fbpx
Topik / Artikel
Atraksi March 27, 2020

Sejarah Islam di Singapura dan Wisata Halalnya, Catat, Ya

Bagikan

Populasi di Negeri Singa adalah campuran dari berbagai kelompok etnis, yaitu 75% Cina, 14% melayu, dan 9& India, Pakistan, dan Indonesia. Sekitar 14% hingga 15% dari total penduduk Singapura adalah muslim. Sebagian besar dari mereka adalah orang Melayu yang menganut Muslim Suni. Sekitar 17% dari muslim di Singapura adalah pendatang dari Asia Selatan, sedang sisanya adalah orang-orang yang berasa dari komunitas Tionghoa, Arab, dan Eurasia. Penasaran dengan sejarah islam di Singapura selengkapnya? Baca terus ulasannya, ya. 

Singapura (IG: glow_sun )

Sejarah islam di Singapura dimulai dari pergadangan di waktu yang sama ketika Islam mencapai Hindia Timur. Agama ini menyebar melalui perdagangan setelah penyebarannya di Malaka. Pelabuhan Singapura bisa dikatakan sebagai salah satu dari empat yang utama di dunia, yang menjadikan Singapura adalah kota terbuka dengan perdagangan besar dan berkembang. 

Arab Street Singapore ( Photo by Eugenia Clara on Unsplash )

Islam di Negeri Singa nggak bisa dipisahkan dari sejarah kolonian. Sekitar tahun 1915, penguasa kolonial Inggris mendirikan Dewan Penasihat Islam yang bertugas untuk memberikan nasihan kepada penguasa kolonial mengenai hal-hal yang berhubungan dengan agama Islam, beserta adat istiadatnya. 



Generasi muslim masa lalu di Singapura memiliki peluang besar untuk berhasil dalam perdagangan, beberapanya bahkan menjadi kaya raya. Hal ini terbukti dengan adanya jalan-jalan penting di Singapura menggunakan nama dari tokoh-tokoh Arab-Islam. 

Sultan Mosque (IG: @aldomelrose)

Jika ingin merasakan suasana Islam di Singapura dengan kental, #SGB_Family bisa menghabiskan waktu di kawasan Bugis. #SGB_Family akan menemukan Sultan Mosque yang dibangun pada tahun 1819, merupakan salah satu masjid tertua di Singapura. Masjid ini terbuka untuk umum, wisatawan bisa masuk dan berfoto di dalamnya. 

Mural di Kampong Glam ( Photo by Thyla Jane on Unsplash )

Di sekitarnya terdapat jejak peninggalan sejarah Islam yang bisa menjadi destinasi selanjutnya, yaitu Kampong Glam, dulunya merupakan tempat singgah para pedangan dari Arab sambil menjual rempah-rempah. Beberapa menikah dengan penduduk asli sehingga terbentuklah kawasan muslim di sini. #SGB_Family bakalan menyaksikan nuansa Timur Tengah dan Melayu yang berpadu dengan harmonis. Selain itu, kawasan ini juga terkenal dengan mural-mural instagramable yang tersebar di sepanjang jalan. Super keren!

Itulah cerita ringkas bagaimana sejarah islam di Singapura. #SGB_Family nggak perlu khawatir, bahkan ada banyak hotel Singapura yang menyediakan ruang sholat dan nggak susah mencari makanan halal. Yuk, rencanakan dari sekarang untuk liburan selanjutnya. Mau ke mana dulu, nih? 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial