Get #SGB Updates to Your Inbox!
EMAIL
Secure and Spam free...

Hamil? Ini Tips dari Ahli Saat Kaki Membengkak dan Punggung Sakit

September 25, 2019

Dari menit kamu tahu bahwa kamu hamil, hidupmu akan berubah 180%. Tidak ada yang bisa mengalahkan perasaan magis ketika mengetahui ada kehidupan baru berkembang di dalam dirimu. Akan tetapi seiring terjadinya perubahan mood dan tingkat energi, tubuhmu pun ikut berubah. Pastinya berat badanmu bertambah, perutmu membesar dan kakimu seperti ditekan oleh sesuatu yang berat. Kamu pun merasa tidak nyaman. “Adakah sesuatu yang bisa dilakukan agar tekanan di kaki tersebut berkurang?” Kamu pun bertanya-tanya sendiri. 

Dr Kannan Kaliyaperumal dari Centre for Foot & Ankle Surgery, Mount Elizabeth Hospital, Singapura, menjelaskan bahwa beberapa kondisi ortopedik tertentu biasa terjadi pada wanita hamil. Beberapa di antaranya terbilang normal, tapi sangat penting untuk mengerti tentang kondisi tersebut dan bagaimana menghadapinya. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya harus kamu lakukan selama hamil, baca terus artikel ini. 

Jika kamu merasa sakit di bagian bawah punggung

hamil

Sangat mudah dimengerti mengapa nyeri pada punggung bagian bawah menjadi keluhan ortopedik paling sering saat hamil. Lebih dari setengah perempuan hamil mengalami rasa nyeri yang signifikan selama masa kehamilan. Berat badan ekstra dari bayi, dan distribusi berat badan yang aneh menyebabkan lelah dan kaku di otot-otot punggung. 

Wanita hamil sering kali melengkungkan badan mereka ke belakang saat berjalan karena disebabkan gravid uterus dan ini menyebabkan ketegangan di bagian punggung. Menjalani sebuah persiapan punggung sebelum hamil bisa membantu tubuh mempersiapkan diri terhadap berat bayi. Akan tetapi, tidak ada kata terlambat untuk merawat nyeri punggung selama hamil. Berenang dan kelas-kelas olahraga bisa membantu menguatkan punggung. Memakai kursi dengan bantalan punggung di kantor atau matras penyangga untuk tidur juga bisa menolong. Memakai alas kaki yang tepat untuk mendistribusikan berat badan saat berjalan juga menolong mengurangi stres di lutut dan punggung.

Jika kaki dan pergelangan kaki bengkak

hamil

Tubuh seorang perempuan mengalami banyak perubahan selama hamil. Adalah sesuatu yang normal bagi perempuan memiliki kaki dan pergelangan yang membengkak selama hamil dikarenakan ada retensi air. Selain semua ketidaknyamanan itu, kamu pun pasti susah memasukkan kaki ke dalam sepatu biasa! Sama sekali bukan sesuatu yang aneh jika seorang perempuan memakai sepatu dengan ukuran setengah atau satu kali lebih besar daripada biasanya. 

Selain retensi cairan, hormon relaxin, yang dirilis selama trisemester ketiga untuk merileksasikan ligamen panggul untuk persalinan, meratakan dan memperpanjang ligamen kaki. Bersama dengan pertambahan berat pada gravid uterus dan ligamen yang melebar, akan muncul tekanan dan ketegangan yang luar biasa pada kaki dan pergelangan kaki. 

hamil

Tidak hanya sepatu yang sedikit lebih besar, kakimu juga membutuhkan penyokong ekstra dan kenyamanan. Seiring berat badan yang terus bertambah selama berbadan dua, pusat gravitasimu pun akan bergeser. Kamu perlu memakai sepatu yang memberikan stabilitas dan itulah sebabnya sangat dianjurkan menghindari sepatu hak tinggi. Pilihlah sepatu dengan bagian depan yang lebar dan hak kurang dari satu inci

Untuk sepatu yang lebih gaya atau untuk kerja, pakailah sepatu yang sol nyaman yang berfungsi menyerap goncangan. Jika sepatu tersebut hanya untuk jalan, sepatu olahraga atau lari adalah opsi terbaik. Hindari menggunakan sendal pantai atau jepit selama masa kehamilan, karena mereka tidak menopang dan membuat kaki tidak nyaman. Sesekali periksakan kakimu kepada spesialis ortopedik kaki dan pergelangan kaki yang bisa memberikan saran terbaik yang disesuaikan dengan bentuk kakimu. 

