Subscribe to Get Latest Updates!
EMAIL
Secure and Spam free...
Topik / Artikel
Atraksi April 02, 2020

Sejarah Masjid Jamae Chulia Singapura, Punya Pagoda Ala Klenteng

Bagikan

Singapura adalah destinasi menarik bagi siapa saja, termasuk turis muslim. Ada banyak masjid indah di Negeri Singa. Selain Sultan Mosque yang terkenal, ada juga Masjid Jamae Chulia Singapura. Nggak cuma salah satu yang tertua di Singapura, wisata halal Singapura satu ini juga sarat sejarah. Penasaran bagaimana ceritanya? Yuk baca sampai selesai. 

Masjid Jamae Chulia (IG: baibai_white )

Belum ke Singapura kalau tak pernah menghabiskan waktu di kawasan Chinatown. Di kawasan ini memiliki tiga masjid, namun Masjid Jamae Chulia Singapura adalah yang dibangun pertama kali. Merupakan salah satu saksi sejarah munculnya muslim di Chinatown, masjid yang sudah berdiri sejak tahun 1826 ini menjadi tempat ibadah bagi muslim Tamil yang berada dari India Selatan. Nggak cuma jadi sebagai tempat beribadah, Masjid Jamae Chulia Singapura ini juga menjadi wisata religi karena sering mengadakan workshop mengenai agama. 

Pintu masuk masjid (IG: __littlelam )

Kalau biasanya masjid identik dengan kubah, tidak dengan Masjid Jamae Chulia Singapura. #SGB_Family akan melihat dua menara segi delapan sebagai pintu gerbangnya, baru dipuncaknya ada kubah kecil. Beberapa mengatakan bahwa gerbang masuk masjid ini bergaya India Selatan, namun tak sedikit yang melihatnya seperti pagoda ala klenteng. Bagaimana menurut #SGB_Family?

Masing-masing menara tersebut terdiri dari tujuh tingkat. Berwarna hijau yang langsung menarik perhatian mata dan bikin adem. Setiap menaranya dihiasi motif miniatur mihrab dan ceruk yang dalam. Sedang, terlihat ukiran istana di atas pintu gerbang yang berada di antara menara. Model bangunannya terlihat rumit, terdapat banyak pintu kecil dan jendela yang berbentuk silang. 

Masjid Jamae zaman dulu (IG: nazmulsyah)

Bagi #SGB_Family yang udah sering berkunjung ke Singapura, mungkin nggak asing dengan wisata religi satu ini. Gambar Masjid Jamae Chulia di Singapura sering digunakan sebagai kartu pos zaman dulu hingga saat ini. Sempat ada dua proposal untuk membangun kembali masjid Singapura satu ini. Namun hingga kini, tidak ada perubahan yang terlihat. Bangunannya tidak berubah sejak hampir 2 abad yang lalu.

Interior masjid (IG: _blairchen )

Gaya arsitektur masjid adalah mencerminkan khas Singapura pada tahun 1830-an. Ada dua aula di dalamnya dan kuil bergaya Neo Klasik khas George Drumgoole Coleman, yaitu arsitek Singapura. Masjid Jamae Chulia Singapura ini telah ditetapnya menjadi monumen nasional pada 19 November 1974. 

Buddha Tooth Relic ( Photo by Hannah Sellers on Unsplash )


Masjid ini memiliki keunikan lainnya. Lokasinya seakan diapit oleh dua kuil, yaitu Sri Mariamman dan Buddha Tooth Relic. Saat berkunjung ke Masjid Jamie, #SGB_Family bisa sekalian menghabiskan waktu untuk mengagumi arsitektur dari dua kuil tersebut. Terlebih kawasan ini dipenuhi dengan kuliner dan tempat belanja murah meriah. 

Sri Mariamman Temple (IG: kbobovnicka)

Itulah sedikit sejarah Masjid Jamae Chulia Singapura. Masukkan wisata religi ini dalam daftar destinasi Singapura yang akan #SGB_Family kunjungi. Kira-kira, mau ajak siapa kali ini untuk eksplor Singapura? 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
Subscribe to Get Latest Updates!
EMAIL
Secure and Spam free...