Get Your FREE Digital Magazine Now!
EMAIL
Secure and Spam free...

February 6, 2020

Ini Wisata Anti-Mainstream Marina Bay, Bosan Langsung Hilang

Kalau liburan ke Negeri Singa, salah satu wisata Singapura yang legendaris adalah Marina Bay, lokasi di mana patung Merlion berada. Penasaran nggak sih, apa lagi yang bisa dilakukan? Nah, ini dia dia deretan wisata antimainstream di Marina Bay. Dijamin nggak akan bosan, deh! Siap bersenang-senang?

 Scooter (unsplash)

Untuk menghemat tenaga dan waktu, nggak ada salahnya kalau kali ini beda dari yang lainnya. Kalau biasanya keliling dengan jalan kaki dan naik transportasi umum di Singapura, #SGB_Family bisa mencoba naik skuter

#SGB_Family bisa banyak menemukan kios yang menyewakan skuter atau sepeda ini. Harganya beragam, mulai dari $30 untuk per jam-nya. Keliling kota bisa sambil jelajah wisata antimainstream Marina Bay bisa lebih praktis dan hemat tenaga, bukan? Mau mengejar senja? Aman banget!

Melisa Findiana
About Melisa Findiana

Ini Wisata Anti-Mainstream Marina Bay, Bosan Langsung Hilang

February 6, 2020

Kalau liburan ke Negeri Singa, salah satu wisata Singapura yang legendaris adalah Marina Bay, lokasi di mana patung Merlion berada. Penasaran nggak sih, apa lagi yang bisa dilakukan? Nah, ini dia dia deretan wisata antimainstream di Marina Bay. Dijamin nggak akan bosan, deh! Siap bersenang-senang?

 Scooter (unsplash)

Untuk menghemat tenaga dan waktu, nggak ada salahnya kalau kali ini beda dari yang lainnya. Kalau biasanya keliling dengan jalan kaki dan naik transportasi umum di Singapura, #SGB_Family bisa mencoba naik skuter

#SGB_Family bisa banyak menemukan kios yang menyewakan skuter atau sepeda ini. Harganya beragam, mulai dari $30 untuk per jam-nya. Keliling kota bisa sambil jelajah wisata antimainstream Marina Bay bisa lebih praktis dan hemat tenaga, bukan? Mau mengejar senja? Aman banget!

Melisa Findiana
About Melisa Findiana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Latest Videos

Latest Videos

Get Your FREE Digital Magazine Now!
EMAIL
Secure and Spam free...