Subscribe to Get Latest Updates!
EMAIL
Secure and Spam free...
Topik / Artikel
Berita Terbaru March 24, 2020

2 Kasus Covid-19 Singapura Meninggal, Singapura Tingkatkan Pengamanan

Bagikan

Tak hanya Singapura, dunia sedang berperang melawan wabah Coronavirus atau yang kini dikenal dengan nama Covid-19. Dinilai memiliki langkah tanggap dan penanganan yang mendapat pujian dari WHO, pada akhirnya Singapura berduka. Dua pasien Coronavirus meninggal dunia. Bagaimana kronologis dan update tentang Covid-19 Singapura? Simak penjelasan di bawah ini, ya. 

Pasien Covid-19 di Singapura yang meninggal (Straittimes.com)

Dilansir dari channelnewsasia.com, pada tanggal 21 Maret 2020 kemarin telah dilaporkan kasus kematian pertama terkait dengan Covid-19 di Singapura. Pasien tersebut adalah seorang wanita Singapura berusia 75 tahun dengan riwayat jantung kronis dan hipertensi, meski sebelumnya tidak melakukan perjalanan ke negara-negara yang terinfeksi. Wanita ini terinfeksi dari The Life Church dan Missions Singapore. 

Kasus kematian selanjutnya adalah pria Indonesia yang berusia 64 tahun. Pria ini memiliki riwayat penyakit jantung dan mulai merasakan gejala pada 9 Maret 2020. Sebelumnya, beliau sempat dirawat di rumah sakit Indonesia untuk Pneumonia. Setelah dirawat di Singapura, pria ini pun mendapat diagnosis positif Covid-19. 

Jumlah Pasien Covid-19 Singapura (channelnewsasia.com)

Pada tanggal 23 Maret 2020, dilaporkan bahwa total ada 509 kasus Covid-19 di Singapura. Di antaranya adalah 152 pasien yang sudah sembuh dan 355 yang masih mendapat perawatan di rumah sakit. Jumlah ini dikarenakan tambahan 54 kasus baru, di mana 48 di antaranya adalah kasus impor. Kasus-kasus yang diimpor memiliki sejarah perjalanan ke negara-negara Eropa, Amerika Utara dan ASEAN. 

Langkah tegas Singapura (channelnewsasia.com)

Sebelumnya, turis jangka pendek masih diizinkan masuk ke Singapura meski harus melewati Stay Home Notice selama 14 hari. Kini Singapura tidak akan mengizinkan pengunjung jangka pendek untuk masuk, maupun transit di Singapura. Sedang semua yang masuk dari Maindland China harus menjalani 14 hari karantina. Langkah tanggap ini dilakukan karena banyaknya kasus impor Covid-19 Singapura. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Kesehatan pada hari Minggu 22 Maret 2020 lalu. 

Hanya warga Singapura dan pemegan izin kerja yang menyediakan layanan penting, seperti perawatan kesehatan dan transportasi yang akan diizinkan masuk atau kembali ke Singapura. Mr Wong, selaku ketua dari satuan tugas multi-kementerian yang menangani wabah di Singapura menyatakan bahwa langkah-langkah baru diperlukan untuk menjaga perbatasan Singapura tetap aman. Langkah ini juga dimaksudkan agar dapat mengurangi kasus impor baru.  Dilansir dari straitimes.com, mulai 27 Maret 2020 mendatang, semua yang masuk Singapura diwajibkan menyerahkan Health Declaration secara online sebelum datang.

Harap #SGB_Family tetap patuh pada himbauan pemerintah untuk menjaga diri dan tetap di rumah agar wabah ini cepat berhasil diperangi. Siapa nih yang nggak sabar untuk liburan di Singapura lagi? 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru

Populer

Subscribe to Get Latest Updates!
EMAIL
Secure and Spam free...