fbpx
Topik / Artikel
Berita Terbaru April 03, 2020

Update Singapura April 2020, Banyak Restoran Banting Harga karena Covid-19!

Bagikan

Setelah memberlakukan anjuran Stay Home Notice, pemerintah hanya menerima warga Singapura dan mereka yang memiliki izin tinggal jangka panjang yang diizinkan masuk Singapura. Turis asing, termasuk dari Indonesia harus menahan diri terlebih dahulu untuk liburan di Singapura. Karenanya, ada banyak hal yang terjadi sebagai efek dari serangan Covid-19. Apa saja? Berikut ringkasan pendek update Singapura April 2020. 

Fillet O Fish (IG: vivienneeluv )

Siapa yang nggak kenal dengan jaringan fast food McDonald? Kalau #SGB_Family mencari camilan murah tapi enak, langsung saja ngantri di fast food satu ini. Update Singapura April 2020 ini salah satunya adalah Fillet O Fish yang hanya dijual dengan harga S$2 hanya di McDonald Singapura! Kurang murah? Langsung saja beli paketnya seharga S$4.50, sudah dengan kentang goreng dan minuman!

Jumbo Restaurant (IG: fluke777)

Harga normal Fillet O Fish ini adalah S$3,30. Namun, kini kamu bisa membawa pulang dengan harga yang lebih murah. Camilan ini besi dibeli dengan cara take away, drive thru, atau pengiriman dengan McDelivery. Terakhir, McD juga pernah menjual dengan harga murah begini pada tahun 2015. Langkah sama juga dilakukan oleh Jumbo Restaurant Singapura. Cek di sosial medianya, ya. 

The Famous Zhou (IG thefamouszhou)

Yang suka sarapan bubur di Singapura mungkin nggak asing dengan racikan milik Dennis Chew & Chew Chor Meng. Sayangnya, tempat makan ini menjadi salah satu yang terdampak paling buruk hingga mau tak mau harus menutup usahanya. Lewat 8 Days, Chew menyatakan bahwa The Famous Zhou telah berhenti beroperasi di kedai terbarunya di Bedok mulai 31 Maret lalu. Update Singapura April 2020 banyak yang bikin sedih, ya.

Mookata (IG: qiqi_ivy_queen )

Selain kedai bubur, Chew juga memiliki empat kedai Mookata di Hougang, Bishan, Bukit Batok dan Tampines. Selama tiga bulan terakhir, penjualannya turun drastis hingga 40%.  Namun, Chew menyatakan pelanggannya masih bisa memesan online buburnya, tapi tidak dengan Mookata. Jika keadaan tidak membaik, maka ia pun harus memutuskan untuk menutup cabang yang ada di Bukit Batok.

Sejak Februari 2020 lalu, banyak tempat umum yang menyediakan hand sanitizer dan semritan disinfektan, termasuk di Changi Airport dan HBD Singapura. Kini, ada lapisan pelindung terhadap virus, bakteri, dan jamur yang diberi nama SDST. Lapisan ini digunakan pada permukaan yang sering disentuh, seperti tombol lift, pegangan pintu, layar sentuh, dan pegangan troli. 


Dilansir dari channelnewsasia.com, sekitar 650 liter pelapis disinfektan sudah disebar untuk melindung sekitar 1.5 juga tombil lift di Singapura. Lapisan ini memiliki spektrum luas yang terdiri dari senyawa amonium kuaterner yang dimodifikasi untuk menjadi mirip dengan senyawa antimikroba, nantinya akan berfungsi membunuh kuman saat tersentuh. Tenang saja, lapisan ini juga aman saat terkena kulit manusia.

Dr Teo Ho Pin, Ketua Koordinasi Dewan Kota PAP menjelaskan, “Penggunaan lapisan disinfektan pelindung diri yang baru ini pada tombol lift kami akan semakin mengurangi transmisi bakteri dan virus. Karena benda keras dapat mengikis lapisan, kami mencari kerja sama pengguna untuk tidak menekan tombol dengan benda runcing seperti kunci.

Itulah beberapa update Singapura April 2020. Yuk bekerja sama dengan menjaga kesehatan diri, tetap di rumah, jangan lupa untuk sering-sering mencuci tangan dengan benar. Dengan cara mudah seperti ini, kita sudah membantu dunia untuk menghentikan penyebaran Covid-19. #SGB_Family semua ingin keadaan kembali normal secepatnya, bukan? Nggak sabar nih dengan berita baik tentang Covid-19 lainnya. Setuju, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial