Get #SGB Digital Magz Updates to Your Inbox!
EMAIL
Secure and Spam free...

Jangan Pernah Melakukan 5 Hal Ini di Dalam Pesawat

July 19, 2019

Etiket pesawat ini harus kamu hapal agar perjalananmu dan penumpang lain tetap nyaman meski terbang belasan jam.

Sembari menunggu kesimpulan dari perdebatan #bolehtidakmemotretataumemvideokan aktivitas di dalam pesawat terbang, satu hal yang pasti: memang ada beberapa hal (baca: etiket) yang sebaiknya tidak penumpang lakukan saat berada di ketinggian puluhan ribu kaki. Dosa besar. Sulit dimaafkan (mungkin harus menunggu hari raya berikutnya agar kesalahan terlupakan dan permohonan maaf dikabulkan). Berikut beberapa di antaranya: 





Menendang-nendang sandaran kursi penumpang di depanmu

Serius, ini sangat super duper menyebalkan. Satu-dua kali terjadi mungkin bisa dimaklumi, tapi lebih dari itu niscaya akan terjadi reaksi. Dari penumpang yang super agresif, kamu mungkin akan dilabrak secara verbal (atau fisik); sementara yang introvert dan pendiam akan terwujud dalam bentuk pasif agresif, yakni mata melotot dan ekspresi culas ala Maleficent. Respon yang sama bisa juga terpancing jika sandaran kursimu menginvasi teritori penumpang lain. Kita tahu kakimu panjang, tapi tidak perlu pamer, lho. 

httpsnypost.com

Memakai celana pendek 

Seandainya kamu baru terbangun dari tidur panjang selama ribuan tahun, kamu perlu tahu bahwa pesawat terbang bukanlah tempat paling higienis di dunia ini. Bahkan ketika interiornya terlihat elegan, berkilau dan putih tidak berdosa. Semua itu hanya sebatas mata memandang saja. Sama seperti beberapa bagian pesawat lainnya (jendela–jangan bersandar; flush toilet—jangan disentuh dengan tangan telanjang; lantai–jangan bertelanjang kaki; nampan–jangan makan makanan yang jatuh di atasnya), tempat duduk biasanya tidak bersih dan bisa menjadi tempat persembunyian kaum kuman. Dan kamu tidak pernah tahu siapa yang duduk di situ sebelum kamu (*merinding). Jadi, usahakan memakai rok/celana/gaun panjang. 

Lupa diri terhadap alkohol

Ah, nikmatnya berada di pesawat ditemani segelas wine atau bir atau sampanye. Apalagi dengan pemikiran “ini servis gratis”–padahal “there’s no such thing as a free lunch”. Jangan salah kaprah, silakan menikmatinya, terlebih jika kamu mengidap aerophobia dan terkadang alkohol memang bisa menenangkan saraf-saraf tegang. Akan tetapi yang disarankan di sini adalah meminumnya layaknya orang dewasa yang bertanggung jawab. Efek minum dua gelas alkohol di dalam pesawat lebih cepat dan kuat dibandingkan satu botol di daratan. Percayalah, skenario Home Alone 2 hanya lucu di film. 

www.elledecor.com

Bicara 24/7

Sejujurnya keahlian ini akan sangat dihargai dan dibutuhkan dari seorang customer service, misalnya. Sedikit basa-basi masih bisa dimaklumi (dan terkadang dibutuhkan), tapi seluruh penumpang pesawat tidak perlu mengetahui silsilah percintaanmu dari jaman nabi Adam. Simpanlah untuk siapa pun yang kamu temui setelah mendarat nanti. 

www.pinterest.cacntraveler

Meninggalkan “jejak” di toilet 

Serius, siapa atau apa sih, yang mengejar atau menghantui hidup seseorang sehingga tidak sempat membersihkan sisa-sisa makanannya? Sekali lagi, keberuntungan akan menyelimuti hidupmu jika kamu membersihkan toilet dengan benar setelah pemakaian. 

viewfromthewing.boardingarea.com

Wah, membaca ini pasti membuatmu mengangguk-angguk dan mengingat kekesalan lama. Ceritakan dong, pengalaman menyebalkan yang pernah kamu alami di dalam pesawat? Atau jangan-jangan, kamu pernah melakukan hal-hal tabu di atas! Tuliskan kisahmu di bagian komentar, ya.

Ohya, untuk kamu yang selalu ingin tahu tentang Singapura, dari A sampai Z, pastikan membaca majalah digital SGB, ya! Kamu hanya perlu mengklik di sini!

