Get #SGB Digital Magz Updates to Your Inbox!
EMAIL
Secure and Spam free...

5 Manfaat Solo Traveling untuk Cepat Move-on

November 1, 2019

Solo traveling karena patah hati tak melulu berarti kabur dari masalah, kok.

Traveling ke Singapura bersama teman memang seru. Namun, solo traveling ternyata punya dampak positif bagi hidupmu—terutama yang abis patah hati.

Apa aja sih, sisi positifnya pergi ke negara orang sendirian?

1. Melawan kebiasaan

patah hati

Melakukan kebiasaan yang sering dilakukan bersama mantan bisa membuatmu terus teringat akan dirinya. Untuk bisa cepat move-on, coba buat rencana untuk solo traveling

Pasalnya, mengatur rencana liburan bisa bikin kamu bersemangat! Trus, isi waktu senggangmu yang tadinya diisi dengan galau ria bisa dialihkan untuk mulai berburu tiket pesawat murah, penginapan yang nyaman, mengatur budget liburan, sampai mencari tips traveling di Singapura.

[BACA JUGA: Mau Coba Solo Traveling? Coba 3 Tes Ini!]

2. Memotivasi untuk Cepat Pulih

Mungkin sebagian orang berpikir kalau pergi jauh setelah patah hati—sekalipun cuma untuk liburan—ibaratkan kabur dari kenyataan. Padahal nggak gitu, kok. Pergi solo traveling saat sedang patah hati justru bagus untuk memotivasimu agar segera pulih.

Merasakan hal baru di negara orang bisa membantu SGB_Family lebih mengenal diri sendiri. Pengalaman baru juga akan mewarnai hidupmu. Setelah itu, perlahan kamu bisa mulai berdamai dengan rasa sakit itu dan lebih mensyukuri hidup. 

3. Memperbanyak pengalaman budaya

patah hati

Punya kesempatan mengenal budaya baru di negeri orang merupakan pengalaman berharga. Perbedaan budaya itu bisa membuat kamu jadi orang yang lebih terbuka.

Bukan hanya itu, #SGB_Family jadi bisa belajar gimana cara tiap orang menghadapi masalahnya. Termasuk memberikanmu pencerahan, cara terbaik untuk menuntastkan permasalahan sakit hati ini.

[BACA JUGA: Trik Pintar Agar Koper Kesayangan Aman dan Tidak Rusak]

4. Memberi perspektif baru

Saat solo traveling nanti, potensi kamu untuk bertemu dan mengenal orang baru lebih banyak dibanding ketika jalan-jalan bersama teman. Orang-orang baru itu bisa memberimu perspektif yang berbeda.

Kamu bisa saja jatuh cinta dengan segala temuan baru di sini sampai akhirnya lupa dengan kesedihan yang sempat dirasa untuk beberapa waktu.

5. Mengubah hidup

Solo traveling

Setelah banyak pelajaran yang kamu dapatkan saat solo traveling di negeri orang, SGB_Family akan kembali menjadi sosok yang baru dan lebih bersemangat dari sebelumnya.

Manfaat ini mungkin akan kamu rasakan dan membekas untuk waktu yang lama. Intinya, traveling seorang diri akan sudah bisa membuatmu senang dan hidupmu lebih berwarna. 

[BACA JUGA: Siapkan Deretan Aplikasi untuk Travelling ke Singapore!]

Tania
About Tania test

November 1, 2019

Solo traveling karena patah hati tak melulu berarti kabur dari masalah, kok.

Traveling ke Singapura bersama teman memang seru. Namun, solo traveling ternyata punya dampak positif bagi hidupmu—terutama yang abis patah hati.

Apa aja sih, sisi positifnya pergi ke negara orang sendirian?

1. Melawan kebiasaan

patah hati

Melakukan kebiasaan yang sering dilakukan bersama mantan bisa membuatmu terus teringat akan dirinya. Untuk bisa cepat move-on, coba buat rencana untuk solo traveling

Pasalnya, mengatur rencana liburan bisa bikin kamu bersemangat! Trus, isi waktu senggangmu yang tadinya diisi dengan galau ria bisa dialihkan untuk mulai berburu tiket pesawat murah, penginapan yang nyaman, mengatur budget liburan, sampai mencari tips traveling di Singapura.

[BACA JUGA: Mau Coba Solo Traveling? Coba 3 Tes Ini!]

2. Memotivasi untuk Cepat Pulih

Mungkin sebagian orang berpikir kalau pergi jauh setelah patah hati—sekalipun cuma untuk liburan—ibaratkan kabur dari kenyataan. Padahal nggak gitu, kok. Pergi solo traveling saat sedang patah hati justru bagus untuk memotivasimu agar segera pulih.

Merasakan hal baru di negara orang bisa membantu SGB_Family lebih mengenal diri sendiri. Pengalaman baru juga akan mewarnai hidupmu. Setelah itu, perlahan kamu bisa mulai berdamai dengan rasa sakit itu dan lebih mensyukuri hidup. 

3. Memperbanyak pengalaman budaya

patah hati

Punya kesempatan mengenal budaya baru di negeri orang merupakan pengalaman berharga. Perbedaan budaya itu bisa membuat kamu jadi orang yang lebih terbuka.

Bukan hanya itu, #SGB_Family jadi bisa belajar gimana cara tiap orang menghadapi masalahnya. Termasuk memberikanmu pencerahan, cara terbaik untuk menuntastkan permasalahan sakit hati ini.

[BACA JUGA: Trik Pintar Agar Koper Kesayangan Aman dan Tidak Rusak]

4. Memberi perspektif baru

Saat solo traveling nanti, potensi kamu untuk bertemu dan mengenal orang baru lebih banyak dibanding ketika jalan-jalan bersama teman. Orang-orang baru itu bisa memberimu perspektif yang berbeda.

Kamu bisa saja jatuh cinta dengan segala temuan baru di sini sampai akhirnya lupa dengan kesedihan yang sempat dirasa untuk beberapa waktu.

5. Mengubah hidup

Solo traveling

Setelah banyak pelajaran yang kamu dapatkan saat solo traveling di negeri orang, SGB_Family akan kembali menjadi sosok yang baru dan lebih bersemangat dari sebelumnya.

Manfaat ini mungkin akan kamu rasakan dan membekas untuk waktu yang lama. Intinya, traveling seorang diri akan sudah bisa membuatmu senang dan hidupmu lebih berwarna. 

[BACA JUGA: Siapkan Deretan Aplikasi untuk Travelling ke Singapore!]

Tania
About Tania test

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

Get #SGB Digital Magz Updates to Your Inbox!
EMAIL
Secure and Spam free...