Jika kamu mengalami Plantar fasciitis

hamil

Ketika seorang perempuan hamil sedang berjalan-jalan, seringnya ada banyak tekanan yang dirasakan di bagian tumit, memperparah inflamasi pada plantar fascia. Hal ini disebabkan karena adanya tambahan berat dan pelebaran jaringan-jaringan halus pada kaki. Plantar fascia adalah sebuah struktur pada tumit kaki yang menopang busur tulang dan membantu jari-jari kaki terangkat. Beberapa perempuan mungkin merasakan sakit di bagian tumit. Jari-jari kaki akan mengalami banyak tekanan dan semakin sering berjalan dan mengangkat jari-jari kaki, kemungkinan bisa terjadi cidera stres kronis pada tulang dan jaringan-jaringan halus. 

Oleh karena itu, kamu butuh memakai sepatu yang memberikan stabilitas dan kenyamanan. Memakai alas kaki yang tepat adalah untuk menghindari kapalan dan lecet di sekitar kaki yang sudah membengkak. Satu hal lagi, yakni sangat penting berolahraga dan meregangkan kaki dan otot betis untuk mencegah keletihan dan kaku pada otot-otot. Untuk sebagian perempuan yang memiliki bentuk kaki tertentu (lengkungan kaki tinggi atau datar), dibutuhkan insoles khusus selama masa kehamilan. 

Hubungi dan konsultasi dengan Dr Kannan Kaliyaperumal di:

Centre for Foot and Ankle Surgery

#10-33/34/35 Mount Elizabeth Novena Specialist Centre

Singapore 329563

Tel: (+65) 6684 5828

Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini

Tentang Dr Kannan Kaliyaperumal

hamil

Dr Kannan adalah seorang ahli bedah ortopedik terlatih dengan sub-spesialisasi pada Foot and Ankle disorders. Dia lulus dengan MBBS dari National University of Singapore dan mengambil Advanced Specialty Training in Orthopedic Surgery di Singapura. Dia mendapatkan kualifikasi pascasarjannya dari Royal College of Surgeons di Edinburgh.

Dia anugerahi MOH Scholarship yang prestisius oleh Kementerian Kesehatan (Singapura) untuk mempelajari lebih lanjut lower limb reconstructive surgery dengan spesialisasi pada Foot and Ankle Reconstruction.Dia sekarang seorang Foot & Ankle and Lower Limb Specialist Surgeon di Centre for Foot & Ankle Surgery, Mount Elizabeth Hospital, Singapura.

[BACA JUGA: Teknologi terbaru mengobati nyeri sendi]

*Ini adalah konten kerjasama dengan CFO.

Apakah kamu selalu ingin tahu informasi menarik dan berguna tentang kesehatan dan kecantikan? Coba klik banner di bawah ini.

Tania
About Tania test

September 25, 2019

Dari menit kamu tahu bahwa kamu hamil, hidupmu akan berubah 180%. Tidak ada yang bisa mengalahkan perasaan magis ketika mengetahui ada kehidupan baru berkembang di dalam dirimu. Akan tetapi seiring terjadinya perubahan mood dan tingkat energi, tubuhmu pun ikut berubah. Pastinya berat badanmu bertambah, perutmu membesar dan kakimu seperti ditekan oleh sesuatu yang berat. Kamu pun merasa tidak nyaman. “Adakah sesuatu yang bisa dilakukan agar tekanan di kaki tersebut berkurang?” Kamu pun bertanya-tanya sendiri. 

Dr Kannan Kaliyaperumal dari Centre for Foot & Ankle Surgery, Mount Elizabeth Hospital, Singapura, menjelaskan bahwa beberapa kondisi ortopedik tertentu biasa terjadi pada wanita hamil. Beberapa di antaranya terbilang normal, tapi sangat penting untuk mengerti tentang kondisi tersebut dan bagaimana menghadapinya. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya harus kamu lakukan selama hamil, baca terus artikel ini. 

Jika kamu merasa sakit di bagian bawah punggung

hamil

Sangat mudah dimengerti mengapa nyeri pada punggung bagian bawah menjadi keluhan ortopedik paling sering saat hamil. Lebih dari setengah perempuan hamil mengalami rasa nyeri yang signifikan selama masa kehamilan. Berat badan ekstra dari bayi, dan distribusi berat badan yang aneh menyebabkan lelah dan kaku di otot-otot punggung. 

Wanita hamil sering kali melengkungkan badan mereka ke belakang saat berjalan karena disebabkan gravid uterus dan ini menyebabkan ketegangan di bagian punggung. Menjalani sebuah persiapan punggung sebelum hamil bisa membantu tubuh mempersiapkan diri terhadap berat bayi. Akan tetapi, tidak ada kata terlambat untuk merawat nyeri punggung selama hamil. Berenang dan kelas-kelas olahraga bisa membantu menguatkan punggung. Memakai kursi dengan bantalan punggung di kantor atau matras penyangga untuk tidur juga bisa menolong. Memakai alas kaki yang tepat untuk mendistribusikan berat badan saat berjalan juga menolong mengurangi stres di lutut dan punggung.