Tania
About Tania test

July 19, 2019

Etiket pesawat ini harus kamu hapal agar perjalananmu dan penumpang lain tetap nyaman meski terbang belasan jam.

Sembari menunggu kesimpulan dari perdebatan #bolehtidakmemotretataumemvideokan aktivitas di dalam pesawat terbang, satu hal yang pasti: memang ada beberapa hal (baca: etiket) yang sebaiknya tidak penumpang lakukan saat berada di ketinggian puluhan ribu kaki. Dosa besar. Sulit dimaafkan (mungkin harus menunggu hari raya berikutnya agar kesalahan terlupakan dan permohonan maaf dikabulkan). Berikut beberapa di antaranya: 





Menendang-nendang sandaran kursi penumpang di depanmu

Serius, ini sangat super duper menyebalkan. Satu-dua kali terjadi mungkin bisa dimaklumi, tapi lebih dari itu niscaya akan terjadi reaksi. Dari penumpang yang super agresif, kamu mungkin akan dilabrak secara verbal (atau fisik); sementara yang introvert dan pendiam akan terwujud dalam bentuk pasif agresif, yakni mata melotot dan ekspresi culas ala Maleficent. Respon yang sama bisa juga terpancing jika sandaran kursimu menginvasi teritori penumpang lain. Kita tahu kakimu panjang, tapi tidak perlu pamer, lho. 

httpsnypost.com

Memakai celana pendek 

Seandainya kamu baru terbangun dari tidur panjang selama ribuan tahun, kamu perlu tahu bahwa pesawat terbang bukanlah tempat paling higienis di dunia ini. Bahkan ketika interiornya terlihat elegan, berkilau dan putih tidak berdosa. Semua itu hanya sebatas mata memandang saja. Sama seperti beberapa bagian pesawat lainnya (jendela–jangan bersandar; flush toilet—jangan disentuh dengan tangan telanjang; lantai–jangan bertelanjang kaki; nampan–jangan makan makanan yang jatuh di atasnya), tempat duduk biasanya tidak bersih dan bisa menjadi tempat persembunyian kaum kuman. Dan kamu tidak pernah tahu siapa yang duduk di situ sebelum kamu (*merinding). Jadi, usahakan memakai rok/celana/gaun panjang. 

Lupa diri terhadap alkohol

Ah, nikmatnya berada di pesawat ditemani segelas wine atau bir atau sampanye. Apalagi dengan pemikiran “ini servis gratis”–padahal “there’s no such thing as a free lunch”. Jangan salah kaprah, silakan menikmatinya, terlebih jika kamu mengidap aerophobia dan terkadang alkohol memang bisa menenangkan saraf-saraf tegang. Akan tetapi yang disarankan di sini adalah meminumnya layaknya orang dewasa yang bertanggung jawab. Efek minum dua gelas alkohol di dalam pesawat lebih cepat dan kuat dibandingkan satu botol di daratan. Percayalah, skenario Home Alone 2 hanya lucu di film. 

www.elledecor.com

Bicara 24/7

Sejujurnya keahlian ini akan sangat dihargai dan dibutuhkan dari seorang customer service, misalnya. Sedikit basa-basi masih bisa dimaklumi (dan terkadang dibutuhkan), tapi seluruh penumpang pesawat tidak perlu mengetahui silsilah percintaanmu dari jaman nabi Adam. Simpanlah untuk siapa pun yang kamu temui setelah mendarat nanti. 

www.pinterest.cacntraveler

Meninggalkan “jejak” di toilet 

Serius, siapa atau apa sih, yang mengejar atau menghantui hidup seseorang sehingga tidak sempat membersihkan sisa-sisa makanannya? Sekali lagi, keberuntungan akan menyelimuti hidupmu jika kamu membersihkan toilet dengan benar setelah pemakaian. 

viewfromthewing.boardingarea.com

Wah, membaca ini pasti membuatmu mengangguk-angguk dan mengingat kekesalan lama. Ceritakan dong, pengalaman menyebalkan yang pernah kamu alami di dalam pesawat? Atau jangan-jangan, kamu pernah melakukan hal-hal tabu di atas! Tuliskan kisahmu di bagian komentar, ya.

Ohya, untuk kamu yang selalu ingin tahu tentang Singapura, dari A sampai Z, pastikan membaca majalah digital SGB, ya! Kamu hanya perlu mengklik di sini!

Tania
About Tania test

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

Get #SGB Digital Magz Updates to Your Inbox!
EMAIL
Secure and Spam free...