harus keluar rumah, maka perhatikan senjata lawan Covid-19. Salah satunya adalah masker. Nah, kini banyak yang menggunakan masker kain atau reusable kain. Kira-kira aman atau nggak, sih? Baca juga bagaimana cara perawatannya agar awet, ya.

Anjuran Menggunakan Masker

Menggunakan masker saat keluar rumah ( Photo by Macau Photo Agency on Unsplash )

Sebelumnya, himbauan menggunakan masker saat keluar rumah ditujukan untuk mereka yang sedang tidak sehat. Namun, kini dianjurkan untuk semua orang yang terpaksa keluar rumah. Mereka yang sakit dan menggunakan masker, terbukti bisa mengurangi 50% kemungkinan menularkan penyakitnya. Begitupun dengan warga sehat yang menggunakan masker, maka kemungkinan untuk terinfeksi Covid-19 menjadi lebih kecil.

Reusable Masker dan Masker Bedah

Masker kain (IG: asakecil )

Meningkatnya permintaan masker di pasaran menjadikan produk ini langka. Jikapun ada yang menjual, harganya bisa selangit. Akhirnya banyak yang mulai buat masker sendiri dari kain. Pemerintah Singapura pun membagikan reusable masker kepada masyarakatnya untuk digunakan saat keluar rumah. Apakah bedanya dengan masker bedah?

Dilansir dari straitstimes,com, masker bedah tahan cairan dan mampu menyaring bakteri lebih efektif. Sedang reusable masker yang terbuat dari kain atau kertas masih dapat berfungsi sebagai bentuk perlindungan dasar. Masker yang terbuat dari katun memiliki 50-60% efisiensi penyaringan. Karenanya, sangat disarankan untuk menggunakan masker ini, daripada tidak sama sekali.

Cara Perawatan Masker

Menggunakan reusable masker ( Photo by Kay Lau on Unsplash )

Sebuah penelitian menyatakan, masker buatan rumah memiliki sekitar 20% sama efektinya dengan masker bedah. Yang perlu diperhatikan, meski menggunakan masker, jangan lupa untuk tetap menerapkan social distancing. Berdiri dengan jarak 2 meter dari orang di sebelah kamu lebih diutamakan, sedang atau tidak menggunakan masker, ya.


Disampaikan bahwa ada hal-hal yang perlu diperhatikan untuk merawat masker. Pertama, periksa integritas masker. Pastikan tidak ada lubang pada masker. Kalau tidak, maka sesungguhnya fungsi utama masker sudah rusak. Kedua, pastikan lubang untuk telinga tetap membuatmu nyaman dan aman di wajah. Perhatikan bahwa sisi masker menempel pada pipi. Masker tidak boleh longgar. Yang terakhir, lakukan tes pernapasan. Bernapas dan mengeluarkan napas, udara harus masuk dari dalam masker, bukan samping.

Nah, jika masker sudah tidak menunjukkan fungsi dengan benar, #SGB_Family hendaknya menggantinya dengan yang baru. Jangan lupa lebih baik buang maskermu sekarang juga bagi yang masih menggenakan masker sekali pakai. Ingat, tetap jaga jarak ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
×