Jika kaki dan pergelangan kaki bengkak

hamil

Tubuh seorang perempuan mengalami banyak perubahan selama hamil. Adalah sesuatu yang normal bagi perempuan memiliki kaki dan pergelangan yang membengkak selama hamil dikarenakan ada retensi air. Selain semua ketidaknyamanan itu, kamu pun pasti susah memasukkan kaki ke dalam sepatu biasa! Sama sekali bukan sesuatu yang aneh jika seorang perempuan memakai sepatu dengan ukuran setengah atau satu kali lebih besar daripada biasanya. 

Selain retensi cairan, hormon relaxin, yang dirilis selama trisemester ketiga untuk merileksasikan ligamen panggul untuk persalinan, meratakan dan memperpanjang ligamen kaki. Bersama dengan pertambahan berat pada gravid uterus dan ligamen yang melebar, akan muncul tekanan dan ketegangan yang luar biasa pada kaki dan pergelangan kaki. 

hamil

Tidak hanya sepatu yang sedikit lebih besar, kakimu juga membutuhkan penyokong ekstra dan kenyamanan. Seiring berat badan yang terus bertambah selama berbadan dua, pusat gravitasimu pun akan bergeser. Kamu perlu memakai sepatu yang memberikan stabilitas dan itulah sebabnya sangat dianjurkan menghindari sepatu hak tinggi. Pilihlah sepatu dengan bagian depan yang lebar dan hak kurang dari satu inci

Untuk sepatu yang lebih gaya atau untuk kerja, pakailah sepatu yang sol nyaman yang berfungsi menyerap goncangan. Jika sepatu tersebut hanya untuk jalan, sepatu olahraga atau lari adalah opsi terbaik. Hindari menggunakan sendal pantai atau jepit selama masa kehamilan, karena mereka tidak menopang dan membuat kaki tidak nyaman. Sesekali periksakan kakimu kepada spesialis ortopedik kaki dan pergelangan kaki yang bisa memberikan saran terbaik yang disesuaikan dengan bentuk kakimu. 

Jika kamu mengalami Plantar fasciitis

hamil

Ketika seorang perempuan hamil sedang berjalan-jalan, seringnya ada banyak tekanan yang dirasakan di bagian tumit, memperparah inflamasi pada plantar fascia. Hal ini disebabkan karena adanya tambahan berat dan pelebaran jaringan-jaringan halus pada kaki. Plantar fascia adalah sebuah struktur pada tumit kaki yang menopang busur tulang dan membantu jari-jari kaki terangkat. Beberapa perempuan mungkin merasakan sakit di bagian tumit. Jari-jari kaki akan mengalami banyak tekanan dan semakin sering berjalan dan mengangkat jari-jari kaki, kemungkinan bisa terjadi cidera stres kronis pada tulang dan jaringan-jaringan halus. 

Oleh karena itu, kamu butuh memakai sepatu yang memberikan stabilitas dan kenyamanan. Memakai alas kaki yang tepat adalah untuk menghindari kapalan dan lecet di sekitar kaki yang sudah membengkak. Satu hal lagi, yakni sangat penting berolahraga dan meregangkan kaki dan otot betis untuk mencegah keletihan dan kaku pada otot-otot. Untuk sebagian perempuan yang memiliki bentuk kaki tertentu (lengkungan kaki tinggi atau datar), dibutuhkan insoles khusus selama masa kehamilan. 

Hubungi dan konsultasi dengan Dr Kannan Kaliyaperumal di:

Centre for Foot and Ankle Surgery

#10-33/34/35 Mount Elizabeth Novena Specialist Centre

Singapore 329563

Tel: (+65) 6684 5828

Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini

Tentang Dr Kannan Kaliyaperumal

hamil

Dr Kannan adalah seorang ahli bedah ortopedik terlatih dengan sub-spesialisasi pada Foot and Ankle disorders. Dia lulus dengan MBBS dari National University of Singapore dan mengambil Advanced Specialty Training in Orthopedic Surgery di Singapura. Dia mendapatkan kualifikasi pascasarjannya dari Royal College of Surgeons di Edinburgh.

Dia anugerahi MOH Scholarship yang prestisius oleh Kementerian Kesehatan (Singapura) untuk mempelajari lebih lanjut lower limb reconstructive surgery dengan spesialisasi pada Foot and Ankle Reconstruction.Dia sekarang seorang Foot & Ankle and Lower Limb Specialist Surgeon di Centre for Foot & Ankle Surgery, Mount Elizabeth Hospital, Singapura.

[BACA JUGA: Teknologi terbaru mengobati nyeri sendi]

*Ini adalah konten kerjasama dengan CFO.

Apakah kamu selalu ingin tahu informasi menarik dan berguna tentang kesehatan dan kecantikan? Coba klik banner di bawah ini.

Tania
About Tania test

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

Get #SGB Updates to Your Inbox!
EMAIL
Secure and Spam free...