GET OUR FREE EBOOK

and be the first to learn about what is happening In Singapore + contests and glveaways!

Join SGB Community now!
FIRST NAME
COUNTRY OF RESIDENCE
EMAIL
Secure and Spam free...

Hang Out ke Clarke Quay dan Boat Quay

Apa jalur rute jalan kaki favorit Anda jika berkunjung ke Singapura? Mungkin Boat Quay – Clarke Quay akan menjadi salah satu favorit Anda. Kedua kawasan ini adalah jalanan yang ada di pinggiran Singapore River. Clarke Quay berada sekitar 2 km di utara Boat Quay.
Clarke Quay

Untuk menuju Boat Quay, Anda bisa naik MRT jalur east-west line (green line) dan turun di Raffles Place MRT Station. Sedangkan, jika ingin ke Clarke Quay, Anda bisa naik MRT jalur north-east line (purple line) dan turun di Clarke Quay MRT Station yang berada di bawah Central Plaza. Anda pun bisa berjalan kaki menyusuri jalan dari Boat Quay ke Clarke Quay atau sebaliknya. Waktu terbaik mengunjungi kedua kawasan ini adalah sore hingga malam hari.

Bingung mencari tempat minum-minum di Singapura? Nikmati malam Anda dengan mengunjungi Clarke Quay dan Boat Quay – dua kawasan pusat hiburan malam paling semarak di Singapura! Diapit oleh Singapore River, keduanya adalah pusat berkumpulnya sebagian besar tempat hiburan malam Singapura.

Sebagian besar bar dan restoran di sini adalah rumah-rumah tua multi-warna yang ikonik, dengan jalur dimulai dari Elgin Bridge dan berakhir di dekat Fullerton Hotel. Selain makan dan minum, Boat Quay adalah taman bermain bagi para fotografer. Rumah-rumah berwarna dan pantulan cahaya di sungai pada malam hari sangat mengesankan. Untuk sudut pandang terbaik, pergilah ke Elgin Bridge, di sinilah Anda dapat menangkap cakrawala CBD yang berkilauan.

Boat Quay

Dari Boat quay, berjalanlah ke arah utara menyusuri Singapore River. Berbeda dengan Boat quay, Clarke quay memiliki jenis kuliner yang beragam. Jajaran resto, pub, & bar ini menempati bangunan-bangunan tua dipinggiran sungai.

Clarke Quay merupakan sebuah kawasan hip di Singapura. Menjelang sore hari, banyak anak muda yang duduk-duduk santai di bibir sungai (dalam batas aman tentunya) sambal bercengkerama. Menjelang malam, Clarke Quay semakin riuh karena pub dan restoran banyak yang mulai buka.

Clarke quay bukan melulu kuliner. Ada 2 wahana yang bisa memacu adrenalin Anda, yaitu “G-max” dan “extreme wings”. Wahana G-max akan melontarkan diri Anda (seperti ketapel) ke udara. Sedangkan Extreme Wings, Anda akan ditarik ke atas hingga ketinggian kurang lebih 100 meter lalu dilepas, sehingga Anda jatuh terayun (seperti ayunan).

Clarke Quay Fountain

Jika ingin kongko gratis, nongkrong saja di pinggiran sungai, di sebuah jembatan menuju Clarke quay, atau di sekitar air mancur. Banyak yang menjual minuman di 7-Eleven tak jauh dari jembatan dan Anda bisa bersantai di tepi sungai menikmati sore dengan gratis kapan saja.

 

Avatar
About Grace

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

Apa jalur rute jalan kaki favorit Anda jika berkunjung ke Singapura? Mungkin Boat Quay – Clarke Quay akan menjadi salah satu favorit Anda. Kedua kawasan ini adalah jalanan yang ada di pinggiran Singapore River. Clarke Quay berada sekitar 2 km di utara Boat Quay.
Clarke Quay

Untuk menuju Boat Quay, Anda bisa naik MRT jalur east-west line (green line) dan turun di Raffles Place MRT Station. Sedangkan, jika ingin ke Clarke Quay, Anda bisa naik MRT jalur north-east line (purple line) dan turun di Clarke Quay MRT Station yang berada di bawah Central Plaza. Anda pun bisa berjalan kaki menyusuri jalan dari Boat Quay ke Clarke Quay atau sebaliknya. Waktu terbaik mengunjungi kedua kawasan ini adalah sore hingga malam hari.

Bingung mencari tempat minum-minum di Singapura? Nikmati malam Anda dengan mengunjungi Clarke Quay dan Boat Quay – dua kawasan pusat hiburan malam paling semarak di Singapura! Diapit oleh Singapore River, keduanya adalah pusat berkumpulnya sebagian besar tempat hiburan malam Singapura.

Sebagian besar bar dan restoran di sini adalah rumah-rumah tua multi-warna yang ikonik, dengan jalur dimulai dari Elgin Bridge dan berakhir di dekat Fullerton Hotel. Selain makan dan minum, Boat Quay adalah taman bermain bagi para fotografer. Rumah-rumah berwarna dan pantulan cahaya di sungai pada malam hari sangat mengesankan. Untuk sudut pandang terbaik, pergilah ke Elgin Bridge, di sinilah Anda dapat menangkap cakrawala CBD yang berkilauan.

Boat Quay

Dari Boat quay, berjalanlah ke arah utara menyusuri Singapore River. Berbeda dengan Boat quay, Clarke quay memiliki jenis kuliner yang beragam. Jajaran resto, pub, & bar ini menempati bangunan-bangunan tua dipinggiran sungai.

Clarke Quay merupakan sebuah kawasan hip di Singapura. Menjelang sore hari, banyak anak muda yang duduk-duduk santai di bibir sungai (dalam batas aman tentunya) sambal bercengkerama. Menjelang malam, Clarke Quay semakin riuh karena pub dan restoran banyak yang mulai buka.

Clarke quay bukan melulu kuliner. Ada 2 wahana yang bisa memacu adrenalin Anda, yaitu “G-max” dan “extreme wings”. Wahana G-max akan melontarkan diri Anda (seperti ketapel) ke udara. Sedangkan Extreme Wings, Anda akan ditarik ke atas hingga ketinggian kurang lebih 100 meter lalu dilepas, sehingga Anda jatuh terayun (seperti ayunan).

Clarke Quay Fountain

Jika ingin kongko gratis, nongkrong saja di pinggiran sungai, di sebuah jembatan menuju Clarke quay, atau di sekitar air mancur. Banyak yang menjual minuman di 7-Eleven tak jauh dari jembatan dan Anda bisa bersantai di tepi sungai menikmati sore dengan gratis kapan saja.

 

Avatar
About Grace

Gracia Purnomo, yang sering dipanggil Grace, lahir di Semarang pada tanggal 8 Agustus 1996. Grace bergabung dengan #SGB_Team sejak Agustus 2018 dan Grace sangat senang menjadi bagian dari Singapore Guidebook. Grace ingin lewat tulisan-tulisan yang Ia buat di artikel website SGB ini menjadi penolong bagi para wisatawan Indonesia yang ke Singapura. #SGB_Family bisa berbincang-bincang dengan Grace lewat Instagram: @graciapurnomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#SGB_Story

SGB was founded by Tania Gromenko, a Russian lady who started studying the Indonesian language when she was 18. She had a chance to live in Indonesia several times since then - in Jakarta and Bali - and fell in love with Indonesia and its people. In 2016, Tania moved to Singapore and slowly but surely, the SGB concept shaped in her mind.
Read More

Berita Terbaru

Latest Videos

Latest Videos

GET OUR FREE EBOOK

and be the first to learn about what is happening In Singapore + contests and glveaways!

Join SGB Community now!
FIRST NAME
COUNTRY OF RESIDENCE
EMAIL
Secure and Spam